Telah rilis edisi komunitas dari Content-Management-Systems (CMS) Alfresco versi 3.4 yang dikembangkan berbasis Java. Alfresco 3.4 menyediakan perkakas dan layannan untuk pengembang Spring seperti juga Web Quick Start dan kemudahan dalam penerbitan konten terutamana di situs portal perusahan.
Fitur Web Quick Start merupakan kumpulan dari template jadi yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Disamping itu, fitur ini menyediakan layanan yang meringankan pekerjaan penulis seperti untuk author dan redaktur menggunakan In-Context-Web-Editor.
Alfresco 3.4 dibangun menggunakan Java-Frameworks Spring dan SpringSurf, kini menawarkan antarmuka OpenCMIS (Open Content Management Interoperability Services) yang membantu pengelolaan konten dan memungkinkan sambungan (integrasi) dengan aplikasi web lainnya. DocLib-Portlets baru memungkinkan integrasi Alfresco dengan portal perusahan seperti Liferay, Quickr atau Confluence.
Alfresco telah mencoba CMS versi ini menggunakan database MySQL 5.1.39 dan PostgreSQL 8.4.1, server aplikasi Tomcat 6.0.18 dan JBoss 5.1.0.GA, JDK 1.6 u20 x64 dan RHEL5-64 Bit seperti juga pada Windows Server 2008 64 Bit. Alfresco Community 3.4 dapat diunduh dari situs Alfresco, dan semua pembaruan lebih rinci dapat diketahui dengan mengikuti Webinar yang dijadwalkan pada tanggal 12 Oktober 2010.
Jumat, 08 Oktober 2010
Kamis, 07 Oktober 2010
OpenStack: Framework Awan Terbuka Untuk Ubuntu
Untuk rilis Ubuntu mendatang, saat ini telah disiapkan framework awan OpenStack yaitu sebuah proyek open source yang didirikan oleh komunitas dan didukung oleh banyak vendor termasuk oleh instansi luar angkasa Nasa dan perusahan hosting Rackspace.
Disamping solusi Eucalyptus yang telah didukung Ubuntu sejak lama, rencananya akan mengintegrasikan Cloud Framework Openstack mulai tahun 2011 bersamaan rilis versi 11.04 atau 11.10. Eucalyptus yang digunakan Ubuntu sampai saat ini, kernelnya telah dibebaskan dan tersedia menganut lisensi GPLv3. Namun komponen pengeloaannya masih belum bebas (proprietari), termasuk komponen vSphere atau ESX dari VMware yang disokongnya.
Dilain pihak, Platform Openstack merupakan solusi awan yang komplit dan sepenuhnya open source dan disokong oleh banyak vendor-vendor termasuk AMD, Dell dan Intel. Institusi Nasa mengendalikan teknologi ini untuk platform awan mereka yang telah dikenal sebagai Nebula Cloud Platform. Baik Rackspace maupun Nasa telah berjanji akan mengimplementasikan Openstack dilingkungan Cloud Platform masing-masing.
Sebagai komponen infrastruktur untuk Openstack terhitung penyimpanan obyek terdistribusi Openstack Object Storage yang dibuat berdasarkan Rackspace Cloud Files. Sistem OpenStack memanfaatkan server standar yang tersambung dan bekerja bahu-membahu secara Cluster agar memori dalam skala besar yang tersedia redundan menjadi handal.
Sebagai komponen kedua digunakan Openstack Compute yang ketersediaanya dijadwalkan pada bulan Oktober 2010. Software utama yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Python itu dibangun berdasarkan teknologi Nebula Cloud besutan Nasa yang akan mengelola tugas untuk komputer-komputer dalam jumlah yang besar. Untuk merealisasikan semua itu, OpenStack didukung oleh beberapa framework lain seperti Tornado dan Twisted.
Disamping solusi Eucalyptus yang telah didukung Ubuntu sejak lama, rencananya akan mengintegrasikan Cloud Framework Openstack mulai tahun 2011 bersamaan rilis versi 11.04 atau 11.10. Eucalyptus yang digunakan Ubuntu sampai saat ini, kernelnya telah dibebaskan dan tersedia menganut lisensi GPLv3. Namun komponen pengeloaannya masih belum bebas (proprietari), termasuk komponen vSphere atau ESX dari VMware yang disokongnya.
Dilain pihak, Platform Openstack merupakan solusi awan yang komplit dan sepenuhnya open source dan disokong oleh banyak vendor-vendor termasuk AMD, Dell dan Intel. Institusi Nasa mengendalikan teknologi ini untuk platform awan mereka yang telah dikenal sebagai Nebula Cloud Platform. Baik Rackspace maupun Nasa telah berjanji akan mengimplementasikan Openstack dilingkungan Cloud Platform masing-masing.
Sebagai komponen infrastruktur untuk Openstack terhitung penyimpanan obyek terdistribusi Openstack Object Storage yang dibuat berdasarkan Rackspace Cloud Files. Sistem OpenStack memanfaatkan server standar yang tersambung dan bekerja bahu-membahu secara Cluster agar memori dalam skala besar yang tersedia redundan menjadi handal.
Sebagai komponen kedua digunakan Openstack Compute yang ketersediaanya dijadwalkan pada bulan Oktober 2010. Software utama yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Python itu dibangun berdasarkan teknologi Nebula Cloud besutan Nasa yang akan mengelola tugas untuk komputer-komputer dalam jumlah yang besar. Untuk merealisasikan semua itu, OpenStack didukung oleh beberapa framework lain seperti Tornado dan Twisted.
Rabu, 06 Oktober 2010
Oracle Tolak Kerjasama Untuk LibreOffice
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan ComputerWorld, terungkap bahwa Oracle mengatakan "tidak" atas undangan kerjasama dari Document Foundation yang telah menprakarsai proyek LibreOffice sebagai sebuah OpenOffice-Fork. Oracle memilih untuk meneruskan pengembangan OpenOffice miliknya, yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 100 juta pengguna diseluruh dunia dan menganggap sebagai platform yang lebih unggul, seraya berharap agar komunitas seterusnya mendukung proyek www.openoffice.org.
Menurut Oracle, kebebasan untuk membuat fork dan kode pemrograman adalah keindahan yang dimiliki oleh Open Source. Dalam upaya menyebarluaskan penggunaan OpenOffice diharapkan agar Document Foundation mengutamakan OpenOffice dan format Open Document ODF.
Dengan adanya penolakan Oracle untuk bergabung mendukung komunitas di yayasan Document Foundation, hal ini dapat diartikan bahwa nama (merek dagang) dari OpenOffice.org tidak akan dihibahkan kepada komunitas dan besar kemungkinannya pengembangan OpenOffice dan LibreOffice sepenuhnya akan terpisah.
Menurut Oracle, kebebasan untuk membuat fork dan kode pemrograman adalah keindahan yang dimiliki oleh Open Source. Dalam upaya menyebarluaskan penggunaan OpenOffice diharapkan agar Document Foundation mengutamakan OpenOffice dan format Open Document ODF.
Dengan adanya penolakan Oracle untuk bergabung mendukung komunitas di yayasan Document Foundation, hal ini dapat diartikan bahwa nama (merek dagang) dari OpenOffice.org tidak akan dihibahkan kepada komunitas dan besar kemungkinannya pengembangan OpenOffice dan LibreOffice sepenuhnya akan terpisah.
Ballmer Akan Bawa Microsoft Sepenuhnya Ke Awan
Bos Microsoft Steve Ballmer akan membawa perusahan yang dipimpinnya seutuhnya ke awan dalam beberapa tahun kedepan. "Sejak beberapa tahun lalu kami melakukan investasi lebih dari satu miliar dollar setiap tahunnya untuk komputasi awan dan dimasa mendatang kami akan sepenuhnya konsentrasi di awan", tulis Ballmer sebagai kontributor tamu di majalah ekonomi "Euro am Sonntag". Mulai tahun 2012 diperkirakan lebih dari 90 persen pengembang Microsoft akan bekerja untuk aplikasi dan teknologi komputasi awan (Cloud Computing).
Dengan komputasi awan berarti perangkat keras dan perangkat lunak beralih ke Internet. Dengan demikian teknologi informasi, mulai dari platform pengembangan sampai dengan aplikasinya disediakan oleh pusat data secara desentral dan diakses via Internet. Menurut Ballmer, komputasi awan adalah sebuah inovasi TI terpenting sejak beberapa generasi terakhir. Ballmer dijadwalkan pada hari ini (rabu, 6-10-2010) untuk berbicara sebagai narasumber di International Cloud Computing Conference di Köln (Jerman).
Latar belakang upaya tersebut adalah model bisnis klasik Microsoft yang kian hari kian tertekan. Penjualan software secara fisik dalam bentuk DVD disebutkan menurun karena pengguna mulai menggandrungi software yang dijalankan melalui Internet yang lebih murah dan hal yang sama telah memaksa industri software berpikir untuk melakukan perubahan.
Berdasarkan keterangan yang ditulis Ballmer, pelanggan yang memilih komputasi awan akan merasakan perbaikan signifikan. Perusahan bisa dengan cepat dan tanpa investasi mendapatkan akses terhadap software dan perangkat produktifitas terbaru. Dengan kata lain, produk dan layanan baru bisa diatur, dikembangkan dan diterapkan secara efisien dan lebih mampu bersaing. Menggunakan komputasi awan, perusahan juga akan lebih hemat menggunakan enerji. Baca selebihnya ...
Disisi lain, pengembang Open Source telah menyadari trend pergeseran menuju awan. Salah satu pengembang Fedora, Mike McGrath yang merasakan dilema ini dan menulis tentang menurunnya peran desktop dimasa mendatang dengan berpalingnya pengguna menuju awan. Karena itu McGrath menyarankan kepada komunitas pengembang untuk mengantisipasi trend tersebut agar pengembangan berorientasi web menggunakan HTML5.
Dengan komputasi awan berarti perangkat keras dan perangkat lunak beralih ke Internet. Dengan demikian teknologi informasi, mulai dari platform pengembangan sampai dengan aplikasinya disediakan oleh pusat data secara desentral dan diakses via Internet. Menurut Ballmer, komputasi awan adalah sebuah inovasi TI terpenting sejak beberapa generasi terakhir. Ballmer dijadwalkan pada hari ini (rabu, 6-10-2010) untuk berbicara sebagai narasumber di International Cloud Computing Conference di Köln (Jerman).
Latar belakang upaya tersebut adalah model bisnis klasik Microsoft yang kian hari kian tertekan. Penjualan software secara fisik dalam bentuk DVD disebutkan menurun karena pengguna mulai menggandrungi software yang dijalankan melalui Internet yang lebih murah dan hal yang sama telah memaksa industri software berpikir untuk melakukan perubahan.
Berdasarkan keterangan yang ditulis Ballmer, pelanggan yang memilih komputasi awan akan merasakan perbaikan signifikan. Perusahan bisa dengan cepat dan tanpa investasi mendapatkan akses terhadap software dan perangkat produktifitas terbaru. Dengan kata lain, produk dan layanan baru bisa diatur, dikembangkan dan diterapkan secara efisien dan lebih mampu bersaing. Menggunakan komputasi awan, perusahan juga akan lebih hemat menggunakan enerji. Baca selebihnya ...
Disisi lain, pengembang Open Source telah menyadari trend pergeseran menuju awan. Salah satu pengembang Fedora, Mike McGrath yang merasakan dilema ini dan menulis tentang menurunnya peran desktop dimasa mendatang dengan berpalingnya pengguna menuju awan. Karena itu McGrath menyarankan kepada komunitas pengembang untuk mengantisipasi trend tersebut agar pengembangan berorientasi web menggunakan HTML5.
Selasa, 05 Oktober 2010
Majalah InfoLINUX Edisi Oktober 2010
InfoLINUX bulan Oktober 2010 merupakan edisi khusus yang didedikasikan untuk Warung Internet (Warnet) berbasis Linux. Menggunakan distro Made In Indonesia standar Internasional ZenCafe 2.2 yang juga disisipkan dalam bonus DVD-DL dijabarkan petunjuk lengkap bagaimana pemilik warnet dengan mudah dapat membangun Warnet bebas Pungli (Pungutan Lisensi) dengan beralih ke sistem operasi Linux. Aplikasi pendukung Mkahawa yaitu Billing untuk Warnux (warnet Linux) disertakan dan dibahas di edisi yang sama terutama tentang tahapan konfigurasinya.
Topik lain membahas Radio Streaming berlandasan Icecast memungkinkan Anda untuk membuat radio online sendiri. Demi keamanan dibahas tentang pendeteksian dan pencegahan terhadap intrusi di jaringan. Panduan untuk aplikasi grafis GIMP membahas cara pembuatan animasi berbasis GIF. Distro utama yang disertakan sebagai bonus kali ini adalah openSUSE 11.3 dan Elastix 2.0.
Software Pilihan yang dibahas adalah: Inkscape 0.48.0; Pidgin 2.7.3; LimeWire 5.5.13; Nautilus-actions 2.30.1; etm 651; Firewall Builder 4.1.0; Ostinato 0.2; Blobby Volley 2.0.9 Beta; Floola 5.9.1.
Workshop membahas: Tambahkan Animasi Teks pada Sheet; Peroleh Tipe Isi Sel; Melakukan Proteksi Sheet; Konversi Oktal ke Binari, Desimal, dan Heksa; Mendapatkan Path Absolut; Ketahui Versi Interpreter Python; Bekerja denga Hash MD5; Uji Hak Akses pada File; Kejutan BlankOn di Hari Kemerdekaan.
Topik lain membahas Radio Streaming berlandasan Icecast memungkinkan Anda untuk membuat radio online sendiri. Demi keamanan dibahas tentang pendeteksian dan pencegahan terhadap intrusi di jaringan. Panduan untuk aplikasi grafis GIMP membahas cara pembuatan animasi berbasis GIF. Distro utama yang disertakan sebagai bonus kali ini adalah openSUSE 11.3 dan Elastix 2.0.
Software Pilihan yang dibahas adalah: Inkscape 0.48.0; Pidgin 2.7.3; LimeWire 5.5.13; Nautilus-actions 2.30.1; etm 651; Firewall Builder 4.1.0; Ostinato 0.2; Blobby Volley 2.0.9 Beta; Floola 5.9.1.
Workshop membahas: Tambahkan Animasi Teks pada Sheet; Peroleh Tipe Isi Sel; Melakukan Proteksi Sheet; Konversi Oktal ke Binari, Desimal, dan Heksa; Mendapatkan Path Absolut; Ketahui Versi Interpreter Python; Bekerja denga Hash MD5; Uji Hak Akses pada File; Kejutan BlankOn di Hari Kemerdekaan.
Langganan:
Postingan (Atom)




