Proyek KDE luncurkan Plasma Active One, sebuah antarmuka pengguna yang dioptimalkan untuk perangkat mobile. Rilis ini merupakan versi perdana untuk Plasma Active yang telah dikembangkan cukup lama. Sebagai salah satu varian dari desktop KDE Plasma, Plasma Active telah disesuaikan untuk perangkat dengan layar kecil dan dilengkapi dengan fitur Touchscreen. Kecuali itu, Plasma Active melakukan pedekatan berbeda dibangdingkan desktop KDE Plasma, yaitu membawa paradigma baru yang tidak lagi mengedepankan aplikasi, melainkan terpusat pada aktivitas atau kegiatan.
Plasma Active diawali dengan menampilkan tinjauan kegiatan. Masing-masing kegiatan bisa berupa dokument, kontakt, webseite, media dan widget. Jumlah dari kegiatanpun tidak dibatasi, dan menggunakan ikon "Share Like Connect", sebuah obyek dapat langsung dijadikan sebagai sebuah aktivitas.
Sebagai tombol Start tersedia Launcher untuk aplikasi. Setiap aplikasi secara otomatis dikaitkan dengan aktivitas yang sedang berjalan. Sejumlah aplikasi yang telah dioptimalkan untuk touchscreen seperti Webbrowser, pemantau gambar, pemutar media (Bangarang Active), office document viewer dengan fitur editor (Calligra Active [beta]), mail dan kalendar berfitur penuh (Kontact Touch) dan beberapa games menarik merupakan bagian standar dari Plasma Active.
Visi dari Plasma Active adalah bahwa perubahan antarmuka tergantung pada konteks yang antara lain juga ditentukan oleh sensor perangkat, posisi atau lokasi tertentu dan gerakan yang dilakukan pengguna. Kecuali data aktivitas aktual, juga data sejarah kegiatan pengguna bisa disalurkan kedalam konteks. Pada versi Plasma Active Two yang rilisnya dijadwalkan pada bulan Desember 2011 mendatang, penerapan visi ini sudah dimulai.
Pada pertengahan 2012 dijadwalkan Plasma Active Three yang akan lebih menitikberatkan urusan keamanan. Versi ini dikembangkan untuk mendukung perangkat jenis lain, seperti Smartphones dan Set-Top-Box, termasuk untuk TV dan sebagai sebagai perangkat penghibur di kendaraan bermotor. Dengan demikian Plasma Active nantinya akan secara frontal akan bersaing dengan sistem operasi mobile lainnya seperti Tizen, Meego dan Android.
Versi pertama Plasma Active mendukung arsitektur Intel x86, sementara untuk arsitektur ARM masih dalam rencana. Pengembangnya juga menjanjikan adanya peningkatan pada jumlah aplikasi dan widget untuk Plasma Active.
Segala Tentang Open Source Adalah Segalanya
Arsip Blog
-
►
2012
(9)
-
►
Januari 2012
(7)
- Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standa...
- Jajak Pendapat: Perusahan Menggunakan Linux Bertam...
- FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie
- XO-3: Tablet Anak Sekolahan Dirilis
- UbuntuTV: TV for Human Beings
- Majalah InfoLINUX 2012 Januari
- CentOS dan Klon RHEL Lainnya Samasama Terbitkan Ve...
-
►
Januari 2012
(7)
-
▼
2011
(165)
- ► Desember 2011 (7)
-
►
November 2011
(11)
- Majalah InfoLINUX 2011 Nopember
- VectorLinux 7.0 Gunakan XFCE 4.8
- Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak ...
- Meningkat: Partisipasi Perempuan Pada Proyek Open ...
- openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran
- OSHW: Edisi Perdana Open Hardware Journal
- Fedora 16 Verne Telah Rilis
- Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
- Eclipse Rayakan Ultah Ke 10
- OpenBSD 5.0: "What Me Worry?"
- Linux Dari Nol: Linux From Scratch 7.0
-
▼
Oktober 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 Oktober
- Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Harus Lebih Aku...
- Ubuntu: 15 Kali Sukses
- Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise...
- Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie
- KDE Luncurkan Plasma Active One
- Fedora 16 Beta Siap Diujicoba
- AAKASH: Tablet Android Paling Murah Sedunia
- Unbreakable Linux 2 Sertakan DTrace
- GNOME Galang Partisipasi Perempuan
- GNOME 3.2 Kelola Layanan Cloud Lebih Baik
- INAICTA 2011 Digital Expo
-
►
September 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 September
- Satu Tahun LibreOffice
- OpenEyes: Open Source Kelola Klinik Mata
- Indonesia Gabung Kemitraan "Open Government"
- 20 Tahun Kehadiran Linux
- Dua Klon RHEL 5.7 Dirilis Bersamaan
- PostgreSQL 9.1 Telah Rilis
- IGOS Nusantara 2011 update 2
- Parlemen Italia Hemat Kertas Berkat Open Source
- x32-ABI: Aplikasi Linux 32-bit Lebih Cepat di 64-b...
- openSUSE 12.1 Lampaui Milestone 5
- ► Agustus 2011 (12)
- ► April 2011 (21)
- ► Maret 2011 (13)
- ► Februari 2011 (9)
- ► Januari 2011 (10)
-
►
2010
(190)
- ► Desember 2010 (22)
- ► November 2010 (36)
- ► Oktober 2010 (32)
- ► September 2010 (13)
- ► Agustus 2010 (40)
