Tampilkan postingan dengan label Arm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arm. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Oktober 2013

Komputer Papan Tunggal Arduino TRE Mampu Jalankan Linux Penuh

Papan kedua yang diungkapkan proyek Open Source Hardware Arduino hampir bersamaan dengan Galileo (Intel Quark X1000), adalah Arduino TRE yang dibuat berkolaborasi dengan Texas Instruments. TRE menggunakan prosesor baru versi Sitara AM335x dengan arsitektur ARM Cortex-A8, merupakan papan Arduino pertama yang diproduksi di Amerika Serikat.



Berkat kecepatan 1-GHz yang dimiliki prosesor Sitara AM335x, kartu Arduino ini dapat dipacu dengan kinerja hingga 100 kali lebih cepat daripada yang dapat diberikan oleh kartu klasik Arduino Leonardo atau Arduino Uno. Kemampuan ini memberi peluang untuk menjalankan aplikasi desktop Linux yang memerlukan kinerja lebih tinggi, atau menjalankan algoritma yang memerlukan pengolahan-intensif seperti pada printer 3D atau pada sistem telekomunikasi berkecepatan tinggi.

Dalam siaran pers Texas Instruments disebutkan: "Untuk kali pertama, pengguna Arduino dapat menjalankan Linux dengan kemampuan penuh dan memiliki akses ke berbagai pilihan konektivitas baru yang tersedia on-board, untuk mengembangkan berbagai aplikasi yang lebih canggih, sementara dapat mempertahankan kesederhanaan fitur software yang ditawarkan Arduino sebelumnya." Prosesor Sitara sebagai mesin dari Arduino TRE dapat berfungsi sebagai hub untuk jaringan yang terhubung dengan jutaan node Arduino klasik di garis depan dari era Internet-of-Things (IoT).

Konsep disain kartu ini juga meniadakan kebutuhan Arduino akan sebuah PC secara terpisah untuk melakukan pemrograman, memiliki kemampuan penuh untuk menjalankan Linux, disertai aneka pilihan konektivitas, termasuk Ethernet, radio nirkabel XBee, USB dan CAN. Dengan demikian, pengguna dapat menerapkan aplikasi yang lebih maju dengan bantuan LCD display resolusi tinggi, grafis 3D dengan percepatan perangkat keras (hardware-accelerated) dan peningkatan konektivitas. Prosesor AM335x juga memiliki dua on-chip 200 MHz 32-bit mikrokontroler sebagai Programmable Real-time Unit (PRU), yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi real-time yang tak terhitung banyaknya, termasuk pengontrol motor dan pulse width modulation.

Sejatinya Arduino TRE ini merupakan dua Arduino dalam satu papan. Pertama adalah sebuah Linux Arduino yang ditenagai prosesor Sitara, kemudian ditambahkan dengan Arduino berbasis AVR (Atmel mikrokontroler) penuh. Integrasi fitur Arduino AVR memungkinkan Arduino TRE untuk memanfaatkan ekosistem shield yang telah tersedia, sehingga inovator dapat memperluas jangkauan Arduino TRE untuk mengembangkan berbagai aplikasi kinerja tinggi seperti pada printer 3D, gateway, otomatisasi bangunan dan pencahayaan, hub telemetri yang mengumpulkan data dari sensor nirkabel di sekitarnya, dan aplikasi terkait lainnya yang memerlukan kontrol host berikut operasi real-time.

Rancangan Arduino TRE dibuat dalam rangka kemitraan dengan salah satu pesaingnya, BeagleBoard.org, sementara pengapalannya dijadwalkan pada musim semi tahun 2014.

Sabtu, 07 September 2013

openSUSE Tersedia Untuk Platform Raspberry Pi

Awal bulan ini pemgembang openSUSE Bernhard Wiedemann menerbitkan media dengan arsitektur Arm v6 yang cukup ramping (sekitar 82 megabyte dikompres) untuk platform Raspberry Pi.


Seperti disebutkan dalam sebuah blog Suse, untuk membangun media berbasis ARMv6 untuk komputer kecil menggunakan Script yang kini ditempatkan di folder /home/abuild/rpmbuild/SOURCES/ ini, Wiedemann hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit saja. Jadi, dengan  script tersebut, sekarang siapa saja dapat membangun media untuk Raspberry Pi mereka masing-masing.

Kelebihan dari media baru ini adalah, kecuali lebih kecil, namun juga lebih mudah dalam disesuaikan agar lebih ringan karena partisi root ditempatkan di belakang. Selain itu, media yang dihasilkan telah mendukung floating-point, sehingga dibandingkan yang lainnya lebih cepat dalam hal berhitung. Proses booting menurut Wiedemann hanya memakan waktu 55 detik saja.

Pengembangnya juga mengakui masih tersisa kelemahan pada media ini, yaitu versi kernel 3.1 yang dipasang agak dianggap kuno, disamping belum mengandung rutinitas penanganan kesalahan.

Pengembangnya juga menyebutkan ketersediaan sekitar 52.000 paket software untuk platform Arm di lumbungnya Kadal Ijo (openSUSE).

Kamis, 13 Oktober 2011

Oneiric Ocelot: Ubuntu 11.10 Siap Untuk Enterprise Desktop

Ubuntu 11.10 "Oneiric Ocelot" telah rilis berikut lingkungan desktop Unity yang telah disempurnakan disamping menyediakan beberapa versi Ubuntu Minimal, yang bisa dijadikan bahan baku membangun distro khusus sesuai dengan selera pengguna.

Jajaran edisi khusus Minimal Ubuntu, pertama-tama adalah Ubuntu Core, yaitu edisi Ubuntu ramping yang baik digunakan sebagai basis membuat distribusi yang pas dengan kebutuhan pengguna. Edisi kedua adalah Lubuntu yang telah terpasang lingkungan desktop LXDE. Kecuali itu tersedia versi distro untuk arsitektur prosesor ARM berupa image untuk dipasang di sistem-sistem menggunakan prosesor ARM. Sehubungan dengan tipe arsitektur ARM yang cukup beragam, maka kali ini Ubuntu baru menyediakan image yang bisa dipasang di netbook Toshiba ac100 dan Quick Start Development Board: Freescale i.MX53.

Fitur layanan awan pribadi Ubuntu One telah ditingkatkan yang membuka kemungkinan untuk penyimpanan koleksi musik yang langsung bisa disalurkan (streaming) kesemua jenis perangkat, termasuk PC, Smartphones Android atau iOS.

Konsep Unity juga telah dikembangkan dengan penerapan konsep "Scopes dan Lenses". Lensa untuk pencarian titel musik yang secara daring disimpan di toko musik Ubuntu One juga telah disediakan. Thunderbird kini menggantikan Evolution sebagai klien Email. Déjà Dup merupakan standard untuk kebutuhan akan perkakas Backup. Versi baru untuk klien Twitter Gwibber diklaim lebih cepat dan telah diselaraskan dengan Gnome 3.2 yang datang bersama Ubuntu 11.10.

Yang baru lainnya di Oneiric Ocelot adalah Ubuntu Software Center. Disamping perluasan fungsi pratilik di semua kategori, kinerja pemasangan paket-paketnya juga ditingkatkan dengan tempo untuk pemasangan yang lebih cepat. Kecuali itu telah ditambahkan fungsi OneConf untuk mensinkronkan data konfigurasi antar sistem agar semua komputer terkait bisa terpasang aplikasi yang sama.

Ubuntu 11.10 ditenagai menggunakan Kernel Linux 3.0.3, dan GCC yang diupdate ke versi 4.6 disamping NetworkManager versi 0.9. Pustaka dan paket aplikasi 32-Bit kini dapat dipasang di sistem 64-Bit tanpa masalah.



Untuk Ubuntu Server, kali ini kembali menyertakan Hypervisor Xen, disamping juga mendukung Linux-Container (LXC). Orchestra, yaitu koleksi software bebas terbaik untuk mengelola infrastruktur di pusat data, juga telah disediakan. Salah satu fitur penting untuk server adalah Juju, yang dikembangkan dengan nama Ensemble. Juju diintegrasikan untuk menyediakan perkakas untuk mengelola dan memungkinkan penyebarluasan layanan di awan dan server biasa. Ubuntu Server 11.10 juga telah mendukung arsitektur ARM.

Kubuntu 11.10 membawa KDE SC 4.7, berikut suit KDE-PIM dan KMail 2, Amarok 2.4.3 dan Muon Software Center berikut komponen terkait dan pengelola paketnya. Xubuntu 11.10 juga melakukan "reshuffle" terhadap susunan aplikasi standar-nya, antara lain Leafpad menjabat sebagai text-editor, gThumb bertugas mengelola gambar, sementara LightDM menggantikan GDM sebagai Display Manager.

Untuk kali pertama Edubuntu menyediakan installer yang sepenuhnya telah diterjemahkan. Yang ditulis ulang adalah paket LTSP, disamping telah diterjemahkan sepenuhnya, ia juga telah mampu bekerja dengan baik bersama NetworkManager. Untuk Mythbuntu juga kini digunakan Display-Manager lightdm dan aplikasi MythTV diaktualkan ke versi terkini.

Sabtu, 07 Mei 2011

Komputer USB Hanya 25 Dollar Jalankan Ubuntu

Yayasan Raspberry Pi saat ini mengembangkan komputer mini dengan ukuran tidak lebih dari sebuah USB Flash Disk dan ditenagai menggunakan prosesor ARM ditargetkan sebagai materi pembelajaran Informatika untuk anak-anak sekolahan yang ingin utak-atik melakukan ekperimen atau riset.



Pengembang mainan David Braben memamerkan prototipe sebuah komputer kecil yang rencananya sudah siap untuk dipasarkan sekitar duabelas bulan kedepan. Penemunya ingin dengan proyek ini memotivasi para pelajar agar mengandrungi aktifitas pemrograman dan riset.

Braben menamakan Raspberry Pi sebagai sebuah "Komputer Batang USB" yang memiliki colokan USB dan HDMI, dan bertenaga cukup untuk berselancar di Internet, dan terutama agar pengguna bisa tertarik untuk melakukan eksperimen. Melalui port HDMI dapat disambungkan ke sebuah TV atau Monitor, terbuka kesempatan bagi pelajar, misalnya untuk mengenal lebih lanjut bagian dalam komputer berikut cara kerja program-program aplikasinya, dan tidak sekedar mengenal luarnya saja seperti umumnya terjadi saat ini.

Prototipe dibangun menggunakan prosesor ARM11-CPU dengan kecepatan 700 MHz dan memori SDRAM sebesar 128 MByte. Unit penunjang grafik yang digunakan telah mendukung OpenGL ES 2.0 termasuk untuk Video HD dengan resolusi 1080p. Penyimpanan data dilakukan via slot yang telah disediakan, di sebuah kartu memori SD-Card. Konfigurasi software untuk prototipe Raspberry Pi yang telah berfungsi, menggunakan sistem operasi distribusi Linux Ubuntu 9.04 termasuk menyediakan aplikasi seperti Iceweasel, KOffice dan Python. Berdasarkan perhitungan pengembangnya, biaya produksi perangkat itu bila dihitung dalam mata uang rupiah sekitar 215.000 per buah.

Jalan yang harus ditempuh masih panjang, agar perangkat ini masuk sekolahan. Pimpinan proyek ini berharap agar pemerintah, para guru dan pengembang bisa membagikan perangkat tersebut kepada anak sekolahan yang umumnya tidak memiliki akses komputer semacam itu. Menurutnya, siswa membutuhkan solusi yang simpel untuk mendukung pembelajaran teknik dasar dibalik software dan hardware yang memungkinkan kreatifitas lebih baik. Atas dasar itulah yayasan Raspberry Pi Foundation dibentuk pada bulan Mei tahun 2009.



Selasa, 19 April 2011

MIPS Siapkan Platform Pengembangan Android dan Linux

Produsen prosesor dengan arsitektur Mips aktif berupaya mendongkrak pangsa pasarnya disektor perangkat mobile yang saat ini didominasi oleh ARM. Untuk hal itu tersedia halaman web khusus untuk menarik pengembang dari kalangan Android dan Linux mendorong pemanfaatan arsitektur Mips dilingkungannya. Ditempat yang sama tersedia kode sumber Android untuk Mips, panduan untuk memportasi software, seperti juga sebuah Native Development Kit.

"Komunitas baru ini menunjukkan kemitmen yang berkelanjutan dan semangat open source diseputar core dan arsitektur MIPS, termasuk dilingkungan pelanggan kami dan platform hardware mereka", kata Art Swift, VP bagian merketing dan pengembangan bisnis di Mips Technologies.

Dari siaran pers yang menggarisbawahi upaya tersebut dirinci konten dari website tersebut yang dapat dimanfaatkan pengembang, termasuk:
  • Android on MIPS source code, porting instructions, a native development kit (NDK) for Android applications development on MIPS, and other Android resources
  • Linux on MIPS resources including kernel source code
  • Downloadable development tools including the MIPS NavigatorTM Integrated Component Suite (ICS) integrated development environment and GCC compilers for MIPS
  • How-to video tutorials for MIPS Navigator ICS including the "Multicore Debug Series"
  • Access to EJTAG debugger tools
  • Information about MIPS-Based development boards
  • Application notes and support forums for Android, Linux and developer tools
  • Blog postings from MIPS development engineers on developer-specific topics such as kernels, performance tuning and debug tips/tricks
  • Links to other MIPS community sites including mipsandroid.org and li

Tentang Arsitektur Mips:
MIPS (akronim untuk: Microprocessor without Interlocked Pipeline Stages) 
arsitektur komputer dengan set perintah 'reduced instruction set computer' 
(RISC) yang awalnya dikembangkan oleh MIPS Computer Systems (sekarang MIPS 
Technologies). Arsitektur MIPS mulanya menyokong 32-bit kemudian ditambahkan 
dengan 64-bit. Set perintah 'instruction set architecture (ISA)' dari MIPS 
telah mengalami banyak revisi termasuk MIPS I, MIPS II, MIPS III, MIPS IV, 
MIPS V, MIPS32, dan MIPS64. Revisi yang berlaku saat ini adalah MIPS32 
(untuk implementasi 32-bit) and MIPS64 (untuk implementasi 64-bit). 
Baik MIPS32 maupun MIPS64 menentukan definisi atas 'control register set' 
seperti juga 'instruction set.'

Implementasi MIPS umumnya dimanfaatkan untuk sistem embedded seperti 
perangkat mobile, routers, residential gateways, dan konsol game video 
seperti Sony PlayStation 2 dan PlayStation Portable. MIPS juga mentenagai 
perangkat-perangkat besutan Digital Equipment Corporation, NEC, Pyramid 
Technology, Siemens Nixdorf, Tandem Computers dan lainnya di sekitar akhir 
dasawarsa 1980an dan di 1990an. Seputar pertengah sampai penghujung 1990an, 
diestimasikan bahwa satu dari tiga mikroprosesor RISC yang diproduksi 
merupakan implementasi dari MIPS. Banyak universitas atau sekolah kejuruan 
dunia juga menawarkan pembelajaran atau kursus tentang arsitektur MIPS.

Jumat, 29 Oktober 2010

MeeGo 1.1 Telah Tiba

Linux Foundation sebagai pengelola proyek yang menggabungkan Maemo (Nokia) dan Moblin (Intel) baru saja mengumumkan tersedianya versi MeeGo 1.1. Kode sumbernya berikut beberapa versi siap saji (Images) dari MeeGo 1.1 dapat diunduh langsung dari server proyek MeeGo.

Diantara images siap pakai yang tersedia termasuk edisi untuk Netbook (Intel Atom, baik dengan browser Chrome maupun Chromium), untuk perangkat penghibur di mobil (In-Vehicle Infotainment, IVI), dan juga untuk perangkat dengan prosesor ARM seperti halnya Smartphone Nokia N900. Meego 1.1 kini bisa dimadu (dual boot) dengan Maemo di Nokia N900.

Utamanya versi MeeGo 1.1 ditargetkan untuk para pengembang dan pembuat perangkat mobile, namun dapat dimanfaatkan atau diuji coba oleh pengguna akhir (end-user). Pada versi MeeGo 1.2 diharapkan produk ini lebih sempurna dan cukup stabil untuk digunakan oleh end-user.

Berkaitan dengan "MeeGo Netbook User Experience" kali ini telah diimpelentasikan: Tampilan lebih baik memanfaatkan teknologi open source seperti pada penerapan untuk "Touch support", akses instan ke calendar, tasks, appointments, berkas yang digunakan terakhir, dan update untuk social networking melalui home screen.

Kecuali itu dimungkinkan aggregasi konten untuk social networking, yang membantu pengguna memantau aktifitas social networking cukup di satu layar, memberi kemudahan dalam berinteraksi dengan teman, disamping dalam hal meng-update status dan site information. Kemudahan lainnya yang ditawarkan termasuk pada penggunaan email, calendar, dan media player.