Jumat, 15 Oktober 2010

Tigaribu PC Untuk Anak Sekolahan Riau Pakai BlankOn

Pendistribusian 3.084 Komputer dari PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI) untuk Sekolah-Sekolah di Riau diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI), Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), dan disaksikan oleh Asisten Deputi Iptek Industri Strategis - Kementeriaan Riset dan Teknologi. Kegiatan ini dilangsungkan di Politeknik Caltex Riau (PCR) Pekanbaru pada hari Rabu, tanggal 13 Oktober 2010.

Sebagaimana diliput koran Riau Post 14-10-2010, penyerahan komputer yang telah ditanamkan sistem operasi Linux BlankOn ini merupakan wujud dari kemitraan keempat Institusi yang masing-masing berperan sebagai inisiator (CPI), penanggung jawab pelatihan (Ristek), penyedia perangkat lunak open source (AOSI) dan pihak pengguna yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Propinsi Riau.

Riset: Linux di Perusahan Subur & Tumbuh

Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Linux Foundation terhadap lebih dari 2000 pengguna, diindikasikan adanya pertumbuhan pemanfaatan Linux di perusahan-perusahan. Lebih dari 75 persen responden menyebutkan bahwa gradasi penggunaan Linux di masing-masing perusahan dalam kurun waktu 5 tahun kedepan akan meningkat. Dalam jangka waktu 6 bulan mendatang, lebih dari 60 persen responden rencanakan penggunaan Linux untuk bidang aplikasi yang lebih kritis (mission critical).

Sementara kebanyakan instalasi Linux yang dilakukan oleh duapertiga responden pada aplikasi baru, jumlah migrasi juga telah meningkat dimana 33.6 persen responden menyebutkan telah mulai berpaling dari Windows ke Linux. Migrasi ke kelompok Unix lainnya diakui oleh tidak kurang dari 31.4 persen responden. Cloud saat ini masih belum menjadi topik utama dikalangan responden: Hanya seperempat peserta jajak pendapat rencanakan pemindahan salah satu aplikasinya ke awan dalam kurun waktu 12 bulan kedepan. 70 persen diantara yang merencanakan berangkat ke awan, akan mengajak Linux sebagai basis pilihan.

Kebanyakan dari responden (sebesar 86.5 persen) yakin bahwa Linux terus bertambah baik. 60 persen merasakan adanya perbaikan persepsi pihak managemen dan telah memperhitungkan Linux dalam lingkungan yang strategis. Pakar Linux masih langka: Sekitar 38.3 persen dari responden mengaku masih kesulitan untuk mendapatkan karyawan dengan keahlian masalah Linux.

Kamis, 14 Oktober 2010

Ubuntu SuperOS 10.10 Dioptimalkan Untuk Luring

SuperOS 10.10 adalah turunan Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat yang dirilis beberapa hari kemudian, menambahkan sejumlah fitur baru dan dioptimalkan untuk pengguna luring (offline).

Diantara distro yang ada di dunia, Ubuntu termasuk distro yang paling mudah dipasang. Namun, karena kebijakan tertentu yang ingin dipatuhi oleh perusahan penerbitnya Canonical, maka selama atau seusasi instalasi diperlukan sambungan Internet agar semua aplikasi dan komponen yang memerlukan codec dan driver proprietari bisa langsung bunyi dan jalan.

Distro SuperOS yang dibuat berdasarkan dan sepenuhnya kompatibel terhadap Ubuntu menyadari kendala itu kemudian menyiasati dengan menyediakan dan membuka peluang untuk melakukan pasca instalasi codec dan driver tanpa sambungan Internet, disamping menyertakan beberapa kemudahan lainnya agar hidup calon pengguna Ubuntu menjadi lebih indah.

SuperOS 10.10 menyertakan driver-driver yang dibutuhkan pengguna pada umumnya, termasuk driver untuk kartu grafis Nvidia, ATI dan kartu wireless network Broadcom yang semuanya bisa langsung dipasang dari DVD, kemudian diaktivasi via fitur "Aditional Drivers" tanpa koneksi Internet.

Kecuali itu, SuperOS 10.10 telah menyertakan perkakas "usb-creator", yaitu sebuah installer USB baru yang menggantikan tool "cd2usb." Dukungan untuk Java juga terpasang di SuperOS untuk memastikan agar pengguna dapat mengakses semua situs-situs yang umumnya membutuhnnya.

Sebagai turunan Ubuntu 10.10 yang diterbitkan beberapa hari kemudian, SuperOS 10.10 masih sempat menyisipkan peket-paket terkini berikut sejumlah perbaikan dan peningkatan yang diambil dari lumbung repositori termasuk kernel Linux kernel 2.6.35.3, GNOME 2.32, X.Org 7.5 dan lainnya.

Software aplikasi untuk media berikut dukungan masing-masing Codec yang dikemas misalnya VLC untuk memutar DVD dan sejumlah format proprietari seperti MP3, QuickTime, WMV, DivX, Xvid dan sebagainya. Seperti pada SuperOS versi 10.04.1 yang diterbitkan dua bulan sebelumnya, SoperOS 10.10 menyertakan tiga browser utama yaitu Firefox, Google Chrome dan Opera. Media DVD SuperOS tersedia baik untuk arsitektur 32 maupun 64 bit.

Zimbra Desktop 2.0 Sokong Web 2.0

Zimbra Desktop 2.0 adalah versi terkini dari klien solusi email dan groupware berdasarkan web yang baru saja diluncurkan dan telah tersedia untuk diunduh. Disamping peningkatan dalam hal kecepatan, versi anyar ini diklaim mendukung layanan Web 2.0.

Zimbra Desktop merupakan klien email berdiri sendiri yang awalnya berasal dari Web Client bawaan Zimbra Collaboration Suite. Aplikasi ini mendukung aneka platform dan dapat dijalankan kecuali di sistem operasi Linux juga di Mac OS X dan Windows tanpa perlu sebelumnya menginstalasi server. Disamping layanan email standar seperti IMAP atau POP3 yang juga didukung oleh Zimbra Server, desktop ini dapat digunakan untuk mengakses layanan email seperti Yahoo Mail dan Gmail, baik daring (online) maupun luring (offline).

Diantara banyak pembaruan yang dibawa versi 2.0 dari Zimbra Desktop ini terutama dalam hal kecepatannya yang telah ditingkatkan, layanan Web 2.0 yang memungkinkan antara lain menggabungkannya dengan akun-akun jejaring sosial seperti Twitter, Digg atau Facebook.

Kecuali itu, komponen email disebutkan mampu menyaring data dan desktop ini mendukung tiga kolom yang menampilkan sekaligus email, kalendar dan buku alamat.

Pengguna Zimbra Desktop versi 1.0 yang ingin meningkatkan ke versi terkini disarankan untuk menyimak petunjuk di Zimbra Desktop 2 FAQ.

Minggu, 10 Oktober 2010

ZevenOS-Neptune 1.9 Rasa BeOS Gunakan KDE 4.4.5

ZevenOS-Neptune adalah salah satu edisi ZevenOS yang dibangun diatas Debian Squeeze dan dapat dijalankan dengan baik di Netbooks seperti juga di sistem yang lebih canggih. Sebagai batas minimal kebutuhan hardware disebutkan CPU berkecepatan 600 MHz dan memori RAM sebesar 256 MB. Software yang disertakan bersumber di lumbung repositori Debian yang dapat diaktualisasi untuk menjamin sistem ini senantiasa uptudate dan stabil dalam jangka panjang.

Leszek Lesner, pengembang utama dibalik ZevenOS memiliki tiga agenda ketika ia mengimplementasikan ideanya yaitu BeOS-Touch, Speed dan kemampuan Multimedia seperti yang dimiliki panutannya BeOS “Zeta” yang telah menjadi legenda diantara sistem operasi yang pernah ada.

Versi Neptune 1.9 yang baru dirilis (2010-10-09) berupa sistem live (DVD dan USB) yang dapat ditanamkan di hardisk (intsalasi) dan telah menyediakan USB-Installer agar pengguna bisa langsung bisa membuat live-USB yang persisten dengan kemungkinan untuk menyimpan data konfigurasi pribadi.

ZevenOS 1.9 menggunakan Kernel Linux 2.6.35.5 dan Xorg 7.5 sebagai basis, sementara  sebagai desktop dimanfaatkan versi KDE 4.4.5. Agar bisa digunakan di komputer usang dengan spesifikasi rendah tersedia Low-Memory-Modus dan digerakkan menggunakan desktop kelas bulu Fluxbox yang juga disediakan dalam media DVD (1.4 GB) yang dirilis. Dalam modus ini dibutuhkan RAM hanya sekitar 90 MB saja.