Menyusul terbitnya Ubuntu 12.04 LTS, tim pengembang Linux Mint merilis versi Linux Mint 13 yang diberi nama julukan "Maya" dan ditampilkan mengenakan dua jenis busana MATE dan Cinnamon. Kedua versi desktop yang digunakan telah terintegrasi dengan sempurna dengan Linux Mint 13 yang kali ini juga menawarkan dukungan jangka panjang (LTS, Long Term Support) sampai dengan April 2017
Berbeda dengan panutannya Ubuntu, Linux Mint tidak menggandrungi Unity, namun menggunakan MATE 1.2, yaitu fork dari Gnome 2 dan juga menyediakan versi dengan Cinnamon 1.4 dari dapur pengembangan Mint. Desktop Cinnamon dibangun menggunakan Gnome 3 sebagai basis, tapi secara fungsionalitas berprilaku seperti Gnome 2.
Pada kesempatan yang sama, tim pengembang Linux Mint memperkenalkan MDM (Mint Display Manager), sebuah Display Manager racikan sendiri menggunakan GDM 2.20 (GNOME Display Manager) sebagai bahan baku. Menurut pengembangnya, MDM jauh lebih fungsional ketimbang versi asalnya. Ia menawarkan perangkat konfigurasi, dan bisa diselaraskan dengan tema selera pengguna, disamping memungkinkan mengatur login secara otomatis berdasarkan tenggang waktu. MDM juga mendukung skrip yang diinisialisasi berdasarkan event. Mendukung fitur tersebut, disesediakan dua tema baru Mint-X dan Mint-Z yang menurut pengembangnya lebih serasi mendukung Gnome 3.
Cinnamon adalah fork dari GNOME Shell yang awalnya dikembangkan oleh tim pengembang Linux Mint dalam upaya untuk menyediakan lingkungan kerja yang lebih tradisional berbasis desktop metaphor seperti pada GNOME 2. Cinnamon memanfaatkan Muffin, yaitu sebuah fork dari window manager Mutter untuk GNOME 3 yang diimplementasikan mulai versi Cinnamon 1.2 dan sesudahnya.
MATE adalah lingkungan desktop yang diturunkan (forked) dari /dan menggunakan code base dari GNOME 2. Namanya diambil dari kata yerba mate, sebuah nama species yang yang tumbuh di Amerika Selatan digunakan sebagai bahan untuk minuman bernama mate. MATE pada prinsipnya meneruskan pengembangan Gnome 2 dan penggantian nama diperlukan agar tidak konflik dengan komponen Gnome 3.
Tampilkan postingan dengan label Linux Mint. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux Mint. Tampilkan semua postingan
Kamis, 24 Mei 2012
Jumat, 16 Maret 2012
Rilis Distro Maret 2012 Bagian-1
Rilis-rilis distribusi untuk bulan Maret 2012 diawali dengan peluncuran FreeNAS 8.0.4 (2012-03-01), disusul oleh Plop Linux 4.2.0 (2012-03-02), BackTrack 5 R2 (2012-03-02), Linux From Scratch 7.1 (012-03-03), Linux Deepin 11.12.1 (2012-03-03), Oracle Linux 5.8 (2012-03-03), IPFire 2.11 Core 57 (2012-03-07), CentOS 5.8 (2012-03-08), Linux Mint 12 LXDE (2012-03-09), Skolelinux 6.0.4 (2012-03-12), Calculate Linux 11.15 (2012-03-14), Salix OS 13.37 "Live KDE" (2012-03-14), dan Vinux 3.0.2 (2012-03-15).2012-03-01: FreeNAS 8.0.4
Pengembang Josh Paetzel mengumumkan rilis dari FreeNAS 8.0.4 ditargetkan untuk mendukung layanan Network-Attached Storage (NAS)
bebas. Rilis FreeNAS 8.0.4 dibangun menggunakan FreeBSD sebagai basis
dengan software yang telah diperbaharui. Pembaruan sejak rilis versi
8.0.3 antara lain adalah: update ataidle dari versi 2.6 ke 2.72
berdasarkan rekomendasi bagian pemeliharaan untuk meluruskan masalah interoperability di versi 2.6 dengan chipsets
tertentu. Perbaikan juga dilakukan pada inadyn port sehingga kini bisa
jalan di i386. Perbaikan lain adalah pada regresi untuk pengguna DHCP
dimana /etc/resolv.conf telah di nol-kan ketika server DNS tidak
tercatat di GUI. AIO kini dimatikan secara default dan diganti dengan
ukuran default untuk AIO read / write sebesar 4 kB. Ditambahkan di logic
untuk start lockd dan mountd ketika NFS sedang enabled sehingga FreeNAS
tidak perlu lagi dipaksa start secara manual maupun di boot ulang untuk menjalankan sebuah layanan. Baca keterangan lebih lanjut di catatan rilis untuk mengetahui perubahan yang lebih rinci.2012-03-02: Plop Linux 4.2.0
Rilis
dari Plop Linux 4.2.0, sebuah distro utiliti live CD / DVD dengan
tampilan desktop Fluxbox dan GNOME 3 yang didisain sebagai pernyelamat (rescue) data pada sistem yang rusak / crash, atau sebagai alat untuk backup dan restore
menunjang sistem operasi, disamping juga digunakan untuk
mengotomatisasikan proses. Elmar Hanlhofer yang mengumumkan rilis Plop
Linux 4.2.0 ini menyebutkan daftar perubahan dan pembaruan dari banyak
software yang disertakan, seperti dukungan pada software untuk
penyandang tuna netra (brltty, Orca) termasuk versi GNOME 3.3.91 yang
telah di pre-konfigurasi. Rilis baru untuk developer
menyertakan X.Org secara terpisah dan arsip untuk GNOME, disamping
dokumentasi yang telah ditata dan di-update secara keseluruhan mulai
dari awal. Juga tersedia contoh-contoh edisi live untuk server NAS,
sever media, dan server printer. Contoh edisi Plop Linux Developer
sebagai edisi dasar dengan program-program yang telah dikompail, dan
perbaikan pada boot scripts. Opsi baru untuk boot dari jaringan termasuk
TFTP, FTP, HTTP ISO boot ISO. Baca selanjutnya daftar perubahan untuk informasi lebih detil.2012-03-02: BackTrack 5 R2
Revisi kedua dari seri BackTrack 5, sebuah distribusi berbasis Ubuntu yang sarat dengan koleksi perkakas (collection of tools) untuk "penetration testing" dan "ethical hacking",
telah dirilis awal Maret 2012. Setelah dikembangkan selama beberapa
bulan dan melibas semua kutu yang diketahui, termasuk peningkatan dan
terutama menambahkan 42 perkakas baru, pengembangnya dengan gembira
menyediakan rilis penuh dari versi BackTrack 5 R2 untuk dimanfaatkan
publik. Versi ini mengemas versi khusus (custom-built) dari kernel Linux 3.2.6 yang menjanjikan dukungan nirkabel terbaik (the best wireless support)
dari semua yang pernah ditawarkan untuk BackTrack. Dengan demikian
pengembangnya dapat mengklaim bahwa BackTrack kali ini merupakan rilis
terbaik dan tercepat sepanjang keberadaannya. Semua klaim tersebut dapat
dibaca di pengumuman
tentang rilis ini. Seperti pada rilis-rilis sebelumnya, BackTrack 5 R2
juga diterbitkan dengan media yang mendukung arsitektur 32 dan 64 bit,
masing-masing dengan tampilan GNOME dan KDE.012-03-03: Linux From Scratch 7.1
Proyek
Linux From Scratch (LFS) telah mempublikasikan versi 7.1 manual untuk
mengembangkan distribusi Linux dari Nol. Rilis baru ini juga berisi
serangkaian instruksi langkah demi langkah untuk digunakan sebagai
panduan membuat distribusi Linux dari awal yang semuanya ditulis sebagai
dokumen setebal 345 halaman. Buku ini menjelaskan penggunaan komponen
yang lebih baru dibanding material yang digunakan untuk buku versi
sebelumnya. Sebagai contoh, misalnya kini digunakan versi kernel Linux
3.2.6 dan GNU Compiler Collection (GCC) versi 4.6.2. Update ini
menawarkan perbaikan termasuk pada bootscript dan koreksi pada text dan
update untuk 20 paket software lainnya.Linux from Scratch utamanya ditargetkan untuk para pengembang, atau mereka yang mendambakan sebuah distribusi yang pas dengan keinginannya, seperti halnya pada sistim embedded. Namun ia juga sangat digandrungi oleh mereka yang ingin belajar dan mengetahui seluk beluk sebuah sistem operasi Linux dari Nol. Disamping buku panduan, proyek ini juga menyediakan bahan baku yang diperlukan untuk merealisasikannya.
Buku panduan Linux from Scratch dapat dibaca langsung atau diunduh dalam format berkas PDF. Buku ini dirilis dibawah lisensi Creative Commons (Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0), sementara kode yang tertera dalam panduan tersebut dibebaskan dengan lisensi MIT.
2012-03-03: Linux Deepin 11.12.1
Linux Deepin adalah salah satu proyek paling aktif yang dikembangkan di China merilis versi Linux Deepin 11.12.1 sebagai upgrade dari rilis New Year lalu. Deepin GNOME Shell kini mendukung efek 3D dan pilihan output device untuk fitur sound. Deepin Software Center telah ditingkatkan ke versi 2.1.2 dengan menitikberatkan peningkatan pada "user experience"
secara signifikan, disamping telah meluruskan banyak kekliruan, bahkan
menambahkan dukungan untuk bahasa Hebrew. Fitur baru Deepin-Scrot 2.0
sekarang memungkinkan pengolahan gambar yang belum sempurna, seperti
text input pada pengambilan tangkapan layar (screenshots). Dokumentasi juga ditingkatkan dengan penambahan FAQs dalam bahasa Inggris dan panduan video.
Perubahan lainnya termasuk penyertaan kernel Linux 3.0.0-16, Firefox
10.0.2, Thunderbird 10.0.2, dan LibreOffice 3.4. Disamping edisi Chinese, juga tersedia media yang mendukung bahasa Inggris.2012-03-03: Oracle Linux 5.8
Rilis
Oracle Linux 5.8 yang diumumkan perusahan Oracle adalah update untuk
seri 5.x dari distribusi yang diturunkan menggunakan kode sumber asal
Red Hat Enterprise Linux 5.8. Oracle Linux Release 5 Update 8 yang
diterbitkan tersedia baik untuk arsitektur x86 (32-bit) maupun x86_64
(64-bit). Oracle Linux 5.8 menyediakan tiga jenis kernel, yaitu
Unbreakable Enterprise Kernel (kernel-uek-2.6.32), kernel yang
kompatibel dengan Red Hat (kernel-2.6.18) dan kernel yang kompatibel
dengan Red Hat namun telah mendapatkan perbaikan oleh Oracle
(kernel-2.6.18). Update dan perubahan yang telah dilakukan Oracle
termasuk: perbaikan pada _put_nfs_open_context() NULL pointer panic.
perbaikan SCSI hotplug dan rescan race, perbaikan pada filp_close()
race, perbaikan pada aio_complete() yang hilang di end_io dan sejumlah
perbaikan-perbaikan lainnya. Informasi selengkapnya dapat dibaca di pengumuman rilis dan catatan rilis.2012-03-07: IPFire 2.11 Core 57
Pengembang
Arne Fitzenreiter untuk distro khusus untuk aplikasi keamanan jaringan
IPFire mengumumkan rilis dari versi IPFire 2.11 Core 57. Rilis ini
merupakan update minor sekuriti dan perbaikan kekliruan dari versi
sebelumnya. Perbaikan terutama untuk sejumlah komponen termasuk untuk
menangkal kemungkinan serangan DDoS
, peningkatan keamanan PHP ke versi 5.3.10, peningkatan keamanan Apache
ke versi 2.2.22, Squid di-update ke versi 3.1.19. Perubahan-perubahan
lainnya yang telah dilakukan pengembangnya, selengkapnya dapat dibaca di
pengumuman rilis.2012-03-08: CentOS 5.8
Johnny
Hughes mengumumkan rilis untuk CentOS 5.8, sebuah distribusi skala
perusahan merupakan klon dari Red Hat Enterprise Linux 5.8 yang tersedia
baik untuk arsitektur Intel/AMD 32-bit maupun 64-bit. CentOS 5.8 dan
merupakan update ke delapan untuk seri CentOS 5 yang mengandung banyak
perbaikan, disamping mengemas sejumlah fitur dengan fungsionalitas baru.Tamu virtual dibawah sistem virtualisasi KVM sekarang bisa memanfaatkan CPU sampai dengan 256 Core, dimana sebelumnya hanya terbatas sampai dengan 128 Core. Spice-Client juga telah mendukung Red Hat Enterprise Virtualization 3.0 yang belum lama diperkenalkan, sama halnya seperti pada sistem Red Hat Enterprise Linux 6.2. Dukungan untuk Timer-Hardware di virtualisasi juga ditingkatkan, dan di lingkungan Xen dengan memperbaiki masalah login.
Dukungan juga diberikan untuk kartu PCI-e 3.0, termasuk dukungan untuk "Power Management Quality Of Service". Konfigurasi untuk kartu "IP over Infiniband" (IPoIB) sekarang dilakukan langsung di System-Installer sambil mengaktualisasi drivers. Perbaikan juga dilakukan pada OpenSCAP (Open Security Content Automation Protocol), termasuk dukungan untuk SCAP 1.1 (Security Content Automation Protocol). Selebihnya, baca siaran pers dan catatan rilis untuk informasi yang lebih rinci.
2012-03-09: Linux Mint 12 LXDE
Tim
pengembang Linux Mint mengumumkan rilis versi LXDE dari jajaran Linux
Mint 12 dengan code-named “Lisa” yang telah tersedia sejak bulan
November 2011. LXDE merupakan lingkungan desktop ringan yang didesain
untuk komputer dengan perangkat keras spesifikasi rendah seperti halnya
pada netbook, komputer usang dan perangkat mobile.Linux Mint 12 LXDE dikembangkan dari Ubuntu 11.10 menghadirkan versi LXDE 0.5.0 berikut versi kernel Linux 3.0. Paket yang diupdate termasuk Firefox dan Thunderbird 7.0.1, versi 2.33 klien BitTorrent Transmission, VLC Media Player 1.1.12, AbiWord 2.8.6 dan klien IM Pidgin versi 2.10.0. Seperti halnya pada versi utamanya, Linux Mint 12 LXDE ini menggunakan mesin pencari DuckDuckGo.
Untuk kali pertama rilis LXDE ini dibangun dalam bentuk image ISO hibrida yang mendukung pembuatan versi Flash Disk USB dengan mudah, hanya menggunakan perintah dd saja, tanpa perlu menggunakan tool khusus seperti pada ISO biasa sebelumnya. Informasi lebih rinci tentang rilis ini dapat dibaca di Situs Community Linux Mint atau di catatan rilis: "what's new".
2012-03-12: Skolelinux 6.0.4
Petter
Reinholdtsen mengumumkan rilis Skolelinux 6.0.4, sebuah distribusi
khusus untuk pendidikan yang juga dikenal sebagai "Debian Edu". Media
yang diluncurkan tim pengembang "Debian Edu" adalah Debian Edu 'Squeeze'
6.0.4+r0. Debian Edu (aka 'Skolelinux') merupakan Debian Pure Blend
yang khusus ditargetkan untuk dimanfaatkan di sekolahan dan institusi
pendidikan dan mamapu menyediakan lingkungan jaringan sekolah "out of the box" yang lengkap.Semua ini mencakup instalasi PXE, PXE boot untuk komputer-komputer diskless (tanpa harddisk), dan setup untuk server sekolah, untuk workstation stasioner, dan untuk workstation yang dapat disambungkan dengan jaringan sekolah. Beberapa aplikasi pendidikan seperti Celestia, Dr Geo, GCompris, GeoGebra, Kalzium, KGeography dan Solfege, telah termasuk dalam setup desktop default. Selain nyaris segalanya disediakan bersama pembaruan keempat Debian 'Squeeze' (6.0.4), rilis terbaru dari Debian Edu ini juga memperkenalkan beberapa perbaikan menarik. Baca pengumuman rilis guna mengetahui perbaikan yang lebih rinci. Media DVD yang diterbitkan adalah untuk arsitektur ganda (dual arch) dan telah mengandung software baik untuk 32 maupun 64 bit.
2012-03-14: Calculate Linux 11.15
Pengembang
Calculate Linux, Alexander Tratsevskiy merilis versi Calculate Linux
11.15, sebuah distribusi Linux berbasis Gentoo Linux untuk desktops
(menggunakan KDE, GNOME 3 atau Xfce) dan servers. Calculate Linux 11.15
kompatibel penuh dengan Gentoo, namun mengemas installer buatan
pengembang Calculate Linux, mengkonfigurasi sistem memnggunakan utiliti
dari Calculate dan menyediakan solusi client-server yang heterogen yang
memungkinkan penerapan cepat di lingkungan perusahan. Perubahan utama
pada Calculate Linux 11.15 adalah migrasi dari GNOME 3 ke GNOME Shell,
sementara antarmuka desktop masih dengan tampilan yang sama. Baca
selebihnya di pengumuman rilis yang memuat memuat beberapa tangkapan
layar dari desktop GNOME yang telah dikustomisasi.2012-03-14: Salix OS 13.37 "Live KDE"
Tim
Salix Live mengumumkan rilis Salix OS 13.37 "Live KDE", sebuah
distribusi live DVD berbasis Slackware Linux. Menyusul rilis Salix Live
Xfce 13.37, rilis ini juga tersedia untuk kedua arsitektur baik 32-bit
maupun 64-bit. Seperti versi Live yang lainnya, rilis ini juga dibangun
menggunakan teknologi SaLT (Salix Live Technology), yaitu sebuah sistem
baru "Live tools" untuk distribusi berbasis Slackware yang dikembangkan
tim Salix untuk membangun live CD lebih dinamis dengan modifikasi
minimal dari sistem utama. SaLT diklaim lebih powerful dibandingkan
tools yang telah digunakan sebelumnya dan memungkinkan membangun cetakan
CD 64-bit untuk melengkapi koleksi Salix live images. Software yang
disertakan pada rilis ini tidak berbeda dengan rilis edisi standard
Salix KDE 13.37. Baca pengumuman rilis untuk keterangan lebih rinci.2012-03-15: Vinux 3.0.2
Mobeen Iqbal mengumumkan rilis dari versi Vinux 3.0.2 dan merupakan versi
terbaru dari seri 3.0 proyek pengembangan distribusi berbasis Ubuntu
yang dirancang khusus untuk pengguna tunanetra. Rilis Vinux 3.0.2
menggunakan Ubuntu 10.04.4 LTS sebagai basis. Perubahan sejak versi
sebelumnya termasuk penyertaan Linux kernel 2.6.32.39; Orca XDesktop
3.1.19; Firefox 10.0.2; Thunderbird 10.0.2; perubahan kecil paket pada
konfigurasi konsol branding GRUB khas Vinux; Vinux tips di konsol log
in; kustomisasi Orca dan script man text; scripts yang memudahkan
instalasi juga telah dioptimalkan; ditambahkan extra skema untuk system
sound; script untuk USB install tidak dilupakan dan telah disertakan di
rilis ini; Luke's speak-up DKMS package juga disertakan, agar anda tidak
lagi perlu untuk menjalankan 'restorespeech' setelah menginstal sebuah
kernel baru; CFH, OpenSSH dan CPU frequency daemon sekarang dipasang
secara default; Remastersys tidak lagi menghapus SSH keys; dan YASR
tidak lagi disertakan. Kunjungi halaman berita proyek Vinux yang memuat pengumuman rilis dengan keterangan yang lebih rinci.Rilis Distro Februari 2012 [2]
Rilis
di bagian kedua bulan Februari 2012 adalah: Untangle Gateway 9.2
(2012-02-16), Ubuntu 10.04.4 (2012-02-16), Scientific Linux 6.2
(Installation & Live) (2012-02-17), Tiny Core Linux 4.3
(2012-02-18), PCLinuxOS 2012-02 "Phoenix Xfce" (2012-02-20), Parted
Magic 2012_2_19 (2012-02-21), Red Hat Enterprise Linux 5.8 (2012-02-21),
SystemRescueCd 2.5.0 (2012-02-22), ConnochaetOS 0.9.1 (2012-02-22),
DragonFly BSD 3.0.1 (2012-02-22), Dream Studio 11.10 (2012-02-24),
Ultimate Edition 3.0.1 (2012-02-25), wattOS R5 (2012-02-27), Network
Security Toolkit (NST) 2.16.0 (2012-02-28), IGOS Nusantara LiveCD 7.1
(2012-02-29), SUSE Linux Enterprise 11 SP2 (2012-02-29), MINIX 3.2.0
(2012-02-29).
Rabu, 15 Februari 2012
Rilis Distro Pebruari 2012 Bagian-1
Rilis bagian pertama bulan Februari 2012 diawali dengan pelucuran
DEFT Linux 7 (2012-02-01), yang disusul SalineOS 1.6 (2012-02-01),
kemudian IPFire 2.11 Core 56 (2012-02-02), Tails 0.10.1 (2012-02-02),
PCLinuxOS 2012.2 (2012-02-03), Linux Mint 12 "KDE" (2012-02-03), Salix
OS 13.37 "Live Xfce" (2012-02-03), KahelOS 020212 (2012-02-04),
Netrunner 4.1 (2012-02-05), Sabayon Linux 8 (2012-02-07), Webconverger
11.2 (2012-02-08), ReactOS 0.3.14 (2012-02-08), Superb Mini Server 1.6.4
(SMS) (2012-02-08), CrunchBang Linux 10 R20120207 (2012-02-09), AV
Linux 5.0.3 (2012-02-10), Thinstation 5.0 (2012-02-10), NetBSD 5.1.2
(2012-02-11), Parsix GNU/Linux 3.7r2 (2012-02-11), Chakra GNU/Linux
2012.02 (2012-02-12), Frugalware Linux 1.6 (2012-02-13), Finnix 104
(2012-02-14), IPCop 2.0.3 (2012-02-14),2012-02-01: DEFT Linux 7
Rilis
DEFT Linux 7 yang diumumkan Stefano Fratepietro, sebuah distribusi live
DVD berbasis Ubuntu mengemas aplikasi untuk testing penetrasi sistem
dan jaringan, seperti juga untuk analisis forensik. DEFT kali ini
menyertakan DART (Digital Advanced Response Toolkit), sebuah antarmuka
grafis yang menangani eksekusi respon insiden. Fitur utama pada rilis
kali ini adalah: berbasis Lubuntu 11.10 dan bisa diinstall, menyertakan
kernel 3.0, mendukung USB 3, Libewf 20100226, Afflib 3.6.14, TSK 3.2.3,
Autopsy 2.24, Digital Forensic Framework 1.2, dan PTK Forensic 1.0.5
edisi DEFT. Rincian mengenai rilis ini dapat dibaca di siaran pers termasuk daftar lengkap utiliti yang disertakan.012-02-01: SalineOS 1.6
Pengembang
Anthony Nordquist mengumumkan rilis SalineOS 1.6, sebuah distribusi
Live DVD berbasis Debian yang memanfaatkan desktop XFCE. Rilis ini
menggunakan Debian GNU/Linux 6.0.4 sebagai basis pengembangan,
menyertakan aksi dan skrip tambahan Thunar untuk meningkatkan
fungsionalitas manajer file Thunar. Fitur ini termasuk kemamapuan
membuka sebuah direktori sebagai root, membuka root terminal di folder
tertentu, memberikan hak eksekusi terhadap sebuah file, menjalankan
MD5SUM, mengkonversi format image seperti NGG dan MDF menjadi image ISO
standard, utility disk usage yang sederhana, mount / unmount ISO,
mengkonversi ODT, ekspor ke PDF, mencari file atau folder menggunakan
Catfish, memutar mengubah ukuran dan mengkonversi file gambar, menulis
file ISO atau IMG ke USB drive dan mengedit sebuah file teks sebagai
root. Pada rilis sebelumnya semua perintah tersebut bisa dilakukan di
terminal sebagai root. Silakan membaca informasi lebih rinci mengenai
rilis ini di siaran pers rilis ini.2012-02-02: IPFire 2.11 Core 56
Pengembang
utama IPFire Michael Tremer telah merilis IPFire 2.11 Core 56, yaitu
sebuah rilis stabil dari distribusi Linux khusus Firewall. Fitur baru
terpenting di rilis ini adalah image pre-install yang dapat memperbesar
partisi saat boot pertama. Andaikan Anda menggunakan SD Card 8GB, anda
dapat melakukan instalasi image sebesar 2GB dan memanfaatkan seluruh
spasi yang ada di SD card tersebut. Sebagai catatan kini dibutuhkan
flash media dari minimal sebesar 1 GB menjadi 2 GB karena partisi "/"
terlalu kecil untuk melakukan instalasi add-ons yang lebih besar. Update
OpenSSL ke versi 0.9.8t memperbaiki celah keamanan yang bisa
dieksploitasi untuk melakukan serangan denial of service (DoS). Baca pengumuman rilis dan dapatkan daftar lengkap perbaikan yang dilakukan di rilis ini.2012-02-02: Tails 0.10.1
Tails
0.10.1, merupakan versi update distribusi Live CD berbasis Debian yang
didesain untuk memungkinkan berselancar di internet secara anonim. The
Amnesic Incognito Live System (Tails) versi 0.10.1 membawa perubakan
rilis terutama perbaikan atas kekliruan serius dan masalah keamanan.
Para pengguna dipersilakan untuk melakukan upgrade secepatnya. Perubahan
utama yang bisa dilihat pengguna, diantaranya adalah membuat Startpage
sebagai mesin pencari default karena Scroogle kurang dapat diandalkan
pada saat ini. Peningkatan WhisperBack ke versi 1.5.1; update MAT ke
versi 0.2.2 sekaligus memperbaiki bug kritis di GUI; Upgrade kernel ke
versi Linux 3.2.1; Sinkronisasi waktu, memperbaiki sebagian besar bug
time-sync yang dihadapi beberapa pengguna; membuat htpdate lebih tangguh
dengan menambahkan tiga server pools dan mengizikan beberapa rasio
kekliruan. Baca pengumuman rilis guna mengetahui perubahan-perubahan lebih rinci.2012-02-03: PCLinuxOS 2012.2
Bill
Reynolds mengumumkan rilis PCLinuxOS 2012.02 sebagai perbaikan terkini
dari proyek pengembangan distro ini. Rilis ini tidak menyediakan fitur
baru dan masih menggunakan versi kernel Linux 2.6.38.8 dan desktop KDE
4.6.5. Penerbitan cetakan CD ini merupakan perbaikan berkala kuartalan
berupa LiveCD 32-bit yang juga dapat dipasang di komputer 64-bit.
Fitur-fitur di rilis ini termasuk: Kernel Linux 2.6.38.8bfs untuk
kinerja desktop maksimal, desktop KDE 4.6.5 yang lengkap, dukungan
driver NVIDIA dan ATI fglrx, dukungan pemutar multimedia untuk banyak
format popular, dukungan wireless untuk banyak devais jaringan, dukungan
printer untuk banyak printer lokal dan printer jaringan. Addlocale
memungkinkan CLinuxOS untuk diterjemahkan ke 60 bahasa dunia. Rincian
lebih lanjut dapat dibaca di pengumuman rilis.2012-02-03: Linux Mint 12 "KDE"
Pimpro
Clement Lefebvre mengumumkan rilis dari Linux Mint 12 edisi “KDE” yang
hadir dengan software terbaru dan membawa perbaikan dan fitur-fitur agar
desktop lebih nyaman digunakan. Edisi ini hadir dengan KDE versi
terbaru 4.7.4. Penerbitan ini merupakan rilis pertama untuk Linux Mint
menggunakan image ISO hibrida. Untuk melakukan instalasi Linux Mint via
USB biasanya dibutuhkan tool seperti ‘Startup Disk Creator’ atau
‘Unetbootin’. Menggunakan image hibrida cukup menggunakan perintah dd
atau antarmuka grafis untuk membuat flash disk boottable yang jalan
seperti sebuah live DVD. Informasi lebih lanjut berikut data tentang
sistem yang dibutuhkan dirinci di pengumuman rilis dan halaman what’s new.2012-02-03: Salix OS 13.37 "Live Xfce"
Pimpinan
proyek Cyrille Pontvieux mengumumkan rilis Salix OS 13.37 edisi “Live
Xfce”. Salix OS adalah distribusi Linux berbasis Slackware yang kali ini
menggunakan Xfce versi terbaru sebagai desktop. Rilis ini tersedia baik
untuk arsitektur 32-bit maupun 64-bit dan dicanangkan akan menjadi
basis untuk pengembangan edisi-edisi lain Salix Live, baik dengan
desktop KDE, LXDE maupun Fluxbox. Edisi ini telah dikembangkan dengan
sistem baru SaLT (Salix Live Technology) sebagai live tool bagi
distribusi berbasis Slackware yang dikembangkan oleh tim Salix untuk
membangun live CD lebih dinamis hanya dengan modifikasi kecil dari
sistem host. Versi live ini menyertakan aplikasi dan paket yang sama
dengan Salix OS Xfce 13.37 regular. Informasi lebih drinci tentang rilis
ini dapat dibaca di siaran pers.2012-02-04: KahelOS 020212
Meric
Mara mengumumkan rilis KahelOS 020212, sebuah desktop Linux berupa Live
DVD yang dikembangkan dari Arch Linux dan memasang GNOME 3 sebagai
desktop. Installer pada rilis ini diklaim lebih baik dari pada versi
sebelumnya dan melayani kebutuhan pengguna mahir yang menginginkan
kebebasan pada langkah pertama saat melakukan instalasi. Mereka dapat
membuat partisi secara manual, mengubah ukuran (resize), memperbesar
atau memperkecil partisi sistem berkas Linux maupun NTFS. Secara grafis,
installer baru ini tetap ramah pengguna dengan antarmuka grafis plus
opsi otomatis membuat dual boot dengan Windows untuk mereka yang
mendambakan dua sistem operasi dalam satu komputer.Aplikasi yang diperbaharui pada rilis ini termasuk Bluefish yang diupdate ke versi 2.2.1, Dia ke versi 0.97.2, Evolution ke versi 3.2.3, Filezilla ke versi 3.5.3. Rician lebih lanjut mengenai rilis ini dapat dibaca di pengumuman rilis yang memuat changelog.
2012-02-05: Netrunner 4.1
Pengembang
Netrunner Clemens Toennies mengumumkan rilis Netrunner 4.1, yaitu
update terbaru dari proyek Linux desktop berbasis Kubuntu yang
menampilkan KDE 4.7.4 sebagai desktop. Rilis kali ini juga tersedia
dalam varian 64-bit. Cetakan ISO kali ini telah diubah menjadi image
hibrida, disertakan Kernel Linux 3.0, KDE 4.7.4, Muon 1.2.95, modul
kde-gtk-config untuk konfigurasi GTK+ 2/3 untuk KDE, dan beberapa
perbaikan atas kekliruan seperti halnya pada system freeze ketika
melakukan pembaruan. Berhubung pada versi 4.0 sebelumnya memiliki
masalah berkaitan dengan update paket otomatis, maka pengembang
menyarankan pengguna versi 4.0 agar melakukan update secara manual.
Keterangan singkat dapat dibaca di pengumuman rilis versi ini.2012-02-07: Sabayon Linux 8
Distribusi
berbasis Gentoo Linux: Sabayon versi 8 telah rilis diumumkankan oleh
pengembangnya Fabio Erculiani. Rilis baru ini menggunakan Kernel Linux
3.2, GCC 4.6 dan mendukung sistem berkas Btrfs. Media Sabayon 8 tersedia
masing-masing dengan lingkungan-lingkungan desktop Gnome 3.2.2, KDE
4.7.4 (Versi 4.8.0 disedia di lumbung Testing-Repository) dan Xfce 4.6.
Di lumbung yang sama juga tersedia desktop alternatif seperti Cinnamon
dan Razor Qt untuk dimanfaatkan. Diantara aplikasi yang disediakan,
termasuk Libre Office 3.4.4, Java 7 dan XBMC 10.1. Seluruh paket
software untuk Sabayon yang telah tersedia baik untuk arsitektur i686
maupun x86_64 kini telah mencapai 12.000 paket. Informasi lebih rinci
dapat dibaca di pengumuman rilis versi ini.2012-02-08: Webconverger 11.2
Kai
Hendry mengumumkan rilis Webconverger 11.2, distribusi Linux LiveCD
berbasis Debian yang hanya menyertakan sebuah peramban web dan didesain
untuk digunakan di Warung Internet. Rilis ini menyertakan Firefox 10,
Kernel Linux 3.2 dengan TCP proportional rate reduction, penghapusan tab
group yang membingungkan di Firefox sehingga lebih sederhana,
menghentikan mengunduh secara tidak sengaja untuk tipe mimetype yang
belum diketahui agar menghemat bandwidth. Bagi pengembang, build
diupgrade ke build a42 Debian Live dan kode sumber dipindahkan ke
Github. Jeda 10 detik untuk mencoba kembali ketika network belum siap,
lebih banyak firmware wireless non-free telah disertakan seperti yang
mendukung realtek, libertas, brcm80211 dan atheros agar anda bisa lebih
mudah membuat warnet nirkabel. Silakan membaca catatan rilis untuk informasi lebih rinci tentang rilis ini termasuk bagaimana melakukan upgrade dan rencana pengembangannya kedepan.2012-02-08 ReactOS 0.3.14
Proyek
ReactOS merilis versi 0.3.14 dari sistem operasi open source yang
kompatibel untuk menjalankan aplikasi Windows. Pembaruan kali ini
menyertakan perbaikan di stack jaringan TCP/IP yang diimplementasikan
sebagai bagian dari Google Summer of Code (GSoc) 2011. ReactOS sekarang
menggunakan pustaka jaringan lwIP dan sebuah driver yang dikembangkan
dari pustaka tersebut. Pengembang menyatakan bahwa perbaikan ini telah
mampu meningkatkan stabilitas dan performa secara signifikan.ReactOS dikembangkan dari nol untuk menyediakan sistem operasi yang kompatibel secara binari dengan arsitektur Windows NT, dengan desain sistem berpatokan pada Windows XP/2003. Proyek ini masih berada di tahap alpha sejak rilis pertamanya di tahun 1998 dan tidak direkomendasikan untuk penggunaan produksi.
ReactOS 0.3.14 dapat diunduh alansung dari sits web proyek, dimana sebuah panduan instalasi juga telah disediakan. Senagai sebuah proyek sumber terbuka, ReactOS dirilis menganut lisensi GPL dan menyertakan beberapa komponen yang berlisensi beda seperti Wine yang menerapkan lisensi LGPL.
2012-02-08: Superb Mini Server 1.6.4
Superb
Mini Server (SMS) 1.6.4, sebuah distribusi Linux berbasis Slackware
telah dirilis menyertakan kernel Linux 2.6.39.4. Rilis minor ini membawa
perbaikan keamanan untuk kernel 2.6.39. Kekliruan yang tadinya ada di
kernel 2.6.39 membuat sistem dapat dieksploitasi secara lokal dimana
pengguna bisa melakukan eskalasi privileg sebagai root dengan
memodifikasi proses di memori dan pada berbagai paket seperti OpenSSL,
Samba, Apache dan PHP. Rilis ini merupakan rilis yang terakhir
mengunakan GCC 4.5.3 karena SMS akan mengikuti Slackware “Current” yang
menyertakan GCC 4.6.2 dan kernel 3.2.x.Kernel 3.2.5 yang dibangun menggunakan GCC 4.5.3 tersedia di lumbung repositori kernel SMS untuk mereka yang ingin melakukan peningkatan lebih dini. Paket OpenJDK asal Eric Hameleer juga telah dimasertakan untuk menggantikan paket JDK dan JRE. SMS live CD sekarang menyediakan paswor default untuk login agar dapat membantu lebih mudah menghadirkan kernel Linux 3.2.5. Informasi lebih rinci dapat dibaca di pengumuman rilis berikut changelog.
2012-02-09: CrunchBang Linux 10 R20120207
Philip
Newborough memperbaharui rilis cetakan CD CrunchBang Linux 10 “Statler”
dan bukan merupakan rilis baru bagi pengguna edisi image R20111125
sebelumnya. CrachBang Linux merupakan distribusi Linux ringan berbasis
Debian yang menggunakan window manager Openbox. Atas saran komunitas
pengguna yang menyatakan keberatan penggunaan paket Backports sebagai
pilihan default, maka kali ini Crunchbang dibagi menjadi cetakan (image)
‘stable’ dan ‘backported’. Image stable dipaketkan dengan kernel stabil
debian (2.6.32) dan X.org 7.5. Sementara image ‘backported’ menyertakan
kernel Linux 3.2 dan X.Org 7.6 yang secara otomatis melacak paket baru
yang masuk ke repositori Backports milik debian. Kedua cetakan tersebut
menggunakan versi backport Iceweasel (10.0) dan Geany (0.20). GNOME
Display Manager (GDM) yang sebelumnya digantikan oleh SLiM kembali
sebagai default display manager. Silakan membaca posting di forum CrunchBang untuk mengetahui informasi lebih rinci tentang perubahan pada rilis ini.2012-02-10: AV Linux 5.0.3
Glen
MacArthur mengumumkan rilis distribusi AV Linux 5.0.3 yang berorientasi
multimedia menggunakan Debian GNU/Linux sebagai basis. Kernel khusus
yang disertakan memiliki latensi rendah demi kinerja audio yang lebih
baik. Rilis yang dijuluki “Tube” ini merupakan update cetakan ISO
terakhir dalam seri 5.0 dan untuk pertama kalinya disertau dengan
screencast di Youtube (tiga episode) yang menjelaskan apa saja yang baru
di AV Linux 5.0.3. Paket yang disertakan pada rilis ini diantaranya
adalah Kernel 3.0.16 asal Trulan Martin, Iceweasle 9.0.1, gThumb
menggantikan GPicview, dukungan yang lebih baik untuk OOTB M-Audio Fast
Track Pro 24-bit, PEQ-2 demo asal LinuxDSP, beberapa skrip dan update
penting untuk nyaris semua editor video yang disertakan. Kernel Linux
3.0.16 ini menyertakan perbaikan USB duplex, dukungan kinerja CPU
default saat komputer menggunakan aliran listrik AC (PLN) dan on-demand
untuk laptop yang menggunakan baterai. Silakan membaca informasi lebih
rinci mengenai rilis ini di siaran pers yang berisi changelog lengkap.2012-02-10: Thinstation 5.0
Mike
Eriksen mengumumkan rilis Thinstation 5.0 sebagai penerus versi
Thinstation 2.2.2 merupakan sistem operasi open source untuk thin client
berbasis CRUX. ThinStation 5.0 yang dikembangkan selama satu tahun
menggunakan CRUX 2.7 sebagai basis namun dengan front-end pengguna yang
kurang lebih sama seperti sebelumnya yaitu masih menggunakan build.conf
dan thinstation.conf. Prasyarat baru untuk build sederhana membutuhkan
RAM 64 MB dan prosesor kelas i686. Bagi para pengembang paket kini lebih
didukung karena penambahan paket atau modifikasi paket yang sudah ada
juga menjadi lebih mudah karena basis kode CRUX yang sudah
distandardisasi. Informasi lebih rinci dapat dibaca di pengumuman rilis atau langsung di situs web proyek ThinStation.2012-02-11: NetBSD 5.1.2
Soren
Jacobsen mengumumkan rilis NetBSD 5.1.2 sebagai pembaruan untuk update
keamanan dan kritis dari cabang rilis NetBSD 5.1. Rilis ini menunjukkan
bagian terpilih untuk perbaikan-perbaikan yang dianggap kritis karena
alasan keamanan dan stabilitas. Semua perbaikan kritis/sekuriti
(misalnya 5.0.1, 5.0.2 dst-nya) adalah kumulatif, sehingga update
terakhir mengandung semua perbaikan dari versi-versi minor sebelumnya.
Perbaikan ini juga akan muncul di versi selanjunya bersama perbaikan
non-kritikal dan perbaikan fitur. NetBSD 5.1.2 didedikasikan untuk
Yoshihiro Masuda yang meninggal dunia pada bulan Mei 2011. Silakan
membaca pengumuman rilis dan catatan rilis untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci mengenai rilis ini.2012-02-11: Parsix GNU/Linux 3.7r2
Alan
Baghumian mengumumkan rilis revisi kedua dari Parsix GNU/Linux 3.7,
sebuah distribusu desktop dan live DVD berbasis Debian caban stabil.
Rilis perbaikan kedua ini barangkali merupakan rilis terakhir untuk
generasi Parsix GNU/Linux 3.7 dangan nama kode 'Raul'. Versi ini datang
memperbaiki sejumlah paket aplikasi termasuk GNU Iceweasel 10.0 dan juga
menggabungkan semua perbaikan sejak 10 Februari 2012. Pengembangan
generasi Parsix GNU/Linux berikutnya kini sedang dipersiapkan yang akan
menyertakan seri GNOME 3.x dan ekstensi GNOME Shell. Silakan melihat pengumuman rilis dan catatan rilis untuk keterangan lebih lanjut.2012-02-12: Chakra GNU/Linux 2012.02
Anke
Boersma mengumumkan rilis versi Chakra GNU/Linux 2010.02 dengan nama
kode 'Archimedes'. Rilis ini merupakan salah satu distro yang pertama
menggunakan desktop KDE 4.8 terbaru disamping menyertakan kernel Linux
3.2.2, sekaligus memperkenalkan theme baru Ronak. Paket dasar yang
disertakan termasuk Qt, boost, Subversion, Phonon packages, dan libxcb
stack. Chakra beralih menggunakan GRUB 2 agar lebih kompatibel dengan
sistem operasi lainnya. Disamping DVD, Chakra menerbitkan edisi CD. Pada
edisi CD pengguna hanya mendapatkan desktop KDE minimal berikut sebuah
text editor, file manager, web browser dan a simple media player.
Sementara untuk edisi DVD disertakan semua paket bahasa, alplikasi
standard KDE yang lengkap, LibreOffice 3.4.5, Amarok, dan lainnya.
Keterangan lebih rinci ditulis di pengumuman rils.2012-02-13: Frugalware Linux 1.6
James
Buren telah mengumumkan rilis dari Frugalware Linux 1.6, merupaka rilis
ke enam belas sebuah distribusi umum, baik untuk desktop maupun server.
Tidak ada penambahan fitur sejak versi 1.6rc2, namum sekitar 93
perbaikan telah dilakukan untuk meluruskan kekliruan minor. Diantara
perubahan terpenting sejak versi 1.5 adalah: Linux kernel 3.1.10, X.Org
Server 1.11.2, GNOME 3.2, KDE 4.7, LibreOffice 3.4.5, dan Mozilla
Firefox 10.0. Cetakan ISO i686 dan x86_64 ISO kini hybrida tanpa perlu
lagi menyediakan cetakan khusus untuk USB. Software CPUpower dapat
digunakan untuk mengkonfigurasi dan menelola CPU power. Dukungan
UEFI/EFI untuk i686 dicabut. UUIDs kini digunakan oleh installer ketika
membuat /etc/fstab pada instalasi baru. Baca selebihnya di pengumuman rilis yang memuat daftar fitur selengkapnya dan panduan untuk upgrade.2012-02-14: Finnix 104
Ryan
Finnie mengumumkan rilis dari Finnix 104, sebuah distribusi kecil a
small, mandiri, distribusi bootable untuk administrator sistem, berbasis
cabang testing dari Debian GNU/Linux. Finnix 104 adalah rilis
pemeliharaan dan roll-up, termasuk memperbaharui software asal Debian,
kernel Linux 3.2, beberapa update fungsionalitas dan banyak meluruskan
kekliruan (bug fixes). Fitur baru terpenting adalah kernel Linux 3.2.
Baca pengumuman dan catatan rilis untuk informasi yang lebih rinci.2012-02-15: IPCop 2.0.3
IPCop
2.0.3 yang baru dirilis, dapat diinstalasi menggunakan cetakan image
versi 2.0.3 atau digunakan untuk mengupdate dari versi 2.0.2. Diantara
banyak peningkatan pada software yang digunakan untuk IPCop, versi 2.0.3
menambahkan dukungan TLS untuk sendEmail, wget dan driver untuk
out-of-kernel e1000e dan igb network. Traffic accounting dengan detail
level High dimatikan menjadi Low. Perbaikan yang patut disebutkan
adalah: untuk GUI digunakan 8443 menggantikan 445; SSH menggunakan 8022
ketimbang of 222; akses ke IPCop dan ke Internet dari jaringan internal
(aka Green, Blue, Orange) adalah sangat berbeda. Baca online
administration manual dan pengumuman rilis singkat.
Minggu, 05 Februari 2012
Linux Mint 12 "Lisa" Edisi KDE Telah Rilis
Tim pengembang Linux Mint memperluas dukungannya untuk beragam desktop Linux dan merilis edisi KDE dari distribusi Linux Mint 12 "Lisa". Linux Mint 12 KDE berbasis keluarga Ubuntu 11.10 "Oneiric Ocelot" menanamkan versi KDE 4.7.4 SC dan kernel Linux 3.0. Sebagai mesin pencari standar digunakan Duck Duck Go.
Pada edisi KDE dihilangkan beberapa komponen dari versi GNOME seperti mintDesktop yang digunakan untuk mengkonfigurasi antar muka desktop. Linux Mint 12 KDE tersedia baik untuk 32 maupun 64-bit dalam firmat DVD.
Rangkuman fitur utama Linux Mint 12 KDE:
Pada edisi KDE dihilangkan beberapa komponen dari versi GNOME seperti mintDesktop yang digunakan untuk mengkonfigurasi antar muka desktop. Linux Mint 12 KDE tersedia baik untuk 32 maupun 64-bit dalam firmat DVD.
Rangkuman fitur utama Linux Mint 12 KDE:
- Linux kernel 3.0;
- Berbasis Kubuntu 11.10 Oneiric Ocelot;
- KDE Software Compilation 4.7.4;
- Distribusi berupa cetakan ISO Hybrid ISO;
- Black boot splash screen;
- Print to PDF;
- Apturl;
- Ctrl_Alt_Backspace;
- mintDesktop;
- Mint4Win;
- Ditiadakan Moonlight
- CPU dengan prosesor x86 (32-bit atau 64-bit);
- Minimum 512 MB RAM (disarankan 1 GB agar lebih lancar);
- 5 GB minimal spasi hard disk;
- Video card dengan kemmpuan resolusi 800x600 atau lebih baik;
- Sebuah DVD-ROM drive atau USB port.
Minggu, 22 Januari 2012
Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standar
Kurang puas dengan orientasi dari Mate dan Gnome telah membuat tim
Linux Mint berpaling untuk mengimplemantasikan Cinnamon, yaitu sebuah
fork dari Gnome Shell. Dengan demikian diduga kuat Cinnamon bisa menjadi desktop standar untuk versi-versi Linux Mint generasi mendatang.
Seperti ditulis oleh Clement Lefebvre di blog-nya, pimpro Linux Mint ini menerangkan mengapa Linux Mint menjagokan Fork dari Gnome Shell. Menurut Lefebvre, Gnome Shell dengan MGSE akan menjadi pengganti desktop utamanya. Untuk itu sebenarnya telah tersedia kode sumber Cinnamon di lumbung Linux Mint sejak pertengahan Desember 2011 termasuk paket binarinya.
Menurut Lefebvre: "Tujuan menggunakan Mate adalah untuk menyempurnakan Gnome2 menggunakan GTK+ 3. Sayangnya hal itu tidak ditawarkan Gnome Shell, sedangkan kami membutuhkannya untuk desktop, sementara Gnome Shell dikembangkan kearah yang tidak kami inginkan. Karena itu kami mengembangkan desktop baru bernama Cinnamon dengan memanfaatkan teknologi baru dan mengimplementasikan visi kami."
Karena Cinnamon berfungsi seperti Gnome 2.32 maka dimungkinkan para pengguna yang sebelumnya telah terbiasa dengan Linux Mint tidak lagi perlu mengubah kebiasaannya, namun berkat Cinnamon tetap bisa menikmati teknologi terkini. Bahkan mantan pengguna Windows tidak perlu lama beradaptasi menggunakan Linux Mint. Desktop dengan Cinnamon menyediakan Panel di bagian bawah layar untuk menempatkan menu boot, taskbar, sebuah papan pemberitahuan sistem dan loader untuk antarmuka virtual.
Sementara itu, panel atas Gnome-Shell dibebaskan kecuali tombol untuk aktivitas yang hanya menampilkan jendela terbuka. Aplikasi tidak bisa dijalankan dari sini. Selain itu, terdapat applet suara yang dapat dikontrol melalui Media Player. Rencananya di masa depan akan ditambahkan beberapa pengaya dan pusat pengontrol.
Sejatinya desktop Cinnamon tidak hanya tersedia untuk Linux Mint 12 saja. Pengguna distro lain juga dapat memanfaatkannya dan Cinnamon telah tersedia untuk distro-distro seperti Ubuntu 11.10, Fedora 16, Opensuse 12.1 atau Arch Linux. Penjelasan lebih rinci berkaitan dengan hal tersebut dapat ditemukan di situs Cinnamon. Segera setelah Gnome 3.2 tersedia di lumbung Debian Testing, pengembang Linux Mint berjanji akan menyediakan desktop Cinnamon untuk edisi Linux Mint Debian Edition (LMDE). Versi terkini Cinnamon adalah 1.1.3 yang kode sumbernya tersedia di Github.
Seperti ditulis oleh Clement Lefebvre di blog-nya, pimpro Linux Mint ini menerangkan mengapa Linux Mint menjagokan Fork dari Gnome Shell. Menurut Lefebvre, Gnome Shell dengan MGSE akan menjadi pengganti desktop utamanya. Untuk itu sebenarnya telah tersedia kode sumber Cinnamon di lumbung Linux Mint sejak pertengahan Desember 2011 termasuk paket binarinya.
Menurut Lefebvre: "Tujuan menggunakan Mate adalah untuk menyempurnakan Gnome2 menggunakan GTK+ 3. Sayangnya hal itu tidak ditawarkan Gnome Shell, sedangkan kami membutuhkannya untuk desktop, sementara Gnome Shell dikembangkan kearah yang tidak kami inginkan. Karena itu kami mengembangkan desktop baru bernama Cinnamon dengan memanfaatkan teknologi baru dan mengimplementasikan visi kami."
Karena Cinnamon berfungsi seperti Gnome 2.32 maka dimungkinkan para pengguna yang sebelumnya telah terbiasa dengan Linux Mint tidak lagi perlu mengubah kebiasaannya, namun berkat Cinnamon tetap bisa menikmati teknologi terkini. Bahkan mantan pengguna Windows tidak perlu lama beradaptasi menggunakan Linux Mint. Desktop dengan Cinnamon menyediakan Panel di bagian bawah layar untuk menempatkan menu boot, taskbar, sebuah papan pemberitahuan sistem dan loader untuk antarmuka virtual.
Sementara itu, panel atas Gnome-Shell dibebaskan kecuali tombol untuk aktivitas yang hanya menampilkan jendela terbuka. Aplikasi tidak bisa dijalankan dari sini. Selain itu, terdapat applet suara yang dapat dikontrol melalui Media Player. Rencananya di masa depan akan ditambahkan beberapa pengaya dan pusat pengontrol.
Sejatinya desktop Cinnamon tidak hanya tersedia untuk Linux Mint 12 saja. Pengguna distro lain juga dapat memanfaatkannya dan Cinnamon telah tersedia untuk distro-distro seperti Ubuntu 11.10, Fedora 16, Opensuse 12.1 atau Arch Linux. Penjelasan lebih rinci berkaitan dengan hal tersebut dapat ditemukan di situs Cinnamon. Segera setelah Gnome 3.2 tersedia di lumbung Debian Testing, pengembang Linux Mint berjanji akan menyediakan desktop Cinnamon untuk edisi Linux Mint Debian Edition (LMDE). Versi terkini Cinnamon adalah 1.1.3 yang kode sumbernya tersedia di Github.
Sabtu, 26 November 2011
Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak Dicari
Setelah (K)atya saatnya Linux Mint
12 menampilkan (L)isa menggunakan Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot sebagai
basis. Kendati sejak versi 11.04 Ubuntu telah berpaling ke antarmuka
desktop Unity buatan sendiri, Linux Mint konsisten loyal dengan tampilan
yang lebih terbiasa bagi kebanyakan penggunanya.
Secara resmi mulai versi Ubuntu 11.04 Canonical memutuskan untuk menggunakan Unity sebagai desktop standar. Mint 11 Katya dengan basis Ubuntu yang sama, tidak mengikuti jejak Ubuntu Unity dan tetap konsisten pada Gnome 2.32. Ketidak-puasan banyak pengguna terhadap Unity ternyata telah mendongkrak popularitas Mint secara signifikan, menyalib dan mengambil alih posisi nomor satu Ubuntu.
Sejak kehadiran GNOME 3 yang pada hakekatnya dan dalam banyak hal adalah berbeda dengan GNOME 2, tidak sedikit distro Linux yang dihadapkan kepada sebuah dilema. Bahkan Linus Torvalds-pun tidak luput menyampaikan pesan penolakannya terhadap kehadiran GNOME 3. Namun keharusan beralih ke GNOME 3 adalah sebagai konsekuensi akan berakhirnya dukungan untuk GNOME 2.
Untuk menyiasati hal itu, sebagian dari distro-distro popular melakukan transisi dengan upaya menggabungkan fitur dari kedua versi desktop tersebut atau menambahkan antarmuka baru seperti halnya Unity pada Ubuntu. Namun, sebagai tandingan untuk Unity, kali ini Linux Mint 12 memperkenalkan MGSE (Mint Gnome Shell Extensions), yaitu modifikasi GNOME 3 dengan "look and feel" ala GNOME 2 yang khas Mint. Kecuali itu menyediakan "Gnome 2 Fork Mate" yang bisa dipasang sebagai alternatif atau bersama dengan Gnome 3.
Lisa (Mint 12) menyediakan dua panel (atas dan bawah). Panel atas adalah panel GNOME 3 yang tidak dapat dihilangkan, namum bisa dirubah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan sesuai pengguna. Sedangkan panel bawah adalah panel bawaan khas dari pemgembang Linux Mint yang menyediakan akses untuk menu Launcher ala Windows berikut built-in search dan favorites, seperti juga desktop switcher dan pusat notifikasi.
Akses terhadap antarmuka GNOME 3 dimulai dengan menekan tombol (simbol tak terhingga) dari ujung kiri panel atas menampilkan akses untuk kalendar, user settings dan panel kontrol, network interface, seting untuk volume control dan sound, seperti juga ikon untuk semua aplikasi yang terpasang.
MGSE atau (Mint Gnome Shell Extensions) adalah sebuah ekstensi untuk Gnome Shell yang memungkinkan desktop GNOME 3 untuk mengemulasi tampilan yang mendekati tampilan GNOME 2. Dengan demikian misalnya, tersedia di panel bawah desktop switcher, termasuk fitur-fitur yang pada versi sebelumnya juga telah tersedia.
Melalui Gnome Tweak Tool, pengguna dapat menentukan ekstensi shell mana yang ingin diaktifkan. Ektensi Shell secara default diinstalasi, namun pengguna dapat mengkatifkan atau mematikannya melalui fitur di menu "Gnome Tweak Tool".
Bagi mereka yang seratus persen tidak doyan GNOME 3, sementara belum terbiasa dengan antarmuka khas Mint, tersedia paket software Gnome-2-Fork Mate. Menggunakan basis kode versi Gnome-2.32, Mate merupakan alternatif bagi pengguna yang tidak mampu terbebas dari GNOME 2 baik dari sisi antarmuka maupun fitur.
Linux Mint: "Ubuntu Well Done"
Disamping penambahan bermanfaat yang disediakan untuk desktop, pengembang Linux Mint 12 seperti sebelumnya senantiasa menyertakan semua Multimedia-Codecs yang dibutuhkan untuk Ubuntu-Medienplayer yang biasanya harus diunduh ekstra dari Internet. Beberapa fitur Mint 12 juga telah mendapatkan peningkatan sejak penerbitan Ubuntu 10.11, diantaranya adalah: Kernel 3.0, GCC 4.6.1, X.org 7.6, Firefox 7, Thunderbird 7, dan LibreOffice 3.4. Berkat kompatibilitas sepenuhnya terhadap Ubuntu, tersedia untuk Mint paling tidak dalam jumlah yang sama paket aplikasi bebas yang bisa diperoleh dan dijalankan di Linux Mint.
Secara resmi mulai versi Ubuntu 11.04 Canonical memutuskan untuk menggunakan Unity sebagai desktop standar. Mint 11 Katya dengan basis Ubuntu yang sama, tidak mengikuti jejak Ubuntu Unity dan tetap konsisten pada Gnome 2.32. Ketidak-puasan banyak pengguna terhadap Unity ternyata telah mendongkrak popularitas Mint secara signifikan, menyalib dan mengambil alih posisi nomor satu Ubuntu.
Sejak kehadiran GNOME 3 yang pada hakekatnya dan dalam banyak hal adalah berbeda dengan GNOME 2, tidak sedikit distro Linux yang dihadapkan kepada sebuah dilema. Bahkan Linus Torvalds-pun tidak luput menyampaikan pesan penolakannya terhadap kehadiran GNOME 3. Namun keharusan beralih ke GNOME 3 adalah sebagai konsekuensi akan berakhirnya dukungan untuk GNOME 2.
Untuk menyiasati hal itu, sebagian dari distro-distro popular melakukan transisi dengan upaya menggabungkan fitur dari kedua versi desktop tersebut atau menambahkan antarmuka baru seperti halnya Unity pada Ubuntu. Namun, sebagai tandingan untuk Unity, kali ini Linux Mint 12 memperkenalkan MGSE (Mint Gnome Shell Extensions), yaitu modifikasi GNOME 3 dengan "look and feel" ala GNOME 2 yang khas Mint. Kecuali itu menyediakan "Gnome 2 Fork Mate" yang bisa dipasang sebagai alternatif atau bersama dengan Gnome 3.
Lisa (Mint 12) menyediakan dua panel (atas dan bawah). Panel atas adalah panel GNOME 3 yang tidak dapat dihilangkan, namum bisa dirubah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan sesuai pengguna. Sedangkan panel bawah adalah panel bawaan khas dari pemgembang Linux Mint yang menyediakan akses untuk menu Launcher ala Windows berikut built-in search dan favorites, seperti juga desktop switcher dan pusat notifikasi.
Akses terhadap antarmuka GNOME 3 dimulai dengan menekan tombol (simbol tak terhingga) dari ujung kiri panel atas menampilkan akses untuk kalendar, user settings dan panel kontrol, network interface, seting untuk volume control dan sound, seperti juga ikon untuk semua aplikasi yang terpasang.
MGSE atau (Mint Gnome Shell Extensions) adalah sebuah ekstensi untuk Gnome Shell yang memungkinkan desktop GNOME 3 untuk mengemulasi tampilan yang mendekati tampilan GNOME 2. Dengan demikian misalnya, tersedia di panel bawah desktop switcher, termasuk fitur-fitur yang pada versi sebelumnya juga telah tersedia.
Melalui Gnome Tweak Tool, pengguna dapat menentukan ekstensi shell mana yang ingin diaktifkan. Ektensi Shell secara default diinstalasi, namun pengguna dapat mengkatifkan atau mematikannya melalui fitur di menu "Gnome Tweak Tool".
Bagi mereka yang seratus persen tidak doyan GNOME 3, sementara belum terbiasa dengan antarmuka khas Mint, tersedia paket software Gnome-2-Fork Mate. Menggunakan basis kode versi Gnome-2.32, Mate merupakan alternatif bagi pengguna yang tidak mampu terbebas dari GNOME 2 baik dari sisi antarmuka maupun fitur.
Linux Mint: "Ubuntu Well Done"
Disamping penambahan bermanfaat yang disediakan untuk desktop, pengembang Linux Mint 12 seperti sebelumnya senantiasa menyertakan semua Multimedia-Codecs yang dibutuhkan untuk Ubuntu-Medienplayer yang biasanya harus diunduh ekstra dari Internet. Beberapa fitur Mint 12 juga telah mendapatkan peningkatan sejak penerbitan Ubuntu 10.11, diantaranya adalah: Kernel 3.0, GCC 4.6.1, X.org 7.6, Firefox 7, Thunderbird 7, dan LibreOffice 3.4. Berkat kompatibilitas sepenuhnya terhadap Ubuntu, tersedia untuk Mint paling tidak dalam jumlah yang sama paket aplikasi bebas yang bisa diperoleh dan dijalankan di Linux Mint.
Selasa, 08 November 2011
Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
Menjelang terbitnya versi 12 yang dikemas dengan edisi khusus Gnome 3.2, Linux Mint berupaya menjadi desktop Linux nomor satu melampaui popularitas Ubuntu. Pengembangan Linux Mint tidal lagi sebagi ebuah hobi, dan untuk kesinambungan pembiayaan pengembangannya akan diperoleh dari lalu-lintas penggunaan Internet para pemakainya.
Dalam waktu dekat, Linux Mint ingin menyalib Ubuntu dengan perolehan jumlah pengguna lebih banyak dari pada jumlah pengguna Ubuntu saat ini. Taget itu, bila diukur dari catatan jumlah pengunjung yang mencari informasi atau tertarik pada Linux Mint di situs Distrowatch, saat ini ternyata telah terjadi. Linux Mint sejak beberapa hari lalu bertachta sebagai distribusi Linux nomor satu melampaui dominasi Ubuntu yang selama beberapa tahun terakhir senantiasa ngetop.
Sejatinya Linux Mint adalah sebuah Ubuntu, memanfaatkan repositori yang sama, namun telah ditambahkan dengan perkakas khusus dari Mint disamping berpenampilan beda yang lebih dekat dengan selera penggunanya, terutama lebih menunjang kebiasaan pengguna komputer yang baru beralih ke Linux dari OS utama lainnya.
Menurut dugaan penulis Distrowatch, naik daunnya Linux Mint tidak terlepas dari ketidakpuasan banyak pengguna terhadap Unity yang digunakan oleh Ubuntu pada dua rilis terakhir (Natty & Oneiric) termasuk masih banyaknya kekliruan pada Ubuntu yang belum dituntaskan. Hal itu juga diduga merupakan penyebab utama mengapa banyak mantan pengguna Ubuntu berpaling ke Linux Mint.
Pengembang Linux Mint melihat trend tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan popularitas Linux Mint. Sebagaimana diumumkan di Blog Mint, dimasa mendatang Linux Mint akan berpegang pada desktop Gnome 3. Walaupun pengmbangnya menyadari bahwa masih banyak pengguna yang lebih menyukai Gnome 2 karena Gnome 3 dirasakan sangat berbeda dalam tata cara penggunaanya. Dengan berakhirnya dukungan untuk Gnome 2, maka tidak lagi tersedia alternatif yang memadai, dan untuk itu Linux Mint 12 nantinya akan memperkenalkan "busana baru" MGSE (Mint Gnome Shell Extensions) yang bisa menampilkan Gnome 3 dengan gaya klasik. Upaya serupa juga dilakukan pengembang distro anak bangsa IGOS Nusantara guna menyiasati transisi dari Gnome 2 ke Gnome 3.
Penerbitan Linux Mint 12 dengan desktop Gnome 3.2 telah dijadwalkan pada tanggal 20 November 2011 mendatang. Seperti pada versi-versi sebelumnya, varian yang mengemas desktop KDE atau desktop-desktop lainnya akan menyusul tidak lama kemudian.
Dalam waktu dekat, Linux Mint ingin menyalib Ubuntu dengan perolehan jumlah pengguna lebih banyak dari pada jumlah pengguna Ubuntu saat ini. Taget itu, bila diukur dari catatan jumlah pengunjung yang mencari informasi atau tertarik pada Linux Mint di situs Distrowatch, saat ini ternyata telah terjadi. Linux Mint sejak beberapa hari lalu bertachta sebagai distribusi Linux nomor satu melampaui dominasi Ubuntu yang selama beberapa tahun terakhir senantiasa ngetop.
Sejatinya Linux Mint adalah sebuah Ubuntu, memanfaatkan repositori yang sama, namun telah ditambahkan dengan perkakas khusus dari Mint disamping berpenampilan beda yang lebih dekat dengan selera penggunanya, terutama lebih menunjang kebiasaan pengguna komputer yang baru beralih ke Linux dari OS utama lainnya.
Menurut dugaan penulis Distrowatch, naik daunnya Linux Mint tidak terlepas dari ketidakpuasan banyak pengguna terhadap Unity yang digunakan oleh Ubuntu pada dua rilis terakhir (Natty & Oneiric) termasuk masih banyaknya kekliruan pada Ubuntu yang belum dituntaskan. Hal itu juga diduga merupakan penyebab utama mengapa banyak mantan pengguna Ubuntu berpaling ke Linux Mint.
Pengembang Linux Mint melihat trend tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan popularitas Linux Mint. Sebagaimana diumumkan di Blog Mint, dimasa mendatang Linux Mint akan berpegang pada desktop Gnome 3. Walaupun pengmbangnya menyadari bahwa masih banyak pengguna yang lebih menyukai Gnome 2 karena Gnome 3 dirasakan sangat berbeda dalam tata cara penggunaanya. Dengan berakhirnya dukungan untuk Gnome 2, maka tidak lagi tersedia alternatif yang memadai, dan untuk itu Linux Mint 12 nantinya akan memperkenalkan "busana baru" MGSE (Mint Gnome Shell Extensions) yang bisa menampilkan Gnome 3 dengan gaya klasik. Upaya serupa juga dilakukan pengembang distro anak bangsa IGOS Nusantara guna menyiasati transisi dari Gnome 2 ke Gnome 3.
Penerbitan Linux Mint 12 dengan desktop Gnome 3.2 telah dijadwalkan pada tanggal 20 November 2011 mendatang. Seperti pada versi-versi sebelumnya, varian yang mengemas desktop KDE atau desktop-desktop lainnya akan menyusul tidak lama kemudian.
Langganan:
Postingan (Atom)






