VectorLinux
7.0 (kode 'GG') yang baru saja dirilis menurut tim pengembangnya telah
dibangun dan dioptimalkan selama dua tahun terakhir. VectorLinux adalah
salah satu distro yang tertua yang dibangun diatas Slackware dan selama
ini diklaim sebagai distro ringan yang cepat. Hal itu pada versi 7.0
kali ini lebih digarisbawahi dengan memasang kernel Linux 3.0.8
dilengkapi dengan aneka Multimedia-Codecs.
Berbeda dengan distro popular lainnya, VectorLinux 7 tidak menggunakan Gnome atau KDE sebagai pilihan untuk desktop, melainkan memberdayakan secara default desktop XFCE versi 4.8 yang ramping. Sebagai alternatif tersedia desktop Fluxbox,
disamping sejumlah aplikasi ringan seperti Gnumeric 1.10.12 dan Abiword
2.8.6 untuk perkantoran, Firefox dan Opera sebagai browser, Pidgin dan
XChat untuk pesan obrolan. Sebagai program mendukung grafik disertakan
Gimp, Inkscape, dan sebagai editor Video disediakan Shotwell seperti
juga beberapa pemutar media: Mplayer, Xine dan Exaile.
Agar bisa
menikmati VectorLinux 7, pengguna cukup menyediakan perangkat komputer
mulai Pentium 3, dengan 128 MB RAM dan spasi hardisk 5 GB.
VectorLinux
menerbitkan dua jenis media, pertama yang khusus untuk di intalasi dan
kedua adalah media liveCD yang juga bisa diinstal. Keduanya pada saat
ini tersedia untuk 32 bit, sedangkan untuk 64 bit akan disusulkan
pengembangnya.
Segala Tentang Open Source Adalah Segalanya
Senin, 28 November 2011
Arsip Blog
-
►
2012
(9)
-
►
Januari 2012
(7)
- Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standa...
- Jajak Pendapat: Perusahan Menggunakan Linux Bertam...
- FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie
- XO-3: Tablet Anak Sekolahan Dirilis
- UbuntuTV: TV for Human Beings
- Majalah InfoLINUX 2012 Januari
- CentOS dan Klon RHEL Lainnya Samasama Terbitkan Ve...
-
►
Januari 2012
(7)
-
▼
2011
(165)
- ► Desember 2011 (7)
-
▼
November 2011
(11)
- Majalah InfoLINUX 2011 Nopember
- VectorLinux 7.0 Gunakan XFCE 4.8
- Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak ...
- Meningkat: Partisipasi Perempuan Pada Proyek Open ...
- openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran
- OSHW: Edisi Perdana Open Hardware Journal
- Fedora 16 Verne Telah Rilis
- Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
- Eclipse Rayakan Ultah Ke 10
- OpenBSD 5.0: "What Me Worry?"
- Linux Dari Nol: Linux From Scratch 7.0
-
►
Oktober 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 Oktober
- Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Harus Lebih Aku...
- Ubuntu: 15 Kali Sukses
- Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise...
- Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie
- KDE Luncurkan Plasma Active One
- Fedora 16 Beta Siap Diujicoba
- AAKASH: Tablet Android Paling Murah Sedunia
- Unbreakable Linux 2 Sertakan DTrace
- GNOME Galang Partisipasi Perempuan
- GNOME 3.2 Kelola Layanan Cloud Lebih Baik
- INAICTA 2011 Digital Expo
-
►
September 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 September
- Satu Tahun LibreOffice
- OpenEyes: Open Source Kelola Klinik Mata
- Indonesia Gabung Kemitraan "Open Government"
- 20 Tahun Kehadiran Linux
- Dua Klon RHEL 5.7 Dirilis Bersamaan
- PostgreSQL 9.1 Telah Rilis
- IGOS Nusantara 2011 update 2
- Parlemen Italia Hemat Kertas Berkat Open Source
- x32-ABI: Aplikasi Linux 32-bit Lebih Cepat di 64-b...
- openSUSE 12.1 Lampaui Milestone 5
- ► Agustus 2011 (12)
- ► April 2011 (21)
- ► Maret 2011 (13)
- ► Februari 2011 (9)
- ► Januari 2011 (10)
-
►
2010
(190)
- ► Desember 2010 (22)
- ► November 2010 (36)
- ► Oktober 2010 (32)
- ► September 2010 (13)
- ► Agustus 2010 (40)
