Upaya pemerintah negeri gajah putih untuk membagi-bagikan sejuta tablet Android kepada anak-anak sekolah dasar dalam rangka proyek "One Tablet per Child (OTPC)" kini mulai direalisasikan.Menurut berita yang disiarkan BangkokPost.com, pengiriman pertama sebanyak 55.000 telah dilakukan untuk siswa-siswa SD disekitar Bangkok.
Atas persetujuan guru masing-masing, siswa diperkenankan membawa pulang tablet pelat merah tersebut untuk digunakan dirumah. Peluncuran perdana truk-truk untuk membagi-bagikan perangkat dalam kardus berlabel OTPC telah bergerak sejak hari kamis lalu yang dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Suchart Thada-Thamrongvech dan Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) Anudith Nakornthap.
Sebagaimana diwartakan The Nation bulan April lalu, pada awal tahun 2012 kabinet negara Thailand menyetujui pengadaan satu juta tablet, sementara Bangkok Post menyebutkan 800.000 keping tablet Android yang telah diorder dari vendor asal China.
Berdasarkan
pemberitaan dari sebuah portal IT Telecompaper, diungkapkan spesifikasi tablet untuk anak sekolahan Thailand dengan tipe Scopad SP0712 besutan perusahan Scope dari negeri tirai bambu. Tablet berbobot sekitar 350 gram tersebut, ditenagai menggunakan prosesor Cortex A8 berkecepatan 1.2 GHz, dan menanamkan 1 GB RAM untuk ruang kerja disamping 8 GB memori Flash untuk penyimpanan data. Celah untuk menyisipkan 32 GB kartu memori tambahan juga tidak dilupakan.
Komputer tablet yang dibagi-bagikan, memiliki layar sentuh kapasitif berukuran diagonal 7 inci yang peka dicubit dengan resolusi 1024x600 titik. Tablet anak sekolahan ini memiliki sejumlah fitur termasuk GPS, WLAN dan Bluetooth seperti juga port USB-2-Port disamping dua kamera untuk memotret dan chat video. Pemasok tablet dengan nama lengkap "Shenzhen Scope Scientific Development" disebutkan menjual tablet yang menyertakan Ice Cream Sandwich (Android 4.0) sebagai Sistem Operasi Open Source (berbasis kernel Linux) kepada pemerintah Thailand dengan harga 81 US-Dollar per keping.
Minggu, 22 Juli 2012
Rabu, 18 Juli 2012
Majalah InfoLINUX 2012 Juli
Rubrik “Utama” dari Majalah InfoLINUX bulan Juli 2012 membahas mengenai sebuah suit perkantoran Calligra OfficeSuite yang menyediakan aplikasi-aplikasi perkantoran lengkap mulai dari mengetik surat, menghitung, hingga pengelolaan proyek. Pembahasan dijabarkan secara terpisah aplikasi demi aplikasi dengan harapan agar pembaca lebih memahami masing-masing fungsi dari aplikasi yang dibawa Calligra.
Kolom Editorial yang selama ini diisi oleh Bapak Rusmanto membahas sebuah “Era baru aplikasi perkantoran” dimana setiap kantor atau pun lembaga tidak lagi perlu tersandera menggunakan MS-Office, karena baik di Linux, di Mac OSX tau di Windows telah tersedia aplikasi padanan seperti LibreOffice (dan Calligra) yang dapat menggantikannya.
Berita Aktual meliput "Maksimalkan Grafis AMD dengan Kernel 3.5", "Angkatan Laut Amerika Manfaatkan Linux", "Chris Mason Tinggalkan ORACLE", dan "Wine Rilis Versi Baru".
Profil Pejuang Open Source bulan ini menampilkan saudara Anjar Hardiena, pengembang ZenCafe, sebuah distro Warnet bertaraf Internasional: "Dari Warnet ke Cloud Computing".
Rubrik Opini bulan ini mengajak Anda "Menguji Sistem" bersama Bapak Budi Rahardjo, kemudian bersama Bapak Michael S Sunggiardi membahas "Sekali Lagi: Industri TIK Nasional", atau rame-rame bersama Ibu Nur Aini Rakhmawati "Mencari Kutu dengan Sajian Nasi Bungkus".
Setelah semua "Surat Anda" mendapatkan jawaban, digelar Tes & Review tentang "Kekuatan OfficeSuite". Sedangkan bahasan tentang Distro tercantum "Linux Mint 13" dan "Mageia 2" yang juga membahas tentang cara menginstalasi driver printer bila ada yang belum dikenali distro Linux.
Peminat Game dapat membaca tentang permainan "Billiards 0.4.1" dan "Slipstream 0.2". Resensi Buku meliput buku-buku: "C Programming in Easy Steps", "GIMP for Absolute Beginners", dan "Red Hat Enterprise Linux 6 Bible".
Sebagai Software Pilihan diliput "PlayOnLinux 4.1.1", "Evolution 3.4.2", "Empathy 3.4.2", "Kdenlive 0.9.2", "DVDStyler 2.2", "Snort 2.9.2.3", "Hash Code Verifier 1.2.1", "FrostWire 5.3.6", "Skype 2.0.072", "LibreOffice 3.5.4", "Opera 11.64", "MediterraneanNight 1.10", dan "Gnome Tweak Tool 3.4.0.1".
Kegiatan Komunitas yang diliput bulan ini adalah ajang acara "Pesta Rilis Ubuntu 12.04 LTS di Makassar", dan "Talkshow Cloud dan Blender Open Source di Aceh" Dalam rubrik Praktik Instan dibahas mengenai cara mengelola basis data MySQL dengan Chive".
Topik menarik bagi Net Admin memaparkan cara "Mengamankan Squid Proxy", disamping merinci "Warnet Berbasis Linux di Indonesia".
Dalam rubrik Tutorial dijelaskan tentang "Desktop Cinnamon", "Enterprise System dan Network Monitoring dengan Solusi Zabbix", "Membuat Aplikasi Imsakiyah Ramadhan 1433H", dan "Menggunakan Widget CGridView, CDetailView, dan CListView dengan CActiveRecord".
Kolom Tip & Trik diisi penjelasan tentang "Ripping dan Encode Musik". Rubrik Workshop memandu Anda tentang "uGet Download Manager", "Obat Nyamuk Bakar", "Membuat Indeks Bab", "Koreksi Kata Otomatis", "Sembunyikan Kolom", "Tampilkan Icon Minimalis", "Membuat Teks 3 Dimensi", dan "Setup Printer yang “Tidak Dijual untuk Linux”".
"Kuis InfoLINUX" yang menghiasi halaman akhir dapat digunakan untuk mengisi waktu luang sambil menanti "Edisi Mendatang".
Kolom Editorial yang selama ini diisi oleh Bapak Rusmanto membahas sebuah “Era baru aplikasi perkantoran” dimana setiap kantor atau pun lembaga tidak lagi perlu tersandera menggunakan MS-Office, karena baik di Linux, di Mac OSX tau di Windows telah tersedia aplikasi padanan seperti LibreOffice (dan Calligra) yang dapat menggantikannya.
Berita Aktual meliput "Maksimalkan Grafis AMD dengan Kernel 3.5", "Angkatan Laut Amerika Manfaatkan Linux", "Chris Mason Tinggalkan ORACLE", dan "Wine Rilis Versi Baru".
Profil Pejuang Open Source bulan ini menampilkan saudara Anjar Hardiena, pengembang ZenCafe, sebuah distro Warnet bertaraf Internasional: "Dari Warnet ke Cloud Computing".
Rubrik Opini bulan ini mengajak Anda "Menguji Sistem" bersama Bapak Budi Rahardjo, kemudian bersama Bapak Michael S Sunggiardi membahas "Sekali Lagi: Industri TIK Nasional", atau rame-rame bersama Ibu Nur Aini Rakhmawati "Mencari Kutu dengan Sajian Nasi Bungkus".
Setelah semua "Surat Anda" mendapatkan jawaban, digelar Tes & Review tentang "Kekuatan OfficeSuite". Sedangkan bahasan tentang Distro tercantum "Linux Mint 13" dan "Mageia 2" yang juga membahas tentang cara menginstalasi driver printer bila ada yang belum dikenali distro Linux.
Peminat Game dapat membaca tentang permainan "Billiards 0.4.1" dan "Slipstream 0.2". Resensi Buku meliput buku-buku: "C Programming in Easy Steps", "GIMP for Absolute Beginners", dan "Red Hat Enterprise Linux 6 Bible".
Sebagai Software Pilihan diliput "PlayOnLinux 4.1.1", "Evolution 3.4.2", "Empathy 3.4.2", "Kdenlive 0.9.2", "DVDStyler 2.2", "Snort 2.9.2.3", "Hash Code Verifier 1.2.1", "FrostWire 5.3.6", "Skype 2.0.072", "LibreOffice 3.5.4", "Opera 11.64", "MediterraneanNight 1.10", dan "Gnome Tweak Tool 3.4.0.1".
Kegiatan Komunitas yang diliput bulan ini adalah ajang acara "Pesta Rilis Ubuntu 12.04 LTS di Makassar", dan "Talkshow Cloud dan Blender Open Source di Aceh" Dalam rubrik Praktik Instan dibahas mengenai cara mengelola basis data MySQL dengan Chive".
Topik menarik bagi Net Admin memaparkan cara "Mengamankan Squid Proxy", disamping merinci "Warnet Berbasis Linux di Indonesia".
Dalam rubrik Tutorial dijelaskan tentang "Desktop Cinnamon", "Enterprise System dan Network Monitoring dengan Solusi Zabbix", "Membuat Aplikasi Imsakiyah Ramadhan 1433H", dan "Menggunakan Widget CGridView, CDetailView, dan CListView dengan CActiveRecord".
Kolom Tip & Trik diisi penjelasan tentang "Ripping dan Encode Musik". Rubrik Workshop memandu Anda tentang "uGet Download Manager", "Obat Nyamuk Bakar", "Membuat Indeks Bab", "Koreksi Kata Otomatis", "Sembunyikan Kolom", "Tampilkan Icon Minimalis", "Membuat Teks 3 Dimensi", dan "Setup Printer yang “Tidak Dijual untuk Linux”".
"Kuis InfoLINUX" yang menghiasi halaman akhir dapat digunakan untuk mengisi waktu luang sambil menanti "Edisi Mendatang".
Sabtu, 07 Juli 2012
IOSA 2012: 7 Kategori Penghargaan FOSS
Rangkaian kegiatan Indonesia Open Source
Award (IOSA) 2012 telah berakhir, ditandai dengan penyerahan anugrah
kepada 21 finalis oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di Hotel
Bidakara Jakarta (4/7).
IOSA 2012 merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada instansi pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota yang telah memulai pelaksanaan proses migrasi dan implementasi open source software (OSS) di instansinya masing-masing.
“OSS merupakan solusi bagi kita untuk menurunkan angka pembajakan dan penggunaan software ilegal,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring.
Dewan juri IOSA 2012 terdiri atas beberapa juri dari komunitas dan pemerintah yang telah dikenal masyarakat, diantaranya Onno W. Purbo, Kalamullah Ramli, I Wayan Simri Wicaksana, Rusmanto Maryanto, dan lain-lain.
Pemenang kategori kompetisi pemerintah pusat, diraih Badan Pengelola Minyak Bumi dan Gas (BP MIGAS) sebagai juara pertama, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) juara kedua, dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sebagai juara ketiga.
Kemudian
kategori pemerintah provinsi, kabupaten, dan kabupaten, dimenangkan
Pemerintah Kota Pekalongan Jawa Tengah sebagai juara pertama, Pemerintah Kabupaten Banyuasin Provinsi Kalimantan Selatan juara kedua, dan
Pemerintah Kabupaten Batang Jawa Tengah sebagai juara tiga.
Pada kategori sekolah tingkat atas, SMA IT Ummul Quro Bogor memenangkan juara pertama, diikuti SMA Muhammadiyah 1 Weleri Jawa Tengah, dan SMKIT Smart Informatika Surakarta Jawa Tengah sebagai juara tiga.
Sementara untuk kategori mahasiswa, Adityo Baharnoko dari Universitas Negeri Semarang merebut juara pertama, Fauzan Helmi dengan karya Kamus Nusantara juara kedua, dan Andre Pratama dengan karya alat prediksi banjir berbasis mikrokontroler dan website menempati juara tiga.
Berbeda dengan IOSA 2010 dan 2011 yang hanya memberikan penghargaan kepada institusi pemerintahan dan pendidikan menengah atas, IOSA 2012 menambah penghargaan untuk kategori baru kepada tokoh, komunitas dan wartawan, sehingga ada tujuh jenis penghargaan.
Menurut Ketua panitia IOSA 2012, I Made Wiryana, kategori baru ini merupakan pihak yang sangat penting di dalam perkembangan OSS. IOSA 2012 sendiri tidak hanya terfokus pada pencapaian teknis, tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara mencapainya. “Apakah secara legal atau ilegal, secara cerdik atau tidak cerdik, dan apakah mandiri atau bergantung,” paparnya.
Di sela penganugerahan IOSA 2012 juga digelar talkshow bertema Synergy and Opportunity yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama membahas peran Free Open Source Software (FOSS) dalam membuka peluang usaha bagi enerpreneur Indonesia dengan narasumber Betti Alisjahbana, (Ketua Umum Asosiasi Open Source Indonesia) dan Anton Raharja (Pendiri dan Pengembang VoIP Rakyat). Sedangkan talkshow kedua membahas peran FOSS dalam pengembangan industri kreatif, dengan narasumber Hizkia Subiyantoro (Founder Blender Indonesia ORG) dan Harry Sufehmi (Konsultan TI bidang OSS, Virtualisasi, HA+HP (high availability + high performance systems)).
IOSA 2012 didukung oleh BISKOM sebagai media partner. Sumber: Biskom.web.id
IOSA 2012 merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada instansi pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota yang telah memulai pelaksanaan proses migrasi dan implementasi open source software (OSS) di instansinya masing-masing.
“OSS merupakan solusi bagi kita untuk menurunkan angka pembajakan dan penggunaan software ilegal,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring.
Dewan juri IOSA 2012 terdiri atas beberapa juri dari komunitas dan pemerintah yang telah dikenal masyarakat, diantaranya Onno W. Purbo, Kalamullah Ramli, I Wayan Simri Wicaksana, Rusmanto Maryanto, dan lain-lain.
Pemenang kategori kompetisi pemerintah pusat, diraih Badan Pengelola Minyak Bumi dan Gas (BP MIGAS) sebagai juara pertama, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) juara kedua, dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sebagai juara ketiga.
Kemudian
kategori pemerintah provinsi, kabupaten, dan kabupaten, dimenangkan
Pemerintah Kota Pekalongan Jawa Tengah sebagai juara pertama, Pemerintah Kabupaten Banyuasin Provinsi Kalimantan Selatan juara kedua, dan
Pemerintah Kabupaten Batang Jawa Tengah sebagai juara tiga.Pada kategori sekolah tingkat atas, SMA IT Ummul Quro Bogor memenangkan juara pertama, diikuti SMA Muhammadiyah 1 Weleri Jawa Tengah, dan SMKIT Smart Informatika Surakarta Jawa Tengah sebagai juara tiga.
Sementara untuk kategori mahasiswa, Adityo Baharnoko dari Universitas Negeri Semarang merebut juara pertama, Fauzan Helmi dengan karya Kamus Nusantara juara kedua, dan Andre Pratama dengan karya alat prediksi banjir berbasis mikrokontroler dan website menempati juara tiga.
Berbeda dengan IOSA 2010 dan 2011 yang hanya memberikan penghargaan kepada institusi pemerintahan dan pendidikan menengah atas, IOSA 2012 menambah penghargaan untuk kategori baru kepada tokoh, komunitas dan wartawan, sehingga ada tujuh jenis penghargaan.
Menurut Ketua panitia IOSA 2012, I Made Wiryana, kategori baru ini merupakan pihak yang sangat penting di dalam perkembangan OSS. IOSA 2012 sendiri tidak hanya terfokus pada pencapaian teknis, tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara mencapainya. “Apakah secara legal atau ilegal, secara cerdik atau tidak cerdik, dan apakah mandiri atau bergantung,” paparnya.
Di sela penganugerahan IOSA 2012 juga digelar talkshow bertema Synergy and Opportunity yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama membahas peran Free Open Source Software (FOSS) dalam membuka peluang usaha bagi enerpreneur Indonesia dengan narasumber Betti Alisjahbana, (Ketua Umum Asosiasi Open Source Indonesia) dan Anton Raharja (Pendiri dan Pengembang VoIP Rakyat). Sedangkan talkshow kedua membahas peran FOSS dalam pengembangan industri kreatif, dengan narasumber Hizkia Subiyantoro (Founder Blender Indonesia ORG) dan Harry Sufehmi (Konsultan TI bidang OSS, Virtualisasi, HA+HP (high availability + high performance systems)).
IOSA 2012 didukung oleh BISKOM sebagai media partner. Sumber: Biskom.web.id
Kamis, 05 Juli 2012
Panduan Resmi Ubuntu 12.04 LTS Terbit
Tim penulis Ubuntu Manual telah menerbitkan panduan resmi untuk Ubuntu 12.04 LTS yang juga tersedia dalam format PDF dan dapat diunduh
secara cuma-cuma. Panduan setebal 143 halaman ini diawali dengan
pengenalan singkat sistem operasi Ubuntu berikut pengembangannya.
Setelah menguraikan persiapan dan tahapan instalasi distro Ubuntu 12.04
LTS, panduan ini membahas mengenai desktop Unity.
Pada bab-bab berikutnya, pembaca mendapatkan pencerahan tentang cara bekerja menggunakan Ubuntu, melakukan konfigurasi Hardware, mengelola piranti lunak berikut tips dan Troubleshooting. Untuk mendapatkan gambaran tentang materi yang disajikan tim penulis manual, silakan menyimak Daftar-Isi buku "Getting Started with Ubuntu 12.04" berikut ini.
Berkas panduan berukuran hampir sepuluh MB yang dirilis tersimpan di situs Ubuntu-Manual.org dan menyediakan dua pilihan berkas untuk ditampilkan di layar atau untuk dicetak.
.
Contents
Prologue
Welcome
Ubuntu Philosophy
A brief history of Ubuntu
Is Ubuntu right for you?
Contact details About the team
Conventions used in this book
Installation
The Ubuntu Desktop
Working with Ubuntu
Hardware
Software Management
Troubleshooting
Learning More
A License
Glossary
Credits
Index
Pada bab-bab berikutnya, pembaca mendapatkan pencerahan tentang cara bekerja menggunakan Ubuntu, melakukan konfigurasi Hardware, mengelola piranti lunak berikut tips dan Troubleshooting. Untuk mendapatkan gambaran tentang materi yang disajikan tim penulis manual, silakan menyimak Daftar-Isi buku "Getting Started with Ubuntu 12.04" berikut ini.
Berkas panduan berukuran hampir sepuluh MB yang dirilis tersimpan di situs Ubuntu-Manual.org dan menyediakan dua pilihan berkas untuk ditampilkan di layar atau untuk dicetak.
.
Contents
Prologue
Welcome
Ubuntu Philosophy
A brief history of Ubuntu
Is Ubuntu right for you?
Contact details About the team
Conventions used in this book
Installation
- Getting Ubuntu
- Trying out Ubuntu
- Installing Ubuntu—Getting started
- Finishing Installation
- Ubuntu installer for Windows
The Ubuntu Desktop
- Understanding the Ubuntu desktop
- Unity
- Using Launcher
- The Dash
- Workspaces
- Managing windows
- Browsing files on your computer
- Nautilus file manager
- Searching for files and folders on your computer
- Customizing your desktop
- Accessibility
- Session options
- Getting help
Working with Ubuntu
- All the applications you need
- Getting online
- Browsing the web
- Reading and composing email
- Using instant messaging
- Microblogging
- Viewing and editing photos
- Watching videos and movies
- Listening to audio and music
- Burning CDs and DVDs
- Working with documents, spreadsheets, and presentations
- Ubuntu One
Hardware
- Using your devices
- Hardware identification
- Displays
- Connecting and using your printer
- Sound
- Using a webcam
- Scanning text and images
- Other devices
Software Management
- Software management in Ubuntu
- Using the Ubuntu Software Center
- Managing additional software
- Manual software installation
- Updates and upgrades
- Ubuntu for advanced users
- Introduction to the terminal
- Ubuntu file system structure
- Securing Ubuntu
- Why Ubuntu is safe
- Basic security concepts
- Users and groups
- System updates
- Firewall
- Encryption
Troubleshooting
- Resolving problems
- Troubleshooting guide
- Getting more help
Learning More
- What else can I do with Ubuntu?
- Open source software
- Distribution families
- Choosing amongst Ubuntu and its derivatives
- Finding additional help and support
- The Ubuntu community
- Contributing
A License
- Creative Commons Attribution–ShareAlike . Legal Code
- Creative Commons Notice
Glossary
Credits
Index
Langganan:
Postingan (Atom)



