Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2013

Google Coder: Belajar Web Gunakan Raspberry Pi

Para pengembang kreatif di Google Creative Lab ungkapkan sebuah proyek pengembangan web menggunakan platform Raspberry Pi. Proyek yang dibesarkan di GitHub ini adalah murni proyek sumber terbuka dengan tujuan menyulap RasPi menjadi sebuah platform sederhana (web server) yang dapat digunakan oleh para pendidik dan orang tua untuk mengajarkan dasar-dasar pemrograman web langsung dari browser.

Proyek ini merilis software khusus untuk RasPi yang dapat diunduh dari Google Coder for Rasppberry Pi. Setelah booting SD card dari Raspberry Pi, Anda dihadapkan pada antarmuka yang diakses melalui web browser pada komputer desktop yang tersambung. Dari sana, Anda dapat menelusuri pengembangan web seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Bila perlu dan ingin, Anda bahkan dapat mengetahui kode sumber dari proyek open source ini di penginangan proyek GitHub.



Coder bukan hanya bagi mereka yang baru ingin belajar mengembangkan web. Pengembang Google juga menyarankan platform ini juga bisa dijadikan tempat yang menyenangkan untuk bereksperimen dengan ide-ide baru, atau untuk membuat demo.

Sabtu, 30 Oktober 2010

W3C Umumkan Hasil Ujicoba HTML5

Walaupun bahasa pemrograman web HTML5 yang proses standarisasinya saat ini masih dalam status Working Draft, namun World Wide Web Consortium (W3C) telah mengumumkan hasil ujicoba menggunakan browser terbaru dari masing-masing vendor. Standar HTML5 dibutuhkan untuk mengantisipasi presentasi konten masa depan yang kaya akan fitur seperti video playback dan drag-and-drop. Konten seperti itu umumnya dipresentasikan menggunakan plug-ins pihak ketiga seperti Silverlight (Microsoft), Flash (Adobe) atau JavaFX (Sun/Oracle).

Dari daftar hasil yang diungkapkan W3C menunjukkan versi Preview ke 6 dari Internet Explorer 9 saat merupakan implementasi HTML5 terbaik, disusul oleh Googles Chrome 7, Firefox 4 (Beta 6), Opera 10.6 dan terakhir adalah Safari 5.0. Dari ujicoba lebih komprehensif yang dilakukan oleh situs caniuse.com dan html5test.com menunjukkan hasil yang berbeda berdasarkan kriteria penelitian yang lebih luas.

Banyak pengamat di ajang acara Microsoft’s Professional Developers Conference (PDC) baru-baru ini menangkap sinyal yang menduga bahwa Microsoft akan lebih mengutamakan standarisasi HTML5 ketimbang jalan sendiri bersama Silverlight.

Minggu, 29 Agustus 2010

Jolicloud 1.0 Gunakan Antarmuka HTML5

Distribusi Linux Jolicloud dibuat khusus untuk kenyamanan menggunakan Netbook menggunakan Ubuntu sebagai basis. Berbeda dengan edisi Ubuntu Netbook Remix, Jolicloud lebih dalam memperhatikan kebutuhan pengguna Netbook dengan fitur lebih erat terkait dengan Internet dan jejaring sosial termasuk semua aplikasi untuk di Cloud.

Jolicloud 1.0 telah tersedia untuk Netbook menampilkan antarmuka GUI berdasarkan HTML5 menggantikan Unity-Desktop asal Ubuntu sebelumnya dan perambah utama yang telah disesuaikan berbasis Chromium dan diberi nama Nickel Browser. Disamping untuk berselancar, Nickel terkait dengan berbagai aplikasi Web-Apps yang telah disediakan pengembangnya menggantikan Mozillas Prism atau Adobes AIR yang digunakan pada rilis sebelumnya. Saat ini sekitar 700 Web-Apps telah siap pakai yang bisa dipasang terutama pilihan aplikasi untuk brgabung dengan berbagai jejaring sosial. Baca selebihnya ...