Sabtu, 28 April 2012

Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Hadir Untuk Jangka Panjang

Canonical, perusahan dibalik distro Linux popular Ubuntu telah meluncurkan edisi LTS (Long Term Support) versi 12.04 dengan nama kode "Precise Pangolin" tepat waktu sebagaimana dijadwalkan sebelumnya, pada tanggal 26 April 2012 lalu. Edisi khusus LTS yang diluncurkan dua tahun sekali menjajikan dukungan perbaikan selama 5 tahun baik untuk server maupun desktop. Pada versi-versi LTS sebelumnya (10.04 dan 8.04), hanya dukungan 5 tahun hanya berlaku untuk server, sedangkan desktop didukung selama 3 tahun.

Ubuntu 12.04 LTS mengemas kernel Linux 3.2 dan X.org 7.6, sementara Desktop berbasis Gnome dihiasi dengan antarmuka Unity besutan Canonical. Pengguna edisi LTS dari versi 10.04 (Lucid) yang sebelumnya menggunakan Gnome 2 sebagai desktop, akan dimigrasikan secara otomatis ke Unity pada saat melakukan peningkatan ke Precise Pangolin. Sebagai alternatif, pengguna yang kurang pas dengan Unity dapat memasang sendiri desktop versi Gnome 3.4, KDE 4.8 dan XFCE 4.8 tersedia.

Bersama "Precise Pangolin", Unity tidak lagi sekedar mendapatkan perbaikan semata, namun kemampuannya juga telah ditingkatkan. Pembaruan terpenting pada desktop Ubuntu 12.04 LTS adalah fitur Menu HUD (Head-Up Display), dimana item menu dapat ditemukan melalui pencarian kata kunci secara langsung, tanpa perlu menelusuri menu bar. Ubuntu Software Center juga mendapatkan perhatian khusus dari Canonical. Pasar software ini menyediakan, disamping software babas dari lumbung repositori Ubuntu, juga menjadi ajang pemasaran software komersil.

Diantara sejumlah software aplikasi yang ditingkatkan, adalah termasuk pemutar musik Rhythmbox yang telah dikaitkan dengan platform Ubuntu One Music Store, LibreOffice 3.5.2 dan GNOME 3.4.1. Untuk para pengembang disediakan GCC 4.6.3, Python 2.7.3 & 3.2.3, OpenJDK 6b24 & 7u3 dan banyak lainnya.

Disisi Server diperkenalkan infrastruktur Metal as a Service (MAAS) dan Juju Charm Store. OpenStack telah diaktualkan dengan versi terbaru Essex. Zentyal dan OpenMPI 1.5 untuk ARM telah ditambahkan ke repositori. Versi 1.0 untuk KVM yang disertakan, telah memungkinkan untuk membangun sebuah mesin virtual didalam sebuah mesin virtual yang ada.

Varian untuk arsitektur ARM yang disediakan oleh Ubuntu, untuk kali pertama mendukung fitur Hardfloat, dan Minimalsystem Ubuntu Core juga telah diporting ke arsitektur ini.

Edisi Kubuntu mengemas Qt 4.8, KDE SC 4.8, Telepathy dan Amarok 2.5 berikut MP3-Shop, seperti juga suit office Calligra yang mulai naik daun. Rekonq sebagai Webbrowser alternatif yang menjadi bagian dari Kubuntu, diklaim pengembangnya lebih cepat dan lebih stabil. Aplikasi OwnCloud telah ditingkatkan dengan menyediakan fitur pemutar musik Streaming. Pengelola paket Muon juga tidak luput dari peningkatan. Sebagai sebuah teknologi Preview tersedia Kubuntu Active berupa USB-Image, yang pada hakekatnya merupakan adaptasi dari Plasma Active, sebagai antarmuka untuk komputer tablet dan sejawatnya.

Edubuntu versi LTS mengganti program pengelola kelas sekolahan iTalc dengan Epoptes, sementara LTSP telah ditingkat ke versi 5.3. Edubuntu juga mendukung Wubi untuk memungkinkan instalasi di Windows. Untuk administrator ditambahkan instalasi vim dan Pastebin, sementara penggunaan Java sama sekali dihindarkan.

Xubuntu menjalani perbaikan tampilan dan kini menggunakan pavucontrol menggantikan xfce4-mixer. Untuk versi 32-Bit digunakan Kernel tanpa dukungan PAE dangan tujuan agar ia juga mampu ngacir di komputer usang dari jaman baheula.

Sebaliknya Ubuntu Studio menyertakan Kernel khusus dengan latensi rendah. Media DVD yang diterbitkan untuk Ubuntu Studio kali inipun seperti keluarga Ubuntu lainnya berupa Live-DVD. Lubuntu, yaitu Ubuntu dengan desktop LXDE juga memperbaiki tampilannya pada versi 12.04 LTS dan menggunakan Pcmanfm 0.9.10 sebagai pengelola berkas. Juga dalam kemasan adalah sebuah Software Center baru, yang dioptimalkan untuk Lubuntu, dan paket Blueman menggantikan gnome-bluetooth. Distro Mythbuntu yang juga menjadi bagian dari keluarga besar Ubuntu, telah meningkatkan software andalannya ke versi MythTV 0.25.

Kamis, 26 April 2012

Ubuntu 12.10 dijuluki Quantal Quetzal

Ubuntu 12.04 LTS "Precise Pangolin" belum hadir, namun perdiri Ubuntu Mark Shuttleworth telah memikirkan edisi berikutnya. Versi 12.10 (QQ) yang dijadwalkan terbit pada bulan Oktober 2012 telah diberi nama "Quantal Quetzal" mengunakan awalan huruf Q menyusul P sesuai urutan alpabet. Pilihan nama "Quantal Quetzal" menurut Shuttleworth disaring dari banyak saran dengan awalan Q seperti misalnya "Queer Quokka". Namun penentuan nama Quantal Quetzal seperti juga nama-nama sebelumnya, adalah merupakan hasil dari proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis.

Quetzal adalah burung yang memiliki sosok warna-warni yang indah, dan dengan demikian diharapkan bahwa Ubuntu generasi berikutnya akan meninggalkan warna coklat yang merupakan ciri khas dari artwork Ubuntu sebelumnya, untuk tampil lebih cerah dan warna-warni. Ubuntu 12.10 (QQ) menyusul edisi 12.04 LTS (Long Term Support, beredar malam ini), adalah edisi regular dengan siklus dukungan 2 tahun, merupakan ajang uji coba untuk fitur-fitur baru termasuk disain tampilan. Hasil akhir semua experimen, setelah melampaui versi 13.04 (RR) dan 13.10 (SS), nantinya dituangkan dalam edisi 14.04 LTS yang dijadwalkan pada bulan April 2014 dengan dukungan jangka panjang.

Bagian penting yang berulang ditekankan Shuttleworth untuk Ubuntu 12.10 adalah masalah kualitas. Uji coba (tes) yang komprehensif menurut Shuttleworth telah diterapkan saat ini akan dikembangkan lebih jauh. Dalam proses pengembangannya, distro Ubuntu seyogyanya setiap saat bisa digunakan, sehingga banyak pengguna dapat turut berperan melakukan uji coba dan memberikan umpan balik. Sementara itu, sistem otomasi yang mengintegrasikan, termasuk tes Benchmark proses uji coba akan berjalan secara berkesinambungan. Menurut Shuttleworth, kualitas diawali saat memilih paket software yang akan diintegrasiken di distro Ubuntu. Terkait dengan hal itu, Shuttleworth menyinggung tentang berakhirnya penggunaan Systemd sebagai pengganti sistem Init, dan menggunakan Upstart sebagai sistem Init standar. Upstart dikembangkan oleh Ubuntu yang menurut pengakuan Shuttleworth telah di-tes dengan baik, disamping kompak, akurat dan jelas.

Rencana lebih rinci untuk pengembangan Ubuntu 12.10 (QQ) akan dibahas di ajang acara Ubuntu Developer Summit yang akan berlangsung mulai tanggal 7 sampai 11 Mei mendatang di Oakland. Jadwal penerbitan Ubuntu 12.10 "Quantal Quetzal" telah ditetapkan pada tanggal 18 Oktober 2012.

Kamis, 19 April 2012

FreeBSD 8.3 Tambahkan Fitur dan Perbaikan

Setelah beberapa kali penerbitan kandidat rilis, kini tersedia versi final sistem operasi padanan Unix versi FreeBSD 8.3. FreeBSD 8.3 merupakan versi pembaruan terhadap versi FreeBSD 8.2 yang telah telah diterbitkan pada akhir bulan Februari 2011 lalu. Sejatinya, sejak bulan Januari 2012 telah tesedia versi FreeBSD 9.0, namun pengembangan cabang garis stabil generasi 8.x ini masih banyak digunakan dan masih didukung pengembangnya untuk beberapa waktu kedepan.

Pembaruan dilakukan pada penambahan kecil beberapa fitur baru, perbaikan pada fitur yang ada dan peningkatan dukungan hardware, disamping update untuk sebagian besar perangkat lunak yang disertakan. Sembilan perbaikan telah terintegrasi guna menutup lubang keamanan pada program-program yang menjadi bagian dari sistem dasar. Kerangka kerja DTrace di dalam kernel telah diperluas dengan memungkinkan system calls (panggilan sistem) dari semula hanya untuk sistem 32-bit, kini telah mencakup sistem 64-bit disamping telah melakukan penambahan panggilan sistem untuk meningkatkan kesesuaian dengan POSIX.

USB-Subsystem kini mendukung Paketfilter, dan pada TCP/IP-Subsystem diintegrasikan sebuah kerangka kerja (Framework) modular untuk pencegahan dan resolusi kemacetan sistem. Driver ataraid, yaitu Software-RAIDS berbasis BIOS atau Fake-RAIDs, didukung dan diganti dengan graid. Serangkaian driver juga ditambahkan yang memperluas dukungannya terhadap Hardware.

Sistem berkas ZFS diperbaharui ke SPA Versi 28, dan Fast File System kini mendukung komando TRIM. Yang diperbaharui juga termasuk beberapa paket software, seperti lingkungan Desktop KDE yang menyediakan versi 4.7.4. Gnome masih dalam versi 2.32.1. Demikian juga GCC dengan versi 4.2, yaitu versi terakhir yang masih menerapkan lisensi GPLv2.

Keterangan lebih rinci tentang pembaruan dan perbaikan di FreeBSD 8.3 dapat ditelusuri di catatan rilis.

Rabu, 18 April 2012

Majalah InfoLINUX 2012 April

Majalah Info Linux Edisi bulan April 2012 telah beredar dengan topik utama menerapkan komputasi awan menggunakan aplikasi OwnCloud3. Artikel bertemakan "Akses Data Via Cloud" memandu pembaca membangun Cloud Data Server pribadi dengan OwnCloud3. Topik lainnya termasuk panduan memanipulasi video dengan mengedit via KDENLIVE. Tutorial Android mencerahkan pembaca dalam membuat aplikasi Android untuk halaman web agar pas di format layar smartphone menggunakan WebView. Dalam Bonus DVD-DL 8GB yang disisipkan di edisi bulan ini disertakan distro CentOS 6.2 LiveDVD dan BackBox 2.01. Bagi pecinta InfoLINUX kali ini tersedia bonus menarik berupa bundel PDF majalah InfoLINUX 2011 dikemas dalam media DVD-DL yang disertakan.

Editorial membahas bagaimana perusahan bisa diselamatkan gara-gara ketersediaan FOSS (Free and Open Source Software). Berita Aktual mengangkat topik "Oracle Perkenalkan Teknologi Big Data" dan "Sertifikasi Nasional Clear OS Server".

Rubrik Profil menampilkan saudara (Rahman Yusri) Aftian, (yang) Mengembangkan Linux sambil Beternak Ayam. Sementara Opini dari tiga pakar pada bulan ini masing-masing mempersoalkan masalah "Bangsa Besar Bernyali Kerdil" (I Made Wiryana), "Masa Depan Hardware" (Budi Rahardjo) dan "Broadband Bukan Solusi Murah" (Michael S Sunggiardi).

Setelah semua surat Anda mendapatkan jawaban, InfoLINUX mengajak Anda "Bekerja di Cloud" di kolom Tes & Review. Disamping dua distro CentOS 6.2 Live DVD dan BackBox 2.01, juga dibahas tentang software Game: TORCS 1.3.3 dan OpenMW 0.1w1.1.

Tiga buku yang dikupas kali ini bertitelkan: "Cloud Computing with Linux", "Hello! Python", dan "Linux Operations and Administration". Sedangkan Software-software Pilihan yang diliput termasuk: "SongBird 1.11.0 Alpha", "phpMyAdmin 3.4.10.1", "Frogatto 1.1.1", "Pingus 0.7.6", "Meopard 4.0", "Flickr Uploader 0.11", "Booktype 1.5", "Banshee 2.2.1", "VLC 2.0.0", "Blender 2.62", "Tomboy 1.8.3", "QLandkarte GT 1.4.0", dan "Percona XtraBackup".

Setelah membahas topik Utama berjudul: "Cloud Data Server Dengan Owncloud3", tim penulis InfoLINUX tidak lupa meliput kegiatan Komunitas yang kali ini diisi dengan acara "Seminar Linux di SMK Amaliyah" dan tentang "Koperasi Kredit Belajar Linux Di Bandung".

Rubrik Praktik Instan memandu pembaca dalam pelatihan "Video Editing dengan Kdenlive". Sementara untuk para Net Admin disediakan topik tentang "Sinkronisasi Server Dengan Unison" dan pembaruan "Daftar Warnet Berbasis Linux di Indonesia".

Rubrik Tutorial membahas antara lain tentang "Window Manager Enlightenment 17", "Mahir Mengetik Sepuluh Jari", "Aplikasi Android WebView", dan "Implementasi dan Desain Template pada Yii Framework". Untuk rubrik Tip&Trik dibahas mengenai cara "Melacak Route Jaringan dan Host".

Kolom Workshop diwarnai dengan aneka topik seperti: "QupZilla Web Browser", "Membuat Kalender", "Cara Menghilangkan Blank Row atau Column", "Membuat Auto Generate e-mail dengan LibreCalc", "Save Style dan Load Style", "Membuat Kotak Telepon", dan "Menguasai Enterprise Linux dengan CentOS 6.2".

Setelah rehat bersama Kuis InfoLinux, diungkapkan sedikit mengenai Edisi Mendatang.

Jumat, 06 April 2012

APCERT-AGM 2012 & FIRST-TC 2012 di Bali

Dua ajang acara internasional yang diadakan ID-SIRTII dan Kominfo berlangsung di Bali adalah Asia Pacific Computer Emergency Response Team Annual General Meeting 2012 (APCERT-AGM 2012) 25-28 Maret 2012, dan Technical Colloqium Forum for Incident Response and Security Teams 2012 (FIRST-TC 2012) pada 29-31 Maret 2012 lalu.

Selain menghadirkan pakar-pakar Internasional dibidang keamanan internet, juga diagendakan kehadiran Menhan, Menkominfo (berhalangan) dan Deputi Gubernur BI sebagai pembicara. Sejalan dengan Event internasional ini diharapkan para penggiat industri dapat belajar dan berinteraksi secara langsung dan memperoleh transfer pengetahuan substansial yang dapat dimanfaatkan bagi pengembangan internet di tanah air.

Termasuk dalam event tersebut diadakan kompetisi 'Amazing Trace' yang menjadi ajang unjuk kebolehan tim-tim tangguh dari berbagai negara dalam mendeteksi, mencegah dan memberantas kejahatan internet. Amazing Trace ini mengambil lokasi di obyek wisata di Bali (Tanah Lot, Bedugul dan Ubud).

Konferensi APCERT mengambil tema “Cleaning the Cyber Environment" berfokus pada pengembangan dan adopsi dari “Web 2.0”,  generasi selanjutnya dunia Cyber. Termasuk Web berbasis komunitas, aplikasi web, situs jaringan sosial, situs berbagi video, wiki dan blog.

Sedangkan Konferensi FIRST TC bertemakan “The Future of Cyber Security” turut mengundang Deputi Gubernur BI, Menhan diwakili Sekjen Dephan, serta Menkominfo diwakili Dirjen Aplikasi dan Telematika Kemkominfo sebagai pembicara tamu. Konferensi ini membahas kerentanan, perangkat, serta berbagai isu lain yang mempengaruhi aktivitas operasional tim insiden dan keamanan informasi dalam skala global, termasuk pembahasan isu berkaitan dengan Cyber War dan Cyber Defence.

Acara Workshops yang berlangsung parallel dengan konferensi melatih peserta menggunakan BackTrack sebagai alat testing penetrasi, pembahasan tentang Defending Privacy, dan cara memonitor dan menganalisa serangan (attack) secara real-time menggunakan SIEM dan Honeypot.

Menurut laporan yang disampaikan id-Cert, tren keluhan dan pengaduan rata-rata bulanan yang datang dari pengguna dunia maya secara total tidak kurang dari 92 ribu. Kategori Network Incident menduduki peringkat paling atas dari seluruh pengaduan yang masuk, umumnya disebabkan oleh banyaknya tindakan probing, Brute force, Open Proxy, DDoS Attack dan Deface yang dilakukan dari IP Address Indonesia. Dan 90% dari pengaduan yang diterima adalah Brute Force yang dilakukan dari IP Address Indonesia. Selain itu, yang termasuk dalam kategori ini juga: Open Relay, Hacking / Deface, Port Scanning, Port Probe (HTTP/HTTPS, FTP, TELNET, TCP, CGI, RPC, Netbios, VNC Portscan), TCP Sweep dan SQL Injection.

Acara santai disela kegiatan konferensi dimeriahkan oleh Bandit (Band IT) yang tidak asing lagi.