Tampilkan postingan dengan label Unix. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unix. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2012

FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie

Setelah lebih dari dua tahun berlalu sejak generasi FreeBSD 8.0, kini tersedia versi FreeBSD 9.0 yang penerbitannya didekasikan untuk almarhum Dennis Ritchie, penemu sistem operasi Unix yang meninggal bulan Oktober 2011 lalu. Banyak pembaruan mengiringi generasi baru ini, terutama pada dukungan terhadap hardaware baru.

Aktualiasasi dukungan aneka hardware ditingkatkan misalnya dukungan untuk USB 3.0. USB-Subsystem kini juga telah disokong sebuah Paketfilter. Kecuali itu, sistem berkas di FreeBSD 9.0 disertai dengan sejumlah fungsi baru. Sistem berkas ZFS ditingkatkan ke versi 28 dan telah mendukung fitur duplikasi yang menghemat memori. Sistem  ZFS 28 RAID kini mendukung Raidz3 berikut beberapa fitur baru yang terkait. Fast File System kini mendukung Softupdates dengan Journal dan tersedia komando TRIM yang cukup penting untuk Flash-Disks. Sebuah Framework untuk Highly Available Storage (HAST) juga telah ditambahkan di FreeBSD 9.0 ini.

Komponen Kernel pada FreeBSD 9.0 kini mengandung model otorisasi bernama Capsicum yang memungkinkan untuk menjalankan aplikasi dalam Sandboxes. Selain itu, Kernel telah ditambahkan dengan antarmuka untuk fitur hhook dan khelp, disamping antarmuka untuk melakukan pengukuran dan pembatasan pada penggunaan sumber daya. Pemilik Sony Playstation 3 dengan firmware lama dapat menjalankan FreeBSD 9.0 versi PowerPC.

Pembaruan-pembaruan lainnya adalah termasuk fitur DTrace untuk aplikasi, peningkatan pada skalabiliti untuk sistem menggunakan 32 prosesor atau lebih, dukungan untuk NUMA, perbaikan pada infrastrukur Event-Timer, NFSv4 sebagai Client dan Server, dukungan untuk drive ATA dengan sektor 4KB, sebuah driver baru untuk hardisk AHCI-SATA dan ATA CAM, jaringan nirkabel WLAN yang lebih cepat dengan IEEE 802.11n, sebuah infrastruktur Plugin untuk menghindari kemacetan pada stack TCP/IP dan banyak fitur-fitur lainnya. Program intaller juga diperbaharui. Keterangan lebih rinci untuk semua perbaikan dan peningkatan dapat ditemukan di dokumen Release Note.

Sehubungan dengan GCC versi terbaru menganut lisensi GPLv3 yang lebih membatasi dibandingkan GPLv2 atau lisensi BSD yang total bebas, maka proyek FreeBSD hanya ingin menggunakan GCC sampai dengan versi 4.2 digunakan dalam mengimpor Basissystem. Hal itu berdampak terhadap dukungan untuk LLVM yang harus dibangun menggunakan kompiler C/C++ Clang. Rencananya seluruh Basissystem nantinya dibangun menggunakan Clang dan GCC kemudian sama sekali ditinggalkan. Kendati demikian, di lumbung Ports-System tetap tersedia GCC termasuk versi paling kini. FreeBSD juga menyediakan di Ports-System-nya ribuan aplikasi lainnya termasuk lingkungan desktop Gnome 2.32.1 dan KDE 4.7.3.

Kamis, 13 Oktober 2011

Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie

Dennis MacAlistair Ritchie adalah seorang ilmuwan komputer yang dikenal lewat bahasa pemrograman ALTRAN, B, BCPL, C, Multics, dan Unix, telah meninggal dunia pada tanggal 9 Oktober 2011 dalam usia 70 tahun di Murray Hill.

Lahir pada tanggal 9 September 1941 di Bronxville, Dennis M. Ritchie adalah putra dari insinyur bagian listrik yang berkerja di Bell Labs perusahan AT&T, dimana Ritchie juga pada tahun 1967 memulai karirnya di pusat "Computing Science Research Center".

Ritchie juga dikenal dengan inisial “dmr”, bermitra dengan Ken Thompson diakui sebagai pencipta bahasa pemrograman C seperti juga tokoh penting pada pengembangan UNIX — sistem operasi yang menjadi basis Linux dan Apple Mac OS X saat ini. Tanpa kreasinya, tentu tidak ada komputer modern seperti yang kita temukan sekarang dan tidak ada berbagai macam aplikasi penting yang membantu meningkatkan produktivitas kita selama ini.

Keterlibatan Ritchie diawali dengan merintis pengembangan Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada dasawarsa 1960an. Multics merupakan salah satu sistem operasi pertama yang bisa Time Sharing, sebuah sosok komputer yang  kala itu memenuhi beberapa lemari (rack) dan bernilai ratusan ribu dollar, namun memiliki kinerja tidak lebih dari kinerja sebuah smart phone saat ini.

Ritchie yang berjasa dan menjadi perintis di banyak bidang Informatika juga telah mengantongi banyak penghargaan skala Internasional. Diantaranya adalah Turing Award (1983), IEEE Richard W. Hamming Medal (1990), National Medal of Technology (1999) dan Japan Prize (2011). Ia mengabdi di Bell Labs sampai saatnya pensiun pada tahun 2007.

Rabu, 26 Januari 2011

Penghargaan Japan Prize Untuk Penemu UNIX

Dennis Ritchie dan Ken Thompson penemu sistem operasi UNIX (yang juga menjadi basis untuk pengembangan Linux) telah menerima penghargaan dari Institusi Japan Prize berikut uang saku sebesar 600.000 atas kontribusinya untuk pengembangan software di bidang Informatika.

Penghargaan Japan Prize adalah salah satu Science Awards dunia terpenting setelah Nobel Prize. Tanpa adanya hasil penemuan yang untuk tahun ini diberikan penghargaan Japan Prize itu, barangkali sejumlah produk penting mulai dari Ponsel Pintar sampai server Internet tidak ada, termasuk iPhone yang menanamkan sistem operasi berbasis UNIX dan turunannya. Japan Prize untuk ketegori Sistem Informasi dan Komunikasi telah memilih pengembang sistem operasi Dennis Ritchie dan Ken Thompson untuk menerima penghargaan dan hadiah sebesar 600.000 Dollar.

Dengan keputusan itu, para juri dari Japan Prize ingin menekankan pentingnya pengembangan software termasuk bahasa pemrograman C yang telah dikembangkan sejak 1969 oleh Ritchie dan Thompson terutama membantu penyerbarluasan komputer, keberadaan Internet serta lahirnya idea untuk Open Source.

Thompson yang saat ini bekerja di Google sebagai "Distinguished Engineer" mengaku terkejut sekaligus merasa dihargai sebagai penerima hadiah ketika ia dihubungi dari Jepang. Demikian juga halnya dengan Ritchie sebagai seorang pensiunan sangat berterima kasih atas pemberian kehormatan yang menurutnya sangat berarti.

Hal yang sama juga merupakan harapan dari sponsor Konosuke Matsushita, pendiri grup perusahan Panasonic. Ia menginginkan agar pemberian Prize penghargaan yang diawalinya sejak 1985 dapat dijadikan sebagi imbangan dari Asia terhadap Nobel Prize. Perbedaannya bila dibandingkan dengan hadiah Nobel asal Swedia terletak pada titik berat yang dijadikan tolok ukur Japan Prize yang mengutamakan dampak dari sebuah penemuan terhadap kehidupan manusia sehari-hari. Berbeda dengan Nobel Prize, Japan Prize juga mempertimbangkan bidang Informatika sebagai penerima penghargaaan.

Secara formal Japan Prize menentukan kriteria pemberian penghargaan berdasarkan kontribusi penerima terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknik, termasuk upaya dalam mendorong perdamaian dan kemakmuran umat manusia. Dalam pemberian penghargaan kali ini, tidak disangkal lagi bahwa UNIX telah memenuhi semua kriteria yang diharapkan, yaitu UNIX telah menyediakan basis untuk pengembangan industri komputer yang sebelumnya tidak memiliki sistem operasi yang memadai.

Jumat, 21 Januari 2011

AIX: 25 Tahun Keberadaan IBMs Unix

Pada tanggal 21 Januari 1986 pengembang "Big Blue" telah memperkenalkan sistem operasi yang diberi nama IBM RT Personal Computer: "Advanced Interactive eXecutive (AIX)" dengan target awal untuk digunakan sebagai Workstation di mesin yang menggunakan CPU jenis RISC (Reduced Instruction Set Computer) dan pengembangan saat itu dikenal dengan nama kode ROMP atau "Research Office Products Division MultiProcessor".

Seperti di banyak sistim operasi lainnya (termasuk Linux), AIX juga mamanfaatkan teknologi Unix sebagai basis pengembangannya. Pengembang AIX di laboratorium IBM di Austin secara bertahap telah menambahkan banyak fungsi dan fitur AIX. Pada versi perdananya AIX telah memiliki proses untuk virtualisasi dan mendukung layar dengan resolusi tinggi, termasuk antarmuka pengguna yang lebih nyaman.

Adalah AIX versi 1 yang ditanamkan di komputer IBM 6150 RT workstation dan yang dijadikan landasan pengembangannya adalah UNIX System V Rilis 1 dan 2. Disamping itu dalam pengembangan selanjutnya juga me3nyertakan kode-kode yang berasal dari source code versi 4.2 dan 4.3 BSD UNIX.

Pada tahun 1990 IBM kemudian meluncurkan AIX versi 3 yang juga dikenal sebagai AIX/6000 menggunakan System V Rilis 3 untuk platform RS/6000 di komputer berbasis IBM POWER. Sejak itu AIX utamanya digunakan sebagai sistem operasi untuk komputer seri RS/6000 yang belakangan menjelma menjadi IBM eServer pSeries, kemudian IBM System p, dan akhirnya sebagai IBM Power Systems.

AIX versi 4 diperkenalkan di tahun 1994 yang telah ditambahkan dengan kemampuan "symmetric multiprocessing" bersamaan dengan peluncuran server RS/6000 SMP yang dipasarkan selama dasawarsa 1990an. AIX v4 mencapai puncaknya bersama peluncuran AIX 4.3.3 di tahun 1999.

AIX versi 5 yang lebih dikenal sebagai AIX 5L membawa kernel 64 bit sejati. Aksara L di AIX 5L adalah kode untuk Linux, dan AIX v5 ini telah menyertakan banyak antarmuka aplikasi yang ramah terhadap Linux berikut sejumlah perkakas open source yang dikemas di AIX Toolbox.

AIX V5 berperan antara tahun 2000 sampai 2006 yang melahirkan versi AIX 5.1 dengan fitur LPARs, AIX 5.2 berfitur Dynamic LPARs dan AIX 5.3 memiliki fitur seperti MicroPartitions, Virtual I/O dan Simultaneous Multithreading.

AIX v6 diperkenalkan pada tahun 2007 yang memiliki banyak kemampuan baru seperti Workload Partitions, Role Based Access Control, dan Encrypting Filesystems. AIX 6 juga merupakan rilis AIX pertama yang menerapkan program Open beta.

Saat ini AIX telah berada di generasi 7 yang banyak digunakan untuk sistem Cluster. Pada hakekatnya pengembangan AIX lebih banyak terkait dengan prosesor yang dikembangkan oleh IBM sendiri. Sistem IBM terkini merupakan kombinasi dari Power7 dan AIX 7.1 dengan istilah "Power" sebagai singkatan dari "Performance optimized with enhanced RISC".

Sabtu, 20 November 2010

NetBSD 5.1 Dirilis

Sistem keluarga Unix bebas NetBSD terbitkan versi 5.1. Disampng banyak koreksi, kali ini menyertakan hanya sedikit pembaruan signifikan jika dibandingkan dengan versi 5.0 sebelumnya.

Pengembangan rilis ini membutuhkan waktu cukup panjang, sekitar 6 bulan setelah kandidat rilis terakhir atau satu setengah tahun setelah kehadiran versi 5.0. Sebagian dari perbaikan telah disertakan di rilis korektur versi NetBSD 5.0.1 dan 5.0.2. Secara garis besar NetBSD 5.1 mengandung bagian dari peningkatan yang nantinya akan dikemas bersama versi NetBSD 6.0, setelah fitur-fitur tersebut menjadi stabil.

Perubahan terpenting di NetBSD 5.1 adalah koreksi terhadap sejumlah celah keamanan yang ditemukan sejak versi 5.0 di sistem basis, koreksi di kernel termasuk di sistem berkas dan pada implementasi jaringan, perbaikan pada sistem berkas UDF, beberapa driver baru untuk jaringan, perbaikan perangkat penyimpanan termasuk framework sdmmc, mengganti driver Atheros-WLAN dari HAL proprietari ke versi bebas, kemampuan untuk mengenal topologi prosesor AMD dan perbaikan pada fitur untuk pengelolaan power.

Driver hdaudio untuk perangkat Audio HD dibuat ulang menggantikan driver yang digunakan sampai saat ini. OpenCrypto-Framework juga ditingkatkan dan RAIDframe-Parity-Maps kini telah didukung. Peningkatan lain misalnya Dom0 untuk virtualisasi Xen kini telah menyokong ekstensi alamat PAE untuk x86, dan fitur PCI Pass-Through juga diterapkan untuk Xen. Dari Catatan Rilis dapat diketahui daftar perbaikan yang lebih rinci.

NetBSD adalah distribusi yang menyediakan dan menyokong arsitektur terbanyak (resminya 57) dan untuk versi NetBSD 5.1 kali ini tersedia tidak kurang dari menyediakan 53 jenis berkas ISO.