Kamis, 20 Desember 2012

ROSA Desktop.Fresh 2012 Diluncurkan

Menjelang hari-hari raya akhir tahun, distribusi Linux ROSA terbitkan desktop bebas dengan nama baru “ROSA Desktop.Fresh 2012?. Desktop ini sejatinya adalah Mandriva Linux yang telah ditingkatkan dan ditambahkan dengan sejumlah fitur yang dikembangakan perusahan ROSA bersama komunitas pengembangan ROSA Linux.

Siaran pers dari perusahan Open Source ROSA yang berkedudukan di Rusia, menyebutkan bahwa pengembangan “ROSA Desktop.Fresh 2012? merupakan kolaborasi para pengembang sejagat, termasuk yang berasal dari Rusia, Ukraina, Italia, Rumania, USA, Brasilia dan negara-negara lainnya.

ROSA Desktop.Fresh 2012 menggunakan lingkungan Desktop KDE versi 4.9.4, berikut paket-paket software versi terkini, menruskan pengembangan ROSA Marathon 2012 yang telah tersedia sejak pertengahan tahun 2012. Dalam siaran pers yang sama, ROSA menekankan bahwa distribusi yang stabil dan mampu booting dua kali lebih cepat, disamping didukung oleh lumbung repositori yang solid dengan koleksi sekitar 16.000 Software bebas.

Peningkatan yang dibawa edisi ROSA Desktop.Fresh 2012, adalah termasuk penulisan ulang Timeframe 2 di QML, sebuah perangkat untuk desktop semantik dan SimpleWelcome 2 yang membantu agar bisa booting lebih cepat.
Para pengembang ROSA juga telah melakukan perbaikan pada GRUB2 yang sekaligus secara menyeluruh telah memberikan penampilan disain baru pada distribusi ini. Disamping perbaikan pada tema GRUB2 dan tema Desktop, sejumlah aplikasi juga dihiasi dengan disain Ikon-ikon baru. Dengan demikian distro penjelmaan kembali Mandriva Linux ini, secara keseluruhannya dapat tampil lebih serasi dan lebih moderen. Gaya dan penampilan barunya, menurut ROSA Lab bahkan telah menerima pujian dari sebuah institusi Studio Design.

Kecuali itu, pengembangnya juga telah memperluas kemampuan KLook agar bisa mengakses komputer lain, disamping membuat Media-Player ROMP lebih menarik dan lebih stabil. Banyak pembaruan dilakukan terhadap software yang dikemas termasuk menyulap Kernel Linux ke versi 3.6.10, disamping pembaruan untuk Dracut 24, Systemd 194, Amarok 2.6.0, Chromium 23, Firefox 17 dan Thunderbird 17, Glibc 2.15, GCC 4.7.3 Linaro, Perl 5.14.2, PHP 5.4.9, Ruby 1.9.3 seperti juga Python 2.7.3 dan Python3 3.2.3.

Walaupun ROSE secara resmi mendukung desktop KDE, namun juga disediakan lingkungan Desktop Gnome3 3.6.2 (dengan media/ISO tidak resmi), Mate 1.4.0, E17 0.17 lucky, XFCE 4.10 dan LXDE, yang tidak mesti mendapatkan dukungan teknis lebih jauh.

Media ROSA Desktop.Fresh 2012 yang dirilis:
  • 32bit-i586_DVD_sku-01.488.3.2012.52
  • 64bit-x86_64_DVD_sku-01.488.3.2012.62

Selasa, 11 Desember 2012

Awal dari Proyek OpenMandriva

Anggota tim penesehat Mandriva, Charles-H. Schulz melaporkan kepada publik mengenai perkembangan terakhir terhadap organisai independen yang rencananya mengambil alih distribusi Mandriva Linux. Dokumen yang diperlukan untuk mendirikan OpenMandriva Association disebutkan dalam tulian tersebut telah diserahkan kepada pemerintah Perancis.

Pada masa transisi semua forum resmi Mandriva (dalam waktu dekat) akan ditutup untuk membuka peluang meluncurkan forum baru. Baik Forum, Wiki maupun Bugzilla nantinya akan dibangun dalam satu sistem menggunakan Drupal-7, sementara forum sebelumnya akan digudangkan (arsip). Diskusi yang masih aktif dipindahkan ke forum baru. Proses migrasi lebih detil, dirinci di Mandriva-Linux-Wiki. Lingkugan pengembangan distribusi Mandriva juga dipindahkan ke sistem baru memafaatkan Automated Build Farm (ABF) dari ROSA, seperti juga Git.

Keberhasilan proyek OpenMandriva sangat tergantung pada komintmen semua pemangku kepentingan (stakeholder) terutama komunitas dalam memenuhi janjinya menyediakan sebuah distribui Linux yang ramah pengguna dan inovatif.

Sabtu, 08 Desember 2012

Stallman: Ubuntu adalah Spyware?

Menurut pendiri Free Software Foundation, Richard Stallman, kiprah distribusi Linux Ubuntu belakangan ini menyimpang dan telah menjadi sebuah Spyware yang menodai nama baik software bebas. Untuk membendung hal seperti itu, Stallman mengajak komunitas untuk melawan prilaku seperti itu.

Dalam sebuah artikel, pendiri dan presiden dari yayasan Free Software Foundation (FSF) Richard Stallman menulis, bahwa keuntungan dari keberadaan sebuah software bebas sampai saat ini adalah perlindungan yang diberikan untuk pengguna terhadap kemungkinan ketergantungan pada software-software yang merugikannya. Software berkepemilikan (proprietari), menurut pendapat Stallman, acapkali melakukan pemantauan tersembunyi atau membatasi kedaulatan pengguna (DRM). Sebagai contoh adalah Windows, iPhone, iPad dan Kindle besutan Amazon. Produk lainnya seperti Macintosh atau Playstation 3 juga memaksakan DRM, dan kebanyakan telepon pintar juga disinyalir melakukan pengintain tersembunyi. Adobe Flash Player memantau pengguna dan memaksakan DRM. Demikian juga masih banyak terdapat Apps untuk iPhone, iPad dan Android yang melakukan hal sejenis.

Masalah semacam itu menurut Stallman sudah dapat ditangkal, bila menggunakan software bebas sejak awal. Stallman menyayangkan bahwa Ubuntu memata-matai penggunanya dengan meneruskan informai ke server Canonical bila pengguna melakukan pencarian di desktop Ubuntu. Sejak versi Ubuntu 12.10 yang belum lama dirilis, terpasang lensa Shopping diatas antarmuka Unity, dan hal ini telah menuai kritik yang cukup keras dari Electronic Frontier Foundation (EFF).

Dengan tersambungnya ke Amazon sebagai mitra untuk Penelusur Shopping, sudah cukup menaikkan tensi Stallman, karena kiprah perusahan dianggap melakukan praktisi yang penuh tanda tanya. Baca selengkapnya blog Stallman disini.

Kamis, 06 Desember 2012

ZevenOS 5.0: Linux Rasa BeOS

ZevenOS 5.0 yang baru dirilis menggunakan versi Xubuntu 12.10 sebagai landasan dengan tampilan dan gaya yang mengingatkan pengguna pada sistem operasi BeOS. OS dengan desktop XFCE-4 ini, seperti pada anggota keluarga Ubuntu lainnya memanfaatkan Ubuntu 12.10 aktual, Kernel Linux 3.5 dan X.org 7.7. Dengan demikian, nyaris semua paket-paket aplikasi dari sumber, lumbung, repositori milik Ubuntu dapat dimanfaatkan dan dipasang di ZevenOS.

Sebagai komposisi dan pilihan software standar, pengembang ZevenOS menitik beratkan pada software Multimedia seperti: Flash Player, sejumlah Codecs yang umum diperlukan, editor untuk Audio dan Video termasuk Audacity 2 dan OpenShot 1.4, Mplayer 1.06 dan sebuah sistem pengelola Audio Deadbeef 0.5.6. Kecuali itu juga dikemas Encode dan YAVTD yang juga merupakan aplikasi besutan pengembang ZevenOS digunakan untuk meng-encode berkas-berkas Video dan Audio, seperti juga untuk mengunduh video dari portal-portal video.

Untuk paket office, pengembangnya memilih sebagai standard: pasangan Abiword dengan Gnumeric sebagai aplikasi tabel, bukannya LibreOffice seperti pada distribusi Linux lainnya. MAGI, sebuah alat untuk mengkonfigurasi sistem buatan pengembang ZevenOS, juga menjadi bagian dari OS ini. Bagi pengguna programer disediakan lingkungan pengembangan Geany. Sebagai browser digunakan peramban versi aktual Firefox 17, sementara untuk E-Mail disediakan Claws-Mail 3.8.1. Sebagai pengelola file terpasang Thunar file-manager versi 1.5.3 yang mendukung penampilan Tab dan pengkategorian di daftar berkas.

Sebagai persyaratan sistem minimal untuk hardware, distro ramping dan ringan ini disebutkan bisa mengakomodasikan komputer pensiunan yang ditenagai oleh x86-CPU yang lari dengan 600 MHz, membawa sdikitnya 256 MByte RAM dan memiliki spasi hardisk mulai 5 GByte.

Tentang BeOS:
Be Operating System (BeOS), adalah sebuah sistem operasi desktop yang mampu multitasking, dan bersama BeBox pada tahun 1995 diperkenalkan ke publik menggunakan komputer dengan dual prosesor PowerPC. Rilis BeOS terakhir yaitu R-5, diluncunturkan pada tahun 2000. Bersama proyek bernama Haiku, arwah BeOS kemudian bangkit berupa proyek sumber terbuka yang melahirkan sistem operasi bebas dengan upaya agar sebanyak mungkin kompatibel dengan BeOS almarhum yang pada jamannya banyak digandrungi kalangan pengguna multimedia.