Pengembang distribusi CentOS telah merilis versi 6.1
yang sepenuhnya kompatibel dengan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) versi
yang sama. Berbeda dengan RHEL, CentOS tidak sekedar menghapus merek
dagang dan artwork asal Red Hat saja, melainkan juga telah menggabungkan
paket software termasuk repositori dari semua varian menjadi sebuah
distribusi demi kemudahan penggunanya.
Semua kekliruan fatal
pada hakekatnya segera mendapatkan perbaikan oleh tim pengembang CentOS.
Agar pengguna bisa setiap saat mendapatkan peningkatan tanpa perlu
menanti rilis berikutnya, sejak beberapa bulan lalu tim CentOS telah
menyediakan depot "Continuous Release" (Repo CR)
yang menampung paket software terkini (bugfix dan security updates)
yang diterbitkan secara berkala seirama dengan rilis paket untuk RHEL.
Repositori
CR mencerminkan fleksibilitas pada sistem pembaruan untuk CentOS.
Kecuali perbaikan terhadap kekliruan, di Repo CR juga tersedia
paket-paket RPMs yang merupakan bagian dari rilis berikutnya. Informasi
selebihnya tentang Repo CR dapat disimak disini: http://wiki.centos.org/AdditionalResources/Repositories/CR
Bersama
CentOS 6.1 disertakan semua peningkatan seperti yang telah disediakan
untuk RHEL 6.1. Diantaranya adalah peningkatan pada dukungan terhadap
aneka hardware baru, sebuah sistem failover otomatis untuk mesin virtual
dan software aplikasi, disamping peningkatan untuk pengelola paket Yum.
Yum yang baru menyediakan fitur pelacak yang ramah pengguna, termasuk
komando untuk "updateinfo" dan "versionlock".
Baik untuk
arsitektur 32 maupun 64-bit, CentOS 6.1 menerbitkan media yang terdiri
dari masing-masing dua keping DVD untuk instalasi lengkap, Net-Install
atau Rescue dalam ukuran miniCD, sebuah CD minimal Install untuk
instalasi dengan fitur terbatas, dan LiveCD+LiveDVD untuk dijalankan
tanpa perlu sebelum menanamkannya di harddisk.
Segala Tentang Open Source Adalah Segalanya
Arsip Blog
-
►
2012
(9)
-
►
Januari 2012
(7)
- Linux Mint: Cinnamon Akan Dijadikan Desktop Standa...
- Jajak Pendapat: Perusahan Menggunakan Linux Bertam...
- FreeBSD 9.0 Didedikasikan untuk Dennis Ritchie
- XO-3: Tablet Anak Sekolahan Dirilis
- UbuntuTV: TV for Human Beings
- Majalah InfoLINUX 2012 Januari
- CentOS dan Klon RHEL Lainnya Samasama Terbitkan Ve...
-
►
Januari 2012
(7)
-
▼
2011
(165)
- ▼ Desember 2011 (7)
-
►
November 2011
(11)
- Majalah InfoLINUX 2011 Nopember
- VectorLinux 7.0 Gunakan XFCE 4.8
- Linux Mint 12 "Lisa": Desktop Linux Paling Banyak ...
- Meningkat: Partisipasi Perempuan Pada Proyek Open ...
- openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran
- OSHW: Edisi Perdana Open Hardware Journal
- Fedora 16 Verne Telah Rilis
- Linux Mint 12 Ingin Salib Ubuntu
- Eclipse Rayakan Ultah Ke 10
- OpenBSD 5.0: "What Me Worry?"
- Linux Dari Nol: Linux From Scratch 7.0
-
►
Oktober 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 Oktober
- Ubuntu 12.04 LTS: Precise Pangolin Harus Lebih Aku...
- Ubuntu: 15 Kali Sukses
- Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise...
- Mengenang Penemu UNIX Dennis Ritchie
- KDE Luncurkan Plasma Active One
- Fedora 16 Beta Siap Diujicoba
- AAKASH: Tablet Android Paling Murah Sedunia
- Unbreakable Linux 2 Sertakan DTrace
- GNOME Galang Partisipasi Perempuan
- GNOME 3.2 Kelola Layanan Cloud Lebih Baik
- INAICTA 2011 Digital Expo
-
►
September 2011
(12)
- Majalah InfoLINUX 2011 September
- Satu Tahun LibreOffice
- OpenEyes: Open Source Kelola Klinik Mata
- Indonesia Gabung Kemitraan "Open Government"
- 20 Tahun Kehadiran Linux
- Dua Klon RHEL 5.7 Dirilis Bersamaan
- PostgreSQL 9.1 Telah Rilis
- IGOS Nusantara 2011 update 2
- Parlemen Italia Hemat Kertas Berkat Open Source
- x32-ABI: Aplikasi Linux 32-bit Lebih Cepat di 64-b...
- openSUSE 12.1 Lampaui Milestone 5
- ► Agustus 2011 (12)
- ► April 2011 (21)
- ► Maret 2011 (13)
- ► Februari 2011 (9)
- ► Januari 2011 (10)
-
►
2010
(190)
- ► Desember 2010 (22)
- ► November 2010 (36)
- ► Oktober 2010 (32)
- ► September 2010 (13)
- ► Agustus 2010 (40)
