Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Awan Ubuntu Masuk Jendela Windows

Layanan penyimpanan data di awan Ubuntu One dari Canonical akan melayani pengguna Windows. Versi awal software klien untuk Windows yang tersedia, pertama-tama hanya mendukung fitur pertukaran berkas antar platform Windows dan Ubuntu.

Versi beta dari Windows-Client untuk mengakses Ubuntu-Cloud akan dikembangkan dengan penambahan fitur seperti untuk mensinkronisasikan Contacts dan Bookmarks. Pengguna yang memiliki akun atau akses untuk Ubuntu One dapat mendaftar diri sebagai Betatester.

Canonical telah memulai layanan Cloud Service-nya sejak tahun 2009 lalu sebagai Ubuntu One dan awalnya hanya untuk pengguna sistem operasi Ubuntu mulai versi Ubuntu 9.04. Versi layanan paling kecil disediakan bebas biaya dengan kapasitas penyimpanan sampai dengan 2 GByte spasi daring. Dengan layanan Ubuntu One, klien yang telah terpasang di desktop Ubuntu bisa melakukan pertukaran berkas termasuk sinkronisasi Bookmarks dan Alamat. Ubuntu menggunakan sistem basis data CouchDB untuk menyimpan data pengguna di awan. Kecuali untuk Linux juga telah tersedia klien-klien untuk Android dan Apple's iPhone dan iPad yang menawarkan peningkatan ke layanan lebih luas dan berbayar.

Peningkatan paket penyimpanan di awan per 20 GByte dikenakan biaya 2,99 Dollar per bulan atau 29,99 Dollar per tahun. Kecuali itu tersedia layanan Ubuntu-One-Mobile yang antara lain menyediakan layanan streaming musik yang dibeli dari perangkat Android atau Apple dengan biaya langganan sebesar 3,99 Dollar per bulan atau 39,99 Dollar per tahun.

Software klien untuk pengguna Windows bisa dijalankan mulai versi Windows XP dengan SP3 keatas dan mensyaratkan .Net-Framework versi 4 dengan Windows-Installer versi 4.5.

Jumat, 03 September 2010

Grass GIS 6.4.0 Dukung Windows dan Python

Software bebas untuk Sistem Informasi Geo (GIS) GRASS terbitkan versi 6.4 dengan fitur yang mendukung Windows (Wingrass) dan Python. GRASS atau Geographic Resources Analysis Support System adalah software Geographic Information System (GIS) sumber terbuka yang digunakan untuk mengelola dan menganalisa data geospatial, image processing, produksi graphics/maps, spatial modeling, dan visualisasi. GRASS banyak digunakan baik di perguruan tinggi maupun dimanfaatkan secara komersial di seluruh dunia, termasuk oleh institusi pemerintah dan konsultan lingkungan hidup. GRASS merupakan proyek resmi dari yayasan "Open Source Geospatial Foundation."

Wingrass yang dikembangkan selama lebih dari satu tahun dan menurut pengembangnya sudah bisa digunakan untuk pekerjaan GIS hari-hari. Demikian pula status versi yang menyokong bahasa pemrograman skrip Python yang menyediakan antarmuka grafis (GUI) baru berdasarkan WxPython.

Untuk cabang versi 6.4 pengembangnya menjanjikan dukungan jangka panjang (LTS) sementara beberapa fitur yang saat ini masih dalam ujicoba, diharapkan akan lengkap bersamaan dengan rilis Grass GIS 6.4.1.

Sebagai produk Open Source, Grass GIS menerapkan lisensi GPL dan tersedia bebas untuk publik baik dalam bentuk kode sumber maupun binari untuk platform-platform Linux, Mac OS X dan Windows, termasuk sejumlah tutorial.

Kamis, 02 September 2010

PlayOnLinux 3.8 Mainkan Game Windows di Linux Lebih Baik

PlayOnLinux adalah antarmuka grafis yang memudahkan instalasi program dan terutama games berasal untuk Windows di sistem operasi Linux menggunakan emulator Wine. Disamping itu PlayOnLinux mampu mengelola beberapa versi Wine berikut konfigurasi dan komponen-komponen yang diperlukan masing program atau games.

Versi PlayOnLinux 3.8.1 terkini, membawa beberapa Plugins baru seperti Capture-Plugin yang digunakan untuk merekam game yang disimpan dalam format MP4. Pengembangnya juga menyertakan Plugin yang merupakan instalasi yang diimpor dari implementasi Wine di Cedega. Instalasi yang ada di Wine juga dapat diimpor dengan Plugin ke PlayOnLinux.

Disamping membuka akses untuk konfigurasi Wine tingkat lebih lanjut, pengembangnya telah menyediakan fitur tambahan untuk memperbaiki tampilan dari Wine. Keterbatasan pada versi Playonlinux sebelumnya yang mengharuskan daring (online), kini dapat diabaikan dan pengguna dapat bermain dalam kondisi luring (offline) menggunakan server skrip yang dipasang di PlayOnLinux.

Dari situs www.playonlinux.com telah tersedia sejumlah paket binari PlayOnLinux untuk aneka distribusi Linux. Pengguna Ubuntu dapat menginstalstalasi langsung dari Ubuntu Software Center.

Senin, 19 Juli 2010

Wine 1.2 Sokong 64-Bit

Peluncuran emulator untuk Windows Wine 1.2 yang baru saja dirilis,  mulanya dijadwalkan pada bulan Juni 2010. Pembaruan terpenting antara lain dukungan terhadap aplikasi Windows  arsitektur 64 Bit untuk dijalankan di Linux, penambahan set ikon “Tango” dan aktivasi rendering Sub-Pixel untuk font. Rilis ini adalah bagian dari pengembangan selama dua tahun mengandung lebih dari 23.000 perbaikan.

Perbaikan di mesin emulatornya termasuk DirectX-Subsystem dan pada GDIPlus dimana versi DirectX 9.0 hampir seluruhnya telah diimplementasikan. Dengan demikian seharusnya Wine 1.2 kini lebih banyak lagi bisa menjalankan games asal Windows ketimbang versi sebelumnya. Implementasi GDIPlus diklaim pengembangnya telah cukup stabil dan bisa menjadi standar untuk digunakan.