Tampilkan postingan dengan label Intel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Intel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Maret 2014

Intel Terbitkan Buku Membahas Android Pada Platform X86

Intel dan Apress bekerja sama terbitkan buku setebal 380 halaman tentang "Android on x86: Pengantar Untuk Mengoptimalkan Pada Arsitektur Intel" baik berupa edisi cetak (berbayar) maupun ebook yang dapat diunduh bebas biaya alias gratis. Buku ini ditargetkan sebagai referensi dan panduan dalam satu atap untuk meberikan pencerahan dalam pemrograman aplikasi Android menggunakan platform x86.



Berdasarkan keterangan yang disampaikan Intel, ada beberapa soal teknis yang berbeda dalam mengembangkan aplikasi Android pada prosesor x86 seperti Atom, namun sekali Anda mengerti dan menguasai "nuansa" lingkungan ini, maka semuanya menjadi lebih mudah dari pada yang Anda bayangkan sebelumnya.

Buku yang dalam bahasa Inggris berjudul "Android on x86: an Introduction to Optimizing for Intel Architecture" ditulis oleh Iggy Krajci, seorang insinyur perangkat lunak dari Cummings Engineering, dan Darren Cummings, pendiri dan CEO perusahan tersebut. Pemaparan dimulai dengan membuat kasus bisnis menggunakan x86 pada perangkat Android. kemudian dilanjutkan dengan menuntun pembaca melalui proses menginstal SDK Android untuk Arsitektur Intel, seraya mengeksplorasi perbedaan antara arsitektur prosesor x86 dan ARM.

Pada saat ini, port Android pada x86 sudah dianggap cukup matang, kendati disana-sini masih diperlukan beberapa optimasi untuk membuat aplikasi yang Anda buat menjadi cemerlang. Tips untuk mengoptimasi juga disediakan bersama kode asli-nya (native), termasuk untuk akselerasi hardware, dan penyempurnaan pada aplikasi multimedia.

Disamping itu, buku ini juga membahas perangkat lunak yang dibutuhkan, dan langkah-langkah pemrograman, termasuk optimasi pada C++. Pada bagian lebih lanjut ditunjukkan bagaimana caranya membuat dan melakukan port untuk aplikasi Android, melakukan debug pada aplikasi x86, dan bekerja menggunakan Android NDK (Native Development Kit). Buku ini juga sekaligus memperkenalkan hypervisor pada Intel Hardware Accelerated Execution Manager (Intel HAXM).

Daftar Isi
Bab 1: History & Evolution of Android OS
Bab 2: Mobile Device Applications – Uses and Trends
Bab 3: Why x86 on Android?
Bab 4: Android Development – Business Overview and Considerations
Bab 5: Android Devices with Intel Processors
Bab 6: Installing the Android SDK for IntelApplication Development
Bab 7: The Intel Mobile Processor
Bab 8: Creating and Porting NDK-based AndroidApplications
Bab 9: Debugging Android
Bab 10: Performance Optimization for AndroidApplications on x86
Bab 11: x86 NDK and C++ Optimizations
Bab 12: Intel Hardware Accelerated Execution Manager

Untuk mengunduh versi elektronik tanpa biaya baca keterangan disini, atau langsung disini bila juga ingin membeli versi cetaknya.

Selasa, 07 Januari 2014

Edison: Komputer Kecil Sebesar Kartu-SD Dari Intel

Setelah peluncuran Quark SoC di IDF empat bulan lalu, Intel kini hadirkan Edison di ajang CES 2014. CEO Intel Brian Krzanich memperkenal Edison dalam sambutannya pada malam CES di Las Vegas. Prosesor dual-core yang anyar ini diproduksi dengan proses teknologi 22nm dan menurut Krzanich adalah termasuk prosesor kelas Pentium. Dalam ukuran kartu SD, komputer ini telah mengandung fitur WLAN dan Bluetooth 4.0. Edison ditenagai sistem operasi Linux dan rencananya memiliki App Store. Bekerja sama dengan Wolfram, nantinya dapat menggunakan bahasa pemrograman Wolfram dan Mathematica.



Saat ini Edison ditargetkan untuk pengembang, dan untuk itu Krzanich berharap agar digunakan pengembang untuk membangun divais terhubung dan perangkat wearable generasi mendatang. Meski semikian, Intel saat ini telah menunjukkan contoh aplikasi "Nursery 2.0", berupa produk yang menggunakan SoC Edison tertanam dalam mainan untuk bayi yang melaporkan parameter vital bayi melalui jaringan nirkabel, dan dapat memicu pemanas susu ketika bayi menangis. Sensor yang dikenakan di pakaian bayi dapat mengukur panas, termasuk kondisi pernapasan dan detak jantung bayi tersebut.

Intel menyadari bahwa pengembang membutuhkan lebih dari sebuah contoh yang baik untuk memotivasi mereka. Untuk itu, perusahaan telah mengumumkan kompetisi "Make it Wearable", yang menawarkan hadiah hingga 1,3 juta dollar untuk pengembang yang memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan produk wearable.


Jumat, 04 Oktober 2013

Galileo: Intel Quark Gabung Keluarga Besar Arduino

Awal September lalu, di ajang forum pengembang IDF (San Francisco) Intel telah mengungkapkan sebuah platform baru untuk "Wearable Computing", dan memperkenalkan keluarga Quark X1000, yaitu prosesor x86 kecil yang di targetkan untuk pasar embedded. Dimensi Quark hanya seperlima dari ukuran prosesor Atom dengan konsumsi energi hanya sepersepuluhnya. Quark merupakan SoC yang sepenuhnya dapat disintesis (synthesizable), memiliki arsitektur yang terbuka dan mendukung software standar industri. Intel rupanya tidak mau ketinggalan di pasar Mikrokontroler yang saat ini dikuasai arsitektur ARM sebagi mesin pemroses pada SmartPhone, SmartWatch dan gadget sejenisnya, juga pada platform Open Source Hardware untuk edukasi Raspberry Pi dan Arduino.



Di ajang Maker Faire di Roma yang saat ini sedang berlangsung, CEO Intel Brian Krzanich kali ini mengumumkan kerjasama dengan Arduino, mempersembahkan papan pengembangan dengan Quark inside. Diatas sebuah papan SBC bernama Galileo tersebut, ditanamkan prosesor SoC Intel Quark X1000 yang rencananya akan dikapalkan mulai bulan November 2013.

Sebagai anggota baru keluarga Arduino, Galileo adalah kompatibel dengan saudara-saudara angkatnya, baik hardware maupun software dengan papan-papan Arduino lainnya yang saat ini jenisnya sudah mendekati duapuluh. Dengan demikian berarti bahwa papan Galileo dapat disambungkan dan pas secara mekanik maupun elektronis dengan papan-papan Arduino lainnya, sehingga para pengembang hobi dan profesional dapat dengan mudah menggabungkannya menjadi prototipe untuk menciptakan produk yang diinginkan. Melalui situs khusus Galileo, Intel juga menyediakan dokumentasi (PDF) yang lengkap berkaitan dengan Open Source Harware ini, terutama bagi mereka yang tertarik untuk mengembangkan produk ditenagai menggunakan Quark.

Prosesor Quark adalah sebuah SoC 32-bit dengan set instruksi arsitektur Intel Pentium dan 512KB RAM tertanam. Papan Galileo dilengkapi dengan sambungan 10/100 Ethernet, mendukung penuh kartu PCI Expres Mini, konektor USB 2.0 host dan klien, 10-pin JTAG header untuk debugging, 8MB flash storage untuk firmware atau bootloader, dan 256MB RAM. Untuk penyimpanan ekstra, disediakan card reader untuk kartu SD (microSD).



Dikutip dari berbagai sumber Internet, disebutkan bahwa CEO Intel akan menyumbangkan 50.000 papan Galileo untuk 1.000 universitas di seluruh dunia dalam kurun waktu 18 bulan ke depan. Raksasa chip ini juga akan bekerja sama dengan 17 universitas untuk mengembangkan kurikulum berdasarkan papan Open Hardware Galileo besutan Intel.

Kamis, 01 Agustus 2013

MinnowBoard: Open Source Hardware Berbasis Prosesor Intel Atom

MinnowBoard yang dirilis sebagai OSHW (Open Source Hardware) baru-baru ini, adalah hasil kerjasama CircuitCo Elektronics dan Intels Open Source Technology Center, berupa motherboard yang ditenagai oleh prosesor tipe Atom.  Komputer papan tunggal (SBC) Minnowboard dengan disain bebas tersebut ditargetkan untuk para pengembang yang ingin membuat aplikasi atau perangkat divais berbasis arsitektur x86.

Pada Minnowboard ditanamkan prosesor Intel tipe Atom E640 dengan kecepatan frekuensi detak sebesar 1,0 GHz, dapat mengakses 1 GB DDR2 RAM (tidak dapat diupgrade) yang juga disolder pada papan sirkuit seluas 10.7cm x 10.7cm yang sama. Papan sirkuit ini, juga menyediakan sejumlah konektor, masing-masing untuk input dan output audio analog, slot untuk kartu microSD dan sebuah port SATA2 yang dapat disambungkan ke hard-disk.

Peripheral dapat dihubungkan melalui dua port USB host yang tersedia di MinnowBoard tersebut. Menggunakan MicroUSB port B, MinnowBoard ini bisa dijadikan sebagai sebuah perangkat USB. Lebih dari itu, mini USB-port B yang sama juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan debugging.

Untuk menunjang penampilan dan pemrosesan grafis, komputer papan tunggal Minnowboard telah ditanamkan Graphics Media Acelerator (GMA) 600 dengan DVI yang disalurkan melalui HDMI. Tidak dilupakan adalah konektor Gigabit Ethernet yang memungkinkan papan berkomunikasi dan diintegrasikan ke jaringan lokal dan internet. Seperti pada papan SBC lainnya (Arduino atau Raspberry Pi), Minnowboard juga telah dilengkapi dengan port ekspansi, yaitu berupa delapan pin GPIO yang telah di buffer, dua GPIO pengendali LED, empat saklar (switch) GPIO dan sistem Header untuk pemrograman Flash (System Flash Programming Header).

Sebagai sistem operasi yang digunakan untuk menjalankan papan berbasis prosesor Atom ini, disediakan sistem kompatibel dengan Angstrom Linux, yang diturunkan dari Proyek Yocto 1.3. Pembuatnya juga menjanjikan distribusi lanjutan. Sejatinya pada saat ini sudah tersedia banyak distribusi Linux lainnya yang mendukung arsitektur Atom x86. Seperti diketahui, keluarga prosesor Intel Atom E640 telah cukup lama berkiprah (sejak tahun 2010) dipasaran.

CircuitCo dan Intel berharap agar Open Hardware MinnowBoard yang dibandrol sekitar 2 juta rupiah (199 USD) tersebut akan digandrungi oleh komunitas pengembang dan banyak digunakan untuk segala jenis proyek pengembangan perangkat. Silakan mengunduh detil spesifikasi (PDF 1.24MB) untuk keterangan lebih rinci.  Website MinnowBoard juga menyediakan sumber yang lengkap termasuk skematik, disain papan sirkuit (PCB), berkas disain ORCAD, berkas generik CAD, Berkas manufacturing (data Gerber dll) dan daftar BOM (Bill of Materials).

Jumat, 29 Oktober 2010

MeeGo 1.1 Telah Tiba

Linux Foundation sebagai pengelola proyek yang menggabungkan Maemo (Nokia) dan Moblin (Intel) baru saja mengumumkan tersedianya versi MeeGo 1.1. Kode sumbernya berikut beberapa versi siap saji (Images) dari MeeGo 1.1 dapat diunduh langsung dari server proyek MeeGo.

Diantara images siap pakai yang tersedia termasuk edisi untuk Netbook (Intel Atom, baik dengan browser Chrome maupun Chromium), untuk perangkat penghibur di mobil (In-Vehicle Infotainment, IVI), dan juga untuk perangkat dengan prosesor ARM seperti halnya Smartphone Nokia N900. Meego 1.1 kini bisa dimadu (dual boot) dengan Maemo di Nokia N900.

Utamanya versi MeeGo 1.1 ditargetkan untuk para pengembang dan pembuat perangkat mobile, namun dapat dimanfaatkan atau diuji coba oleh pengguna akhir (end-user). Pada versi MeeGo 1.2 diharapkan produk ini lebih sempurna dan cukup stabil untuk digunakan oleh end-user.

Berkaitan dengan "MeeGo Netbook User Experience" kali ini telah diimpelentasikan: Tampilan lebih baik memanfaatkan teknologi open source seperti pada penerapan untuk "Touch support", akses instan ke calendar, tasks, appointments, berkas yang digunakan terakhir, dan update untuk social networking melalui home screen.

Kecuali itu dimungkinkan aggregasi konten untuk social networking, yang membantu pengguna memantau aktifitas social networking cukup di satu layar, memberi kemudahan dalam berinteraksi dengan teman, disamping dalam hal meng-update status dan site information. Kemudahan lainnya yang ditawarkan termasuk pada penggunaan email, calendar, dan media player.

Selasa, 07 September 2010

Qt Quick Bantu Pengembangan Aplikasi Mobile

Agar penyebarluasan prosesor Atom meningkat, Intel sangat aktif mendorong para pengembang untuk menyediakan aplikasi yang dioptimalkan untuk arsitektur Atom. Intel telah memiliki platform software AppUp yang juga terbuka untuk Atom dan bisa digunakan di Windows 7 maupun di Sistem Operasi MeeGo yang dikembangkan bersama Nokia terutama untuk perangkat mobile.

Di ajang acara 'Intel Developer Forum (IDF)' yang akan berlangsung minggu depan di San Francisco, rencananya Intel akan mempromosikan sistem pengembangan lintas platform Qt Quick berasal dari pengembang Qt yang diakuisi partnernya Nokia dari Trolltech pada tahun 2008 lalu. Disamping Qt, Intel juga mendongkrak pengembangan aplikasi di platform lain seperti Adobe AIR. Baca selebihnya ...

Selasa, 24 Agustus 2010

MeeGo 3D: Intel dan Nokia Bangun Lab Bersama

Intel dan Nokia pererat kerjasamanya dengan membangun pusat penelitian berasama untuk perangkat mobile. Sekitar 20 peneliti dan pengembang ditempatkan di Pusat Penelitian berdampingan dengan Internet Excellnce Center di Universitas Oulu untuk memusatkan pengembangan GUI dari perangkat mobile interaktif. Penelitian juga akan menjajaki kemungkinan menerapkan teknologi Hologram 3D untuk penampilan live di ponsel. Display hologram 3D untuk ponsel sampai sekarang baru ditemukan di film layar lebar dan diharapkan tidak lama lagi dapat bisa digunakan oleh siapa saja.

Lab baru ini merupakan salah satu anggota dari jaringan Labs Intel di Eropa yang juga akan menjadi pusat untuk meneruskan pengembangan proyek MeeGo berbasis Open Source. Seperti diketahui MeeGo adalah hasil perkawinan dua sistem operasi mobile Maemo dari Nokia dengan Moblin yang dikembangkan Intel.