Pengembang utama Theo de Raadt telah mengumumkan terbitnya versi OpenBSD 5.0 berikut lagu (song)
terkait "What Me Worry?". Untuk kali pertama bersama OpenBSD 5.0
dimungkinkan untuk penambahan firmware non-free langsung dari Internet
pada saat instalasi sedang berlangsung, disamping telah mengaktualisasi
banyak paket dan sejumlah peningkatan pada fungsi jaringan.
Versi OpenBSD 5.0 juga mengemas sejumlah driver termasuk untuk jenis
perangkat yang jarang digunakan. Ia diklaim telah mendukung Message Signaled Interrupts untuk hampir semua perangkat, disamping menyediakan dukungan untuk pemgiriman paket Wake-On-LAN.
Juga pembaruan pada Network-Stack termasuk perbaikan pada klien DHCP
dengan program yang ditulis ulang. OpenBSD 5.0 kini mendukung lebih baik
pada SCSI.
Untuk para pengguna OpenBSD 5.0 tersedia tidak kurang dari 7.200 Ports paket software yang bisa dimanfaatkan yang tersedia di lumbung repositorinya dan tidak sedikit yang telah dikompilasi sebelumnya. Mendukung Desktop, pengembangnya menyediakan versi Gnome 2.32.2, KDE 3.5.10 seperti juga XFCE 4.8. Kecuali itu tersedia browser Firefox versi 3.5.19, 3.6.18 dan 5.0. Sebagai browser alternatif disediakan Chromium 12, sementara itu untuk urusan perkantoran dikemas suit Libreoffice 3.4.1.
Bagi para pengembang yang menggunakan OpenBSD tersedia bahasa pemrograman PHP, Python dan Ruby, seperti juga berbagai versi untuk GCC (GNU Compiler Collection). Bila ingin menggunakan OpenBSD 5.0 untuk server, pengembangnya tidak lupa menyediakan Apache-Webserver 1.3 yang telah disesuaikan, Sendmail 8.14.5, Postfix 2.8.4, OpenLDAP dan basis data MySQL 5.1.54 seperti juga PostgreSQL 9.0.5.
Segala Tentang Open Source Adalah Segalanya
Rabu, 02 November 2011
Arsip Blog
-
►
2012
(10)
-
►
Januari 2012
(7)
- Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standa...
- Jajak Pendapat: Perusahan Menggunakan Linux Bertam...
- FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie
- XO-3: Tablet Anak Sekolahan Dirilis
- UbuntuTV: TV for Human Beings
- Majalah InfoLINUX 2012 Januari
- CentOS dan Klon RHEL Lainnya Samasama Terbitkan Ve...
-
►
Januari 2012
(7)
-
▼
2011
(165)
- ► Desember 2011 (7)
-
▼
November 2011
(11)
- Majalah InfoLINUX 2011 Nopember
- VectorLinux 7.0 Gunakan XFCE 4.8
- Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak ...
- Meningkat: Partisipasi Perempuan Pada Proyek Open ...
- openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran
- OSHW: Edisi Perdana Open Hardware Journal
- Fedora 16 Verne Telah Rilis
- Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
- Eclipse Rayakan Ultah Ke 10
- OpenBSD 5.0: "What Me Worry?"
- Linux Dari Nol: Linux From Scratch 7.0
-
►
Oktober 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 Oktober
- Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Harus Lebih Aku...
- Ubuntu: 15 Kali Sukses
- Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise...
- Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie
- KDE Luncurkan Plasma Active One
- Fedora 16 Beta Siap Diujicoba
- AAKASH: Tablet Android Paling Murah Sedunia
- Unbreakable Linux 2 Sertakan DTrace
- GNOME Galang Partisipasi Perempuan
- GNOME 3.2 Kelola Layanan Cloud Lebih Baik
- INAICTA 2011 Digital Expo
-
►
September 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 September
- Satu Tahun LibreOffice
- OpenEyes: Open Source Kelola Klinik Mata
- Indonesia Gabung Kemitraan "Open Government"
- 20 Tahun Kehadiran Linux
- Dua Klon RHEL 5.7 Dirilis Bersamaan
- PostgreSQL 9.1 Telah Rilis
- IGOS Nusantara 2011 update 2
- Parlemen Italia Hemat Kertas Berkat Open Source
- x32-ABI: Aplikasi Linux 32-bit Lebih Cepat di 64-b...
- ► Agustus 2011 (12)
- ► April 2011 (21)
- ► Maret 2011 (13)
- ► Februari 2011 (9)
- ► Januari 2011 (10)
-
►
2010
(190)
- ► Desember 2010 (22)
- ► November 2010 (36)
- ► Oktober 2010 (32)
- ► September 2010 (13)
- ► Agustus 2010 (40)
