Bila Anda belum merasa puas dengan segudang distribusi Linux yang ada, Anda dapat membangun distribusi Linux sendiri dari nol yang pas dengan kebutuhan dan selera Anda dengan panduan rinci yang diterbitkan komunitas "Linux From Scratch" menggunakan bahan baku yang direkomendasikan pengembangnya. Dengan membangun distro Linux dari nol yang pada akhir bulan Oktober telah diperbarui ke versi LFS 7.0 ini, pengguna sekaligus diharapkan akan memperoleh pengetahuan tambahan dan mengetahui lebih dalam cara kerja sebuah sistem Linux.
Panduan LFS 7.0 menuntun pengguna membangun sistem Linux menggunakan kernel stabil paling anyar versi Linux 3.1, GCC 4.6.1 dan Glibc 2.14.1. Salah satu perubahann terpenting kali ini yang disebutkan oleh pengembangnya adalah pengenalan Direktori Top-level /run. Direktori yang merujuk pada sistem berkas Tempfs ini, digunakan untuk program seperti udev dan mengandung informasi Run-time. Kecuali itu, direktori yang acap digunakan seperti /var/run dan /var/lock semuanya disambungkan ke direktori /run, termasuk telah melakukan penyesuaian pada Bootscripts. Pembaruan lainnya adalah penyediaan daftar MD5 untuk semua paket yang memungkinkan pengguna untuk melakukan verifikasi terhadap paket-paket yang diperlukan sebelum ia digunakan untuk membangun sistem baru.
Sebagai perangkat untuk membuat sebuah sistem menggunakan panduan Linux-System from Scratch, pengguna disarankan atau harus memiliki sebuah sistem Linux yang sudah jalan. Kebutuhan minimal bahan baku berupa paket software yang harus disediakan, menurut catatan dari pengembangnya adalah termasuk Bash 3.2, Binutils 2.17, Bison 2.3, Bzip2 1.0.4, Coreutils 6.9, Diffutils 2.8.1, Findutils 4.2.31, Gawk 3.1.5, Gcc 4.1.2, Glibc 2.5.1, Grep 2.5.1a, Gzip 1.3.12, Kernel Linux 2.6.25, M4 1.4.10, Make 3.81, Patch 2.5.4, Perl 5.8.8, Sed 4.1.5, Tar 1.18, Texinfo 4.9 dan Xz 5.0.3. Pengembang LFS juga meningatkan agar sebaiknya tidak memakai versi terkini pada Binutils, Glibc dan Gcc, kerena paket tersebut belum sempat diujicoba menggunakan panduan LFS 7.0.
Semua perubahan telah dirinci di daftar Changelog dan pengguna luring dapat mengunduh panduan setebal 318 halaman (PDF) atau dibaca langsung secara daring di situs pengembangnya.
Segala Tentang Open Source Adalah Segalanya
Arsip Blog
-
►
2012
(10)
-
►
Januari 2012
(7)
- Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standa...
- Jajak Pendapat: Perusahan Menggunakan Linux Bertam...
- FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie
- XO-3: Tablet Anak Sekolahan Dirilis
- UbuntuTV: TV for Human Beings
- Majalah InfoLINUX 2012 Januari
- CentOS dan Klon RHEL Lainnya Samasama Terbitkan Ve...
-
►
Januari 2012
(7)
-
▼
2011
(165)
- ► Desember 2011 (7)
-
▼
November 2011
(11)
- Majalah InfoLINUX 2011 Nopember
- VectorLinux 7.0 Gunakan XFCE 4.8
- Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak ...
- Meningkat: Partisipasi Perempuan Pada Proyek Open ...
- openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran
- OSHW: Edisi Perdana Open Hardware Journal
- Fedora 16 Verne Telah Rilis
- Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
- Eclipse Rayakan Ultah Ke 10
- OpenBSD 5.0: "What Me Worry?"
- Linux Dari Nol: Linux From Scratch 7.0
-
►
Oktober 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 Oktober
- Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Harus Lebih Aku...
- Ubuntu: 15 Kali Sukses
- Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise...
- Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie
- KDE Luncurkan Plasma Active One
- Fedora 16 Beta Siap Diujicoba
- AAKASH: Tablet Android Paling Murah Sedunia
- Unbreakable Linux 2 Sertakan DTrace
- GNOME Galang Partisipasi Perempuan
- GNOME 3.2 Kelola Layanan Cloud Lebih Baik
- INAICTA 2011 Digital Expo
-
►
September 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 September
- Satu Tahun LibreOffice
- OpenEyes: Open Source Kelola Klinik Mata
- Indonesia Gabung Kemitraan "Open Government"
- 20 Tahun Kehadiran Linux
- Dua Klon RHEL 5.7 Dirilis Bersamaan
- PostgreSQL 9.1 Telah Rilis
- IGOS Nusantara 2011 update 2
- Parlemen Italia Hemat Kertas Berkat Open Source
- x32-ABI: Aplikasi Linux 32-bit Lebih Cepat di 64-b...
- ► Agustus 2011 (12)
- ► April 2011 (21)
- ► Maret 2011 (13)
- ► Februari 2011 (9)
- ► Januari 2011 (10)
-
►
2010
(190)
- ► Desember 2010 (22)
- ► November 2010 (36)
- ► Oktober 2010 (32)
- ► September 2010 (13)
- ► Agustus 2010 (40)
