Terhitung sejak enam tahun terakhir rata-rata satu pengembang perempuan yang bekerja untuk proyek Gnome yang terdaftar di ajang acara Googles Summer of Code (GSoC), namun pada tahun ini jumlah peserta telah meningkat menjadi tujuh pemrogram perempuan terdaftar di GSoC. Hal itu bisa saja terjadi, karena menurut dugaan proyek Gnome, semuanya berkat program khusus "Gnome Outreach Program for Women" yang dilansir di bulan Oktober lalu. Program magang yang khusus ditargetkan untuk kaum hawa itu, didukung penasihat-penasihat (Mentor) yang khusus disediakan untuk memuluskan kontribusi pertama para pengembang perempuan di salah satu proyek komunitas.
Sejatinya, bimbingan dari tim proyek telah dimulai sejak pendaftaran para calon peserta. Peserta telah menerima pengarahan langsung tangan pertama dari proyek tentang langkah-langkah dan teknologi yang harus disiapkan masing-masing peserta. Kecuali itu, peserta juga dijelaskan betapa indahnya bagai seseorang yang bisa memberikan sebuah kontribusi pada proyek software bebas. Dan nantinya bila saatnya magang dimulai, peserta telah berbekal dengan pengetahuan dan semangat yang dibutuhkan untuk menyokong proyek Gnome.
Para pembimbing atau penasehat (mentor) yang akan mendampingi para ibu atau gadis pemrogram tahun ini menulis sangat terkesan akan kinerja yang ditunjukkan para peserta. Peserta Nohemi Fernandez misalnya telah mengimplementasikan papan ketik layar berfungsi penuh untuk Gnome Shell, yang juga dapat digunakan pada tablet. Raluca Elena Podiuc membuat program yang memungkinkan membuat Avatar di Empathy menggunakan Webcam. Sementara Srishti Sethi menciptakan aktifitas yang dapat membantu anak-anak belajar tulisan Braille melalui software pendidikan GCompris.
Sejajar dengan penyertaan perempuan di GGSoC, terdapat delapan peserta perempuan lainnya di proyek Gnome yang magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) dalam rangka "Gnome Outreach Program for Women". Lima diantaranya akan menggeluti bidang dokumentasi dan membangun helpdesk berorientasi tema untuk basis desktop, dan aplikasi-aplikasi Accerciser, Vinagre, Brasero, Cheese seperti juga pada Gnome System Monitor. Disamping untuk dokumentasi Accerciser, Aline Duarte Bessa mengambil alih pekerjaaan lain yaitu daftar kesalahan untuk mendapatkan umpan balik pada semua kesalahan untuk kemudian diperbaiki. Disamping itu, ia juga membantu pembuatan dokumentasi pada proyek pengembangan Assistive Technology Service Provider Interface (AT-SPI).
Meg Ford bekerja dalam melengkapi "High Contrast und High Contrast Inverse Themes" untuk Gnome, dengan membuat 81 Ikon baru dan memperbaiki 241 eksisting. Sementara itu, Yu Liansu menciptakan Gnome Visual Identity Portfolio yang komprehensif dengan karya seni orisinil, Poster, Brosurn, Presentasi dan konsep untuk Web.
Para peserta magang perempuan kali ini datang dari berbagai belahan bumi termasuk Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika dan Australia untuk memulai aktifitasnya pada tanggal 12 Dezember 2011 sampai dengan 12 Maret 2012 di bidang teknologi Gnome, Dokumentasi, Marketing dan Lokalisasi. Semuanya akan bekerja ditempatnya masing-masing dan merekam hasil kerjanya melalui Blog di Planet Gnome. Berkat sponsor dari Collabora, Google, Mozilla, Red Hat dan Gnome Foundation, diharapkan proyek Gnome dapat menampung 12 PKL perempuan pada program yang sama jadwal berikutnya.
Program "Gnome Outreach Program for Women" diorganisasi oleh dewan direksi Gnome termasuk Marina Zhurakhinskaya, Karen Sandler, dan Rosanna Yuen. Sementara kebanyakan pekerjaan diselesaikan oleh para mentor, peserta magang dapat memahami proses kerja sebuah proyek. Peserta diberikan tunjangan untuk 3 bulan magang masing-masing sebesar 5.000 Dolar Amerika yang kali ini dibiayai oleh Gnome Foundation dan Google ( masing-masing untuk 4 PKL), 2 PKL dibiayai oleh Mozilla dan masing-masing 1 PKL oleh Collabora dan Red Hat.
Segala Tentang Open Source Adalah Segalanya
Arsip Blog
-
►
2012
(9)
-
►
Januari 2012
(7)
- Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standa...
- Jajak Pendapat: Perusahan Menggunakan Linux Bertam...
- FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie
- XO-3: Tablet Anak Sekolahan Dirilis
- UbuntuTV: TV for Human Beings
- Majalah InfoLINUX 2012 Januari
- CentOS dan Klon RHEL Lainnya Samasama Terbitkan Ve...
-
►
Januari 2012
(7)
-
▼
2011
(165)
- ► Desember 2011 (7)
-
▼
November 2011
(11)
- Majalah InfoLINUX 2011 Nopember
- VectorLinux 7.0 Gunakan XFCE 4.8
- Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak ...
- Meningkat: Partisipasi Perempuan Pada Proyek Open ...
- openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran
- OSHW: Edisi Perdana Open Hardware Journal
- Fedora 16 Verne Telah Rilis
- Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
- Eclipse Rayakan Ultah Ke 10
- OpenBSD 5.0: "What Me Worry?"
- Linux Dari Nol: Linux From Scratch 7.0
-
►
Oktober 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 Oktober
- Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Harus Lebih Aku...
- Ubuntu: 15 Kali Sukses
- Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise...
- Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie
- KDE Luncurkan Plasma Active One
- Fedora 16 Beta Siap Diujicoba
- AAKASH: Tablet Android Paling Murah Sedunia
- Unbreakable Linux 2 Sertakan DTrace
- GNOME Galang Partisipasi Perempuan
- GNOME 3.2 Kelola Layanan Cloud Lebih Baik
- INAICTA 2011 Digital Expo
-
►
September 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 September
- Satu Tahun LibreOffice
- OpenEyes: Open Source Kelola Klinik Mata
- Indonesia Gabung Kemitraan "Open Government"
- 20 Tahun Kehadiran Linux
- Dua Klon RHEL 5.7 Dirilis Bersamaan
- PostgreSQL 9.1 Telah Rilis
- IGOS Nusantara 2011 update 2
- Parlemen Italia Hemat Kertas Berkat Open Source
- x32-ABI: Aplikasi Linux 32-bit Lebih Cepat di 64-b...
- openSUSE 12.1 Lampaui Milestone 5
- ► Agustus 2011 (12)
- ► April 2011 (21)
- ► Maret 2011 (13)
- ► Februari 2011 (9)
- ► Januari 2011 (10)
-
►
2010
(190)
- ► Desember 2010 (22)
- ► November 2010 (36)
- ► Oktober 2010 (32)
- ► September 2010 (13)
- ► Agustus 2010 (40)
